Puas Makan Di Bandung
Kemarin adalah hari yang cukup padat bagi kami karena ada 2 meeting yang harus dihadiri di Bandung. Tapi lebih dari itu semua, kemarin kami sempat memuaskan kerakusan kami. Tidak lain dan tidak bukan dalam hal perut. Maklum, sebelumnya kami memang terobsesi dengan 2 makanan yang menurut kami paling enak dari yang pernah kami rasakan sebelumnya yang terdapat di Bandung, yaitu Pecel Madiun ITB dan Batagor.
Perkenalan kami dengan Pecel Madiun ITB adalah saat dijamu oleh mitra kami. Waktu itu kami terpesona dengan rasanya yang mak nyos dengan kelengkapannya yang luar biasa. Bayangkan saja, dalam pecel ini sudah ada sayuran, serundeng, ayam, gorengan dan pernik-pernik penggugah selera lainnya.
Dan ketika lidah ini merasakannya, bener-bener mak nyos… Tidak terasa porsinya yang besar pun habis dengan hanya menyisakan sendok dan garpu di piring. (Halah… masak sendok dan garpu juga mau di-embat juga sih?)
Perkenalan kami dengan Batagor Bandung adalah saat kami dibawain oleh-oleh oleh (loh kok kebanyakan “oleh”-nya?) Teh Ira setahun yang lalu. Benar-benar Batagor yang enak dan crispy. Sangat menantang lidah saat dimakan panas-panas.
Sayangnya sejak kedua peristiwa perkenalan tersebut, kami lama tidak dapat menikmatinya. Bahkan batagor malah sudah setahun. Sering kali karena tidak sempat. Tetapi yang lebih kenes adalah saat ke sana si penjualnya tutup. Kurang lebih Bune sudah kecele 2x.
Nah, kemarin adalah peristiwa yang luar biasa karena di sela-sela kesibukan, kami menyempatkan diri ke sana dan ternyata buka! Makan siang kami lalui dengan suka cita saat memakan Pecel Madiun yang berlokasi di depan gedung Salman ITB itu.
Dan malamnya kami membajak Teh Ira untuk menunjukkan penjual Batagor nan lezat itu. Kami serombongan makan sampai puas dan pulang dalam keadaan kenyang lahir dan batin. Halah…
Pulang ke Jakarta benar-benar sudah tidak bisa berkutik karena kekenyangan. Kancing celana pun terpaksa dibuka demi mengakomodasi melarnya perut. Wah… harus diet lagi nih…
~~~
Catatan: Sorry, aku tidak menyertakan foto karena terlalu sibuk makan sehingga tidak sempat mem-foto.
sepertinya seru nih, melepaskan selera makan. yummy
Catra
Juni 21, 2008 at 2:36 am
Waah sayang gak dipoto… dari ceritanya… liat potonya aja pasti udah mengenyangkan.. hehehe
bloGEsam
Juni 22, 2008 at 8:10 am
Wah, coba difoto. Oya aku besok mo ke Bandung juga ma The Other Boss, tapi cuma sehari. Mo cobain ah…..
chocovanilla
Juni 23, 2008 at 4:20 am
Bro DEWO, masalah makan di bahas ya, ntar masalah kelamaan mandi karena berendam di bathub ya…. he he he he
tapi salut ama bro DEWo….
peace!
max
Juni 23, 2008 at 4:38 am