Posted by: Emanuel Setio Dewo on: November 2, 2009
Liburan kemarin daku dan istri belanja di sebuah super kampret market. Setelah urusan bayar membayar selesai, daku pun memeriksa struk belanjaan. Di situ tertulis kalau kami mendapatkan hadiah langsung jika belanja Rp. 200.000 dan berlaku kelipatannya. Aha… karena kami belanja cukup banyak, maka kami pun berhak mendapatkan 4 hadiah langsung.
Daku pun mendatangi bagian hadiah. Di sana cukup banyak juga yang antri. Rupanya sebelum mendapat hadiah, para pengunjung diberi kesempatan untuk memilih hadiah. Namun sebelum hadiah tersebut diberikan, pengunjung harus menjawab pertanyaan dulu. Weks…
Kontan saja daku bertanya kepada mbak petugasnya:
“Mbak, ini hadiah langsung kan?” Tanyaku sambil menunjukkan struk yang menuliskan kalau daku berhak mendapatkan hadiah langsung sebanyak kelipatan 200ribu.
“Iya, Pak. Tapi harus menjawab pertanyaan dulu.” Jawab si Mbak.
“Berarti bukan hadiah langsung dong?” kataku lagi.
“Langsung diberikan kok, Pak. Tapi harus menjawab pertanyaan dulu.” jawabnya lagi mulai kehabisan kata-kata alasan.
“Wah, berarti tidak langsung dong? Kalau langsung kan berarti langsung diberikan. Tidak pakai ngapa-ngapain lagi.”
Kontan si Mbak jadi illfeel mau menjawab apa.
“Kalau saya inginnya yang langsung-langsung saja bisa? Jadi ngga usah pakai tanya-jawab dulu?” Tanyaku mencoba menawarkan solusi yang saya tahu tidak bakal diterima. Hehehe…
“Tidak bisa, Pak. Harus menjawab pertanyaan-pertanyaan dulu.” kata Mbak yang lain yang mencoba membantu temannya yang illfeel.
“Berarti struk ini bohong dong? Katanya kan hadiah langsung?” cecarku lagi. Hehehe… daku sudah berhasil membuat ke-2 mbak ini illfeel. Dan nampaknya yang antri di belakangku pun sudah pada kehilangan mood juga. Hahaha…
“Ya sudah, saya akan jawab pertanyaan-pertanyaannya.” kataku untuk menghilangkan kekikukan di situ.
Syukurlah ke-4 pertanyaan bisa kujawab dengan baik. Eh, ada satu yang salah ding, tapi diberi bocoran sama Mbak-nya. Alhasil semua hadiah dapat kuboyong pulang.
Puwas juga bisa membikin beberapa orang di situ illfeel. Wakakaka…
November 5, 2009 pada 5:45 am
Padahal tiwas repot hadiahe mangkok ma piring yak?
November 6, 2009 pada 3:16 am
@Mbak Chocovanilla,
Hadiahnya ada beberapa, bisa milih. Daku hadiyahnya: minyak goreng, baby oil, minuman kaleng, trus satunya apa ya? Lupa. Kalau ga salah sabun.
Hehehe… lumayan…