Selain membangun Server Cluster, pilihan menarik lain adalah membangun Private Cloud. Dengan membangun Private Cloud, kita bisa memberikan Infrastructure-as-a-service (IaaS) sehingga bisa mengkonfigurasikan server-server untuk berbagai keperluan secara virtual. Server yang nampak di user sebenarnya virtual, di belakang itu ada banyak server yang bekerja sama.
Server-server di belakang ini bisa dikonfigurasi membentuk beberapa server yang nampak di user dengan spesifikasi tertentu yang fleksibel. Misalnya untuk file-server kita konfigurasikan dengan spesifikasi CPU 2.6 GHz, RAM 4 GB dan storage 500 GB. Sedangkan untuk database server kita konfigurasikan dengan spesifikasi CPU 2.6 GHz, RAM 8 GB dan storage 4 TB. Demikian seterusnya. Jika spesifikasi ini dirasa kurang, maka kita bisa meng-upgrade spesifikasi secara software.
Di belakang itu semua bertebaran banyak server yang bekerja sama menunjang konfigurasi server tadi. Dan jika kurang, maka kita bisa menaikkan skala-nya dengan cepat. Asyik ya?

