Emanuel Setio Dewo

Ingin menjadi garam dunia

Mau Berubah

with 9 comments

Topik kita minggu ini adalah “Mau Dan Selalu Berubah.” Saya banyak menjumpai orang yang memiliki mimpi yang indah di langit yang tinggi. Bagi saya itu sangat bagus. Tetapi dalam kesehariannya ternyata orang tersebut tidak memiliki hasrat yang cukup untuk menggapainya. Ketika ditanya mengapa dia tidak begini atau begitu untuk menggapai mimpinya, jawabannya cukup mengejutkan, yaitu karena enggan berubah.

Jawaban yang cukup mengagetkan mengingat saya menjumpai banyak orang seperti ini. Banyak dalih yang dilontarkan, dari sekedar malas, kesulitan, tidak tahu caranya dan lain-lain. Tapi dari semua dalih tersebut, kita dapat menarik benang merah bahwa sebenarnya dia enggan meninggalkan zona kenyamanannya. Dia sudah cukup aman dan nyaman hidup dan tinggal di zona keamanannya. Kalau sudah “nyaman”, “aman” dan “terbiasa”, mengapa harus berubah?

Woi… ingat mimpimu! Semuanya itu butuh perubahan. Dan perubahan kerap kali menuntut pengorbanan dan kita harus selalu belajar dari padanya.

Sekarang pertanyaannya hanya satu, yaitu: maukah Anda menggapai mimpi-mimpi Anda? Jika ya, maka Anda harus berubah. Sekali lagi bahwa perubahan itu menuntut pengorbanan dan kita harus banyak belajar dari padanya. Semoga berhasil.

Written by Emanuel Setio Dewo

Januari 23, 2008 pada 1:13 am

Ditulis dalam Dewo, Manajemen, Personal

9 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Setuju pakde…meskipun sulit bagi kebanyakan orang.
    Selamat meraih sukses.

    Salam

    lyntrias

    Januari 23, 2008 at 1:38 am

  2. akur pak De…
    Semoga Sukses

    daeng limpo

    Januari 23, 2008 at 8:21 am

  3. @ Dear Lyntrias & Daeng Limpo,

    Terima kasih. Semoga sukses juga.

    GBU

    Emanuel Setio Dewo

    Januari 23, 2008 at 12:33 pm

  4. Betuuul! Pengennya meraih impian tapi malez meninggalkan sarang yang sudah nyaman. Bahkan takut kalo di tempat baru tak senyaman sarangku ini, hmm…

    chocovanilla

    Januari 24, 2008 at 1:58 am

  5. Sekarang pertanyaannya hanya satu, yaitu: maukah Anda menggapai mimpi-mimpi Anda? Jika ya, maka Anda harus berubah. Sekali lagi bahwa perubahan itu menuntut pengorbanan dan kita harus banyak belajar dari padanya.

    Mas Dewo,
    Saya ngalamin ini. Saya tinggalin zone nyaman dan melangkah di dunia baru dgn ketidakpastian. Sebenarnya saya sih ngga brani juga karena ada mulut2 yg dan banyak lagi hal yg bergantung pada zone nyaman itu. Tapi datanglah pertanyaan saya: apakah hidup ini hanya utk makan, minum etc…etc and hura2? kok kayaknya membosankan ssemuanya itu. Bukankah saya percaya akan Tuhan dan pertolongannya dan bukankah Dia buka jalan bila tiada jalan?. Dan kalau cita2 / mimpi saya itu agung dan sesuai dgn kehendakNya kenapa saya takut utk mmengambil keputusan?
    Akhirnya saya nekad. Pikir saya, sayahidup cuma satu kali dan usia udah mulai menjelang magrib…why not.
    Setahun hampir berlalu dan gelombang yg datang wuah…. mengerikan tapi lewat semua itu justru saya banyak mengalami petualangan2 yg menyenangkan dan spannend dan ini memperkaya kehidupan saya lebih dari ketika saya tinggal di zone nyaman.
    Jadi siapa mau coba?…….
    Selamat mengapai mimpi2.

    Citra Dewi

    Januari 25, 2008 at 12:58 pm

  6. Yup, inilah masalah terbesar untuk perubahan … kata kunci untuk perubahan yang paling utama adalah nyali … nyali untuk berubah … karena kebanyakan orang gak mau berubah karena gak punya nyali untuk berubah … business is all about brain, heart, and guts ! … Nah, untuk berubah, kita butuh guts alias nyali … begitu Boz … salam berubah :)

    RIRI SATRIA

    Januari 26, 2008 at 7:56 pm

  7. @ Dear Mbak Chocovanilla (#4),

    Wah, ya tidak boleh malas. Harus berani meninggalkan zona kenyamanan.
    ~~~

    @ Dear Mbak Citra Dewi (#5),

    Wah… benar-benar contoh keberanian dan tekad yang kuat. Seharusnya Mbak Citra bisa menuangkan pengalamannya di blog. Pasti akan lebih banyak lagi orang yang merasa terberkati dan terinspirasi dengan pengalaman Mbak Citra.

    Semoga sukses.
    ~~~

    @ Dear Pak Riri Satria (#6),

    Iya betul sekali. Terima kasih atas tips yang luar biasa.
    Semoga sukses, Pak.

    Salam.

    Emanuel Setio Dewo

    Januari 28, 2008 at 1:57 am

  8. Mas Dewo,
    Kadang ada rasa pingen nulis but selain unsur gaptek takutnya tulisanku hanya berkisar papaya, manggapisangjambu dan piring2 dan anak2. akhirnya saya cuma berputar2 didunia kewanitaanku deh….

    Citra Dewi

    Januari 31, 2008 at 11:40 am

  9. @ Dear Mbak Citra (#8),

    Hehehe…
    Kakakku juga punya blog. Tapi bahasannya makanan mulu. Sampai-sama aku kenyang setelah membaca blog-nya. Tapi isinya menarik kok. Penuturannya lucu dan lebih membumi. Intinya, enak dibaca gitu.

    Jadi tidak salah jika Mbak Citra juga punya blog walau pun yang dituliskan pertamanya yang ringan-ringan. Saya dulu pertama kali nulis juga ringan-ringan. Bahkan sampai sekarang juga masih ringan-ringan. Hehehe…

    Selamat menulis. Semoga berhasil. GBU

    Emanuel Setio Dewo

    Februari 1, 2008 at 4:06 am


Tinggalkan Balasan