Membangkitkan Kembali Axioo Dari Mati Suri
Akhirnya aku memutuskan untuk membangkitkan kembali Notebook Axioo-ku yang telah lama mati suri karena sering bermasalah. Entah kenapa, notebook ini sudah menelan korban 2 harddisk dan 1 RAM. Yang tersisa sekarang hanyalah notebook plus 1 RAM sebesar 256 MB. Kayaknya slot RAM satunya rusak.
Kali ini aku mencoba membangkitkannya tanpa harddisk, tapi cukup dengan USB saja. Tentu saja USB-nya harus sudah memiliki sistem operasi. Kebetulan Axioo-ku sudah memiliki fitur untuk booting dari external storage (USB).
Kalau dulu aku sudah mencoba Slax KillBill dengan SlaxCreator di Tablet PC, kini aku menggunakan Slax versi 6.0.7 yang terbaru yang sudah memiliki fasilitas untuk membuat USB supaya bisa jadi bootdisk. Kebetulan aku punya sebuah USB 2 GB hadiah dari hosting. Hehehe…
Akhirnya Axioo berhasil hidup kembali. Karena Slax cuma mengkonsumsi space 180an MB, aku memiliki cukup banyak sisa space untuk data mau pun program. Cukuplah untuk tugas-tugas ringan. Lebih asyik lagi karena performa sistem cukup bagus. Sayangnya aku belum bisa mengaktifkan modul Wifi, padahal modul ipw2100 sudah build in di Slax 6. Demikian juga dengan ethernet card-nya. Wah… ternyata cukup mengesalkan.
Tugas selanjutnya adalah memasukkan USB 2 GB tersebut ke dalam notebook alias tidak dicolok di port USB. Maksudnya supaya jika notebook ini dipakai Axel, maka USB ini tidak nampak dan tidak mengundang minatnya untuk mencabutnya.


Ditunggu oprekan selanjutnya, memasukkan USB di tubuh lappie, masih ada sisa spacekah di dalamnya hehehe
Tyok
Juni 20, 2008 at 7:24 am
Oh iya Mas Dewo, kalau boot dari USB apa kejadian Install OS di Sata HD terulang di sini ga ya
Tyok
Juni 20, 2008 at 7:27 am
@ Dear Mas Tyok #1 & #2,
Karena sekarang sudah tidak memiliki harddisk, maka USB bisa diselipkan di tempat harddisk. Malahan bisa ditambahkan USB Hub sehingga bisa menampung beberapa USB sekaligus.
Oh iya, aku pakai Slax, bukan XP. Masalah SATA kemarin hanya timbul di XP karena XP belum memasukkan driver SATA di installernya.
Salam.
Emanuel Setio Dewo
Juni 20, 2008 at 7:47 am
Whaaaa…mas dewo…ternyata kita memiliki Notebook yang sama …. bedanya Axio saya tidak matot…cuma Wifinya bermasalah nih…ngak bisa aktif ..mo klaim…masa garansinya dah abis
…
jadideh sekarang bermungil2ria dengan Zyrex Ubud
btw… rajin ya ngoprek notebook, artikel bagus niy
Taufik
Juni 21, 2008 at 9:08 am
@ Mas Taufik #4,
Hehehe… Ini notebook jaman kuliah, Mas. Punya Mas Taufik mungkin modul wifi-nya kendor atau ada kabel yang terlepas.
Iya, Mas. Aku sering ngoprek apa saja, terutama notebook. Hehehe…
BTW, sudah buat review Zyrex Ubud-nya belom? Keren juga tuh.
Salam.
Emanuel Setio Dewo
Juni 21, 2008 at 10:58 am
[...] 27, 2008 Saat membangkitkan kembali Axioo dari mati suri dengan Slax tempo hari, rupanya semua kartu jaringan tidak terdeteksi oleh Slax. Pasti ada yg salah, soalnya [...]
Akhirnya Axioo-Slax Terhubung Ke Internet « Emanuel Setio Dewo
Juni 27, 2008 at 3:59 am
[...] 2, 2008 Masih dalam rangka persiapan notebook buat Axel. Sebelumnya aku mencoba menggunakan Slax 6 untuk membangkitkan Axioo dari mati suri. Masalahnya adalah memori 256 MB di Axioo ternyata mepet untuk menjalankan Slax. Membuat swap file [...]
Akhirnya Axioo-Puppy « Emanuel Setio Dewo
Juli 2, 2008 at 2:31 am