Pidato Linux & Software Open Source
Suatu saat di depan para staff TIK
“Kalau kalian pintar dan memiliki kemauan untuk belajar, maka kalian harus menggunakan Linux dan software open source yang lain. Kalian pasti dapat mempelajari Linux dan software open source yang lain dengan cepat dan dapat menggunakannya dengan sebaik-baiknya.
Tetapi jika ternyata otak kalian tidak mampu atau memang kalian tidak memiliki kemampuan untuk belajar atau karena memang otak kalian kurang se-ons, terpaksa kami harus membelikan kalian lisensi sistem operasi proprietary dan software-software yang harus kalian gunakan dengan harga yang sangat mahal.
Memilih menjadi bodoh adalah mahal. Sedangkan memilih menjadi pintar adalah inti dari pertumbuhan dan perkembangan kita.
Sayangnya kami hanya senang bekerja sama dengan orang-orang yang pintar yang memiliki kemauan untuk terus belajar. Kami sangat senang bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki semangat pertumbuhan dan perkembangan yang baik.
Silakan ambil keputusan untuk menggunakan software open source atau software proprietary. Harap dicatat bahwa pilihan Anda menentukan masa depan Anda sendiri.”
Kontan semuanya belajar Linux…
Mungkin memang ingsi tengkorak sayah sedikit terkontaminasi dengan upil. Jadi blajar Linux Mlenux™ ndak isa-isa….
Tapi ya teteup ajah nyobak-nyobak. Cuman, kalok buwat kerja nyang sesungguhnya mingsih make Windows….
mbelgedez
Juni 21, 2008 at 1:01 pm
Otak saya ndak pintar, tp kata orang ndak bodoh jugak, jadi di kantor pakai os si kecil dan lunak (micro = kecil soft=empuk bin lunak
) dan rumah cobak2 oprek2 open source meski blm sukses jugak
Tyok
Juni 22, 2008 at 6:28 am
@ Bro Mbel,
Waduh… makanya ngupil dong… Biar upilnya pada ilang. hehehe…
~~~
@ Bro Tyok,
Hehehe… bisa saja bro Tyok ini.
Salam.
Emanuel Setio Dewo
Juni 22, 2008 at 7:05 am
Yeee… kalau aku di kantor emang harus pake OS empuk bin lunak.. ( katanya bro Tyok) karena Development Tools yang dikasih sama supplier semuanya under Windows.
Tapi untuk s/w pendukung lainnya (kayak office de el el) aku berusaha pake yang freeware / open source.
Cita-cita sekarang belajar pake GIMP untuk menggantikan Sotosop yang muuahaaall…
Bos Dewo tahu s/w open source / freeware yg bisa menggantikan CorelDRAW ?? Aku coba InkScape kok masih jauh tertinggal dibanding CorelDRAW ya???
j4p
Juni 23, 2008 at 3:00 am
E . G . P …..
open source atau ga, sekarang ini gw lagi hunting untuk nyari komputer murah tapi ga murahan buat maen game……..
peace bro DEWO!
max
Juni 23, 2008 at 4:36 am
@J4P pake Xara XTreme aja, dijamin mk nyuuzzz http://www.xaraxtreme.org/
Yg penting kita ndak tergantung sama software berbayar yg mahal…jadi kalau harus maen kecil&lunak, ayo aja…kalau harus maen yg laen ya tetep bisa ngikuti
Kalau ndak punya duit ya, nyari gratisan:-D
Anggakara Pradian
Juni 23, 2008 at 5:39 am
Tengkyu bos,
meluncur ke TKP………..
WUzzzzz
j4p
Juni 24, 2008 at 4:42 am
Mas Dewo, Xara XTreme yang free hanya versi Linux-nya.
Yang versi mikocok window musti bayar…
Ada rekomendasi freeware lain yang sejenis Xara / CorelDraw?
Thx b4.
GBU.
j4p
Juni 26, 2008 at 8:35 am
Find the software you’re looking for at http://www.software-mall.co.cc, the most comprehensive source for free-to-try software downloads on the Web.
software-mall
Agustus 31, 2008 at 3:04 am