Hari ini mendadak teringat lagunya Kuburan Band yg bertajuk “Lupa-lupa Tapi Ingat”. Gara-garanya daku lupa kunci rumah. Mendadak lupa dimana naruhnya. Jadi sore ini ketika daku sampai di Tangerang mendadak sewot karena mencari kunci. Dicari di tas, koper, dll sampai mumet tetap ngga ketemu.
Kontak Sisi di Semarang juga ngga nemu kunci di seluruh sudut rumah. Jelas rada sewot karena cuapek banget, dari jam 05:30 nyetir mobil dari Semarang ke Tangerang. Tertuduh adalah karena tukeran mobil sama Sisi. Tapi setelah dicari Sisi di mobil Maroony juga gak ada. Jelas di Bluey ngga ada, karena waktu pulang ke Semarang naik Maroony.
Dan perjalananku sampai kembali lagi ke Tangerang sudah jauh banget, mulai dari Tangerang, Bekasi, Semarang, Surabaya, Makassar. Lalu balik lagi dari Makassar, Surabaya, Semarang, dan terakhir Tangerang. Mungkin terjatuh di antara kota-kota tersebut. Hiks…
Alhasil manggil tukang kunci langganan. Hehehe iya-iya, ini ke-2 kalinya daku berurusan dengan Si Tukang Kunci. Beberapa jam kemudian terselesaikan masalah kunci ini. Dan daku mendapat 2 kunci baru. Ehm… capek plus kesel. Obatnya nge-blog dulu ah…
Eh, maaf… posting kali ini rada-rada sewot, gara-gara lupa kunci, kalau syairnya sih malah ingat, hehehe…
~~~
Catatan: Gambar diambil dari Mbak Wiki
Ndak bilang2 sih…hihihi….ini aku nemu kunci di tas ranselku, jangan2 itu kuncinya?
tuh khaaaan Devi yang nemu kuncinya………….

minta hadiahnya dong Devi…….hahaahahha…………
salam
@Mbawie,
Loh? Kok bisa sampe situ kuncinya?
(*garuk2 kepala*)
~~~
@Bunda,
Hehehe… hadiahnya malah sudah duluan diambil, Bunda.
Salam
garuk2 kepalanya jangan kenceng2 nanti lecet… :p
la iya, kok bisa ya? tapi wis diganti to, ga tega aku ngebayangin tidur di mobil ato teras
Hehehe… ndak kenceng2 lah.
Syukurlah ada tukang kunci langganan. Hehehe…
BIkin duplikat yang banyak, trus disebar. 1 di laptop, 1 di bluey, 1 di maroony, 1 di koper. Bar kuwi ternyata pulang naik angkot, gak bawa laptop dan tentu saja gak bawa koper. Capeeeekk deeehhhh…..