Pada tanggal 17 Oktober 1999 aku menikah dengan Agustina Renny Laksi Lestari (Sisi) di Yogyakarta. Kemudian pada tanggal 16 Juli 2000 kami dikaruniai seorang anak yang manis dan ganteng yang kami beri nama Ignatius Axel Renantio. Nama yang aneh? Axel diambil dari buku nama-nama bayi yang berarti Pria Pendamai (atau pembawa kedamaian). Tetapi nama ini sejalan dengan idenya Mbak Pipit yang mengusulkan gabungan namaku dan Sisi. Axel adalah gabungan dari Agustina dan Emanuel, yang merupakan gabungan nama Baptis kami. Sedangkan Renantio adalah dari nama Renny dan Setio. He… he… he… Kakakku yang satu ini memang kreatif.
Sayangnya Axel mengidap salah satu spektrum autis, yaitu dengan di-diagnosa ADHD (attention defisit hyper dissorder). Karena terapi dan pengobatan yang sangat besar dan juga oleh karena kesulitan-kesulitan teknis, maka aku dan Sisi+Axel harus tinggal di kota yang berbeda. Aku di Bekasi dan Sisi+Axel di Semarang dan tinggal di rumah orangtua Sisi.
Walau pun demikian, kami tidak pernah menyesal memiliki Axel. Bahkan kami sangat menyayangi dan mencintai Axel. Apa pun kami prioritaskan demi Axel. Walau pun sayangnya aku harus terpisah dari mereka karena harus mencari nafkah di Jakarta. Dan aku secara rutin mengunjungi Sisi+Axel. Bersyukurlah karena dalam pemeliharaan Tuhan kami dijauhkan dari segala hal yang sekiranya berbahaya bagi kami.
Kami juga tidak pernah putus asa dalam pemeliharaan Axel walau pun kami sering kali jatuh-bangun baik secara emosional, mental mau pun finansial dalam keluarga kami. Kami menyerahkan semua penyelenggaraan kehidupan dan masa depan Axel kepada Tuhan semata. Tetapi kami tetap berusaha dengan segenap hati dan tenaga dalam memelihara dan mendidik Axel.
Berikut adalah tulisan-tulisanku yang berkenaan dengan autis dan Axel (Anakku tercinta dan tersayang):
Sedangkan blog untuk menyuarakan kata hati Axel kutulis di: Axel Renantio.
Pada tanggal 30 Desember 2008 kami sangat bersuka cita saat dianugerahi seorang putri yang manis dan cantik bernama Emanuella Kirana Rosari. Hidup kami pun berubah dan serasa indah karena Kirana hadir seolah menjadi penghiburan bagi keluarga kami.
Semoga Kirana menjadi puteri yang baik hati, cerdas dan sehat. Dan tentu saja berbakti kepada Tuhan. Supaya kelak menjadi puteri yang berhasil.




Ping-balik: Sulitnya Memotret Axel « Emanuel Setio Dewo
Semoga Allah memberikan ketabahan dan kesabaran untuk bapak dan keluarga, karena Allah sangat menyukai orang-orang yang sabar.
Terima kasih Pak Ratdix atas doanya. Semoga Anda juga diberi kelimpahan berkat dan rahmat dari Allah.
Amin.
Hooi ndesss….
Cah Fisik 2 Smansa’91….
piye kabarmu saiki nang ndi..?
ijih nggitar poak..?
Yogi
Hallo Yogi Raksasa,
Piye kabare? Aku apik wae. Saiki wis ra’ nggitar.
Jare kowe neng Suroboyo? Piye ceritane?
GBU.
Hallo pak Emanuel, jgn bersedih , bapak percaya saja bahwa kesembuhan itu pasti datang , asalkan bapak mau setia dan taat pada Tuhan Yesus dan Firman Tuhan dilakukan , banyak janji – janji Tuhan buat kita yang percaya dan taat……,
Baca deh Yoh 15:1-8 dan percaya bahwa Autis itu harus diperangi bukan dengan ke dokter aja tapi juga harus diperangi melalui supranatural yaitu dengan doa yang tak henti – henti dan yang penting kesepakatan bapak dan istri untuk berdoa bersama dan saling setia.
GBU
Dear Sagita,
Terima kasih atas dukungannya. Betul, kita harus selalu berdoa dan mendoakan. Mohon didoakan juga ya?
Tuhan memberkati.
Punya anak autis bukanlah azab tapi cobaan. Jaga dan peliharalah karunia Tuhan. Walau kita berbeda keyakinan, tapi kita semua tahu Allah tidak akan menimpakan cobaan melewati ambang batas kemampuan umatNya. LIFE MUST GO ON. Salam sayang buat Axel.
@Dear Suharto Hekso,
Puji Tuhan karena Anda diberi kasih yang besar. Terima kasih atas dukungan Anda. Saya setuju dengan Anda dan saat ini kami sangat berusaha demi pengobatan dan masa depan Axel.
GBU.
Yth Bpk Emanuel,
Tetap tabah dan kuat yah Pak! Cobaan yang diberikan tidak akan pernah melebihi kekuatan kita. Tuhan juga turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan, jadi tetaplah percaya, berdoa, dan berusaha pak. Saya yakin suatu saat ketika saya mengunjungi blog ini lagi, akan saya temukan posting kesaksian Bapak mengenai pemulihan Axel. Amin.
Tuhan Yesus memberkati.
@Dear Pak Ario Bayu,
Iya Pak. Terima kasih atas dukungan dan doanya. Semoga Tuhan Yesus selalu memberkati Bapak dan keluarga. Amin.
Wah, iseng2 browsing koq nemu jeneng Emanuel Setio Dewo…
Piye kabare, ndhes? Sih kelingan aku ra? Fisik 6.
Saiki nang Jakarta po Semarang? Aku wis manggon Jakarta awit 1997. Saiki kantor nang daerah Proklamasi, omah nang Pamulang.
Sambodo saiki nang endi yo?
Lha nang ndhuwur ono Yogi, Yogi Kalibanteng dudu yo?
@Dear Bambang,
Hihihi… Hallo Mbeng. Kabarku baik & sehat selalu. Piye kabarmu? Aku di Jakarta, kantor di Mangga Dua Square. Sambodo ora ono kabare. Iya, iku Yogi sing Kalibanteng. Tapi aku imel ora dibales.
Salam.
Halo Mas Dewo, salam kenal.
Nama saya Hendra, ayah dari anak autis, usianya sekarang 7 tahun. Lagi browsing kok tumben nemu pemilik blog yang punya anak autis juga. Ikutan milis peduli autis-nya putera kembara nggak Mas ? Di sana banyak sharing info ttg autisme.
Salam,
HW
@Dear Pak Hendra,
Salam kenal Pak. Saya belum ikutan milisnya. Bisa di-invite? Atau bagaimana cara saya bergabung milis?
Terima kasih.
hallo mas dewo,kenalkan nama saya bachtiar. di batam ada nga peluang usaha untuk furniture bambu dan rumrh/villa bambu? Saya pengrajin furniture bambu dan membuat saung atau rumah bambu.
Dear Pak Emanuel,
Keluarga yang harmonis mery pikir… dan yang pasti kalau keluarga yang dibentuk dalam bimbingan Tangan Tuhan pasti adalah keluarga yang bahagia yang bisa menjadi garam dan terang dimanapun keluarga berada. Dan terlebih lagi Pak Emanuel, Ibu Sisi, dan Adik Axel bisa menjadi garam dan terang bagi lingkungan dan sesama. Amin
God Bless You yach Pak…
Dear Mbak Mery,
Keluarga saya biasa-biasa saja. Tetapi memang kami mendapatkan berkat dari Allah yang luar biasa. Terima kasih atas dukungan dan doanya.
Semoga Mbak Mery dan keluarga diberkati oleh Allah dan menjadi berkat pula bagi sesama. Amin.
Saya kagum melihat kesabaran dan kebesaran hati Mas Dewo dan istri dalam membesarkan Axel (eh, ini nama yang bagus loh).
Semoga apa yang dialami ini bisa jadi kekuatan dan kesaksian yang indah buat orang lain.
GBU.
@Dear Hesti,
Terima kasih atas penghiburan Bu Hesti. Terima kasih pula atas doanya. Semoga berkat Tuhan juga beserta Ibu dan keluarga.
Amin.
aduh mas, saya jangan dipanggil ‘ibu’ dong..
jadi malu nih, hehehe. belom tua2 banget kok
sekalian ijin blognya saya link ya? boleh?
Dear Mbak Hesti,
Hihihi… maaf Ibu muda.
Boleh ngelink kok.
Terima kasih.
Nice blog, give a lot of information. Tetap semangat dalam bekerja dan semoga bisa membagi waktu untuk keluarga dengan baik
. Saya pikir Axel menjadi berkat tersendiri bagi keluarga bapak, melatih kesabaran, semakin mengasihi
. God bless u and fam.
Dear Ivani,
Benar, Axel menjadi perekat bagi keluarga kami. Dan kami sangat menyayangi Axel. Terima kasih atas dukungan dan doa dari Saudari Ivani.
Semoga berkat Tuhan melimpahi Anda dan keluarga. Amin.
untuk mas emmanuel
hanya sharing aja mas saudara saya ada yang mengalami sama seperti anaknya mas setelah menjalani pengobatan tradisional ( tapi yang rekomendasi pakar pengobatan dari cina ) hasilnya setelah setahun banyak mengalami kemajuan tapi memang butuh kesabaran
obatnya simple:
minum air kelapa hijau satu buah malam sekitar jam 22.00 kemudian pagi jam 06.00 kemudian jus jeruk lokal tapi diperasnya setelah dikuliti dulu kulit jeruknya
THX
@Dear Jimmi (#24),
Terima kasih atas informasinya. Semoga Tuhan memberkati Anda sekeluarga.
Salam.
Go ahead Mas Dewo.
Semoga sukses dengan segala tugas anda.
Salam
http://www.togarsilaban.com
@ Dear Togarsilaban,
Terima kasih atas dukungan, doa dan kunjungan Anda. Semoga Anda sukses dengan segala tugas Anda juga.
Salam kenal.
Salam kenal ya, Mas Dewo.
@ Dear Hanna,
Salam kenal juga Bu Hanna.
hahahaha, maaf kalau belum2 sudah tertawa.. habis, udah lama gak pernah dengar kata ‘ndhes’ itu lho.. jan semarang tenan ‘ik..
salam deh dari warga bekasi dan cah semarang juga..
@ Dear Oyi (#30),
Hehehe… Salam juga Bro.
up date info terapi n kemajuan Axel sekarang donk.
Pernah ga terapi biomedis Axel putus tengah jalan? (asumsi saya, karena P. Dewo penganut aliran DAN, Axel juga ikut tx biomedis. tul ga???)
Ada beberapa kasus yang saya tau, perilaku kembali memburuk setelah tx biomedis brenti tengah jalan.
Pernah tau atau dapat info yang beginian juga ga?
salam
rtn
yo wes lam kenal ok…..
@ Dear Retno (Madiun),
Memang benar bahwa diet tidak boleh lengah atau berhenti karena akan memperburuk keadaan anak. Karena banyak zat makanan yang menyebabkan anak penderita menjadi alergi atau memperburuk keadaannya.
~~~
@ Dear Imam,
Salam kenal juga. Terima kasih telah mampir.
Salam.
Hi Pa,
Semoga Tuhan memberikan kesabaran buat Bapa dan keluarga untuk membimbing Axel dengan baik.Amien
Hallo Dewo,
Apa kabar? Ini Dewo yang di Jalok dulu kan???
Semoga anaknya lekassembuh ya….
Salam buat keluarga.
Makin maju saja Sisfokampusnya….Sofian ikutan juga???
@ Dear Maria (#35),
Terima kasih atas dukungan doa dan semangat.
Tuhan memberkati.
~~~
@ Dear Pak John (#36),
Hallo Pak John. Kabar saya & keluarga baik dan sehat. Bagaimana kabar Pak John dan keluarga?
Iya betul, Pak. Ini Dewo yang dulu di Jalok. Sekarang masih di Sisfo Kampus. Iya, Pak Sofian CEO-nya.
Terima kasih atas dukungan dan doanya. Semoga Pak John juga semakin sukses. Salam juga untuk keluarga.
GBU.
Hallo…Apakabar Dewo..?,
Mungkian lupa sama saya, kita dulu satu kantor di PT. ACT , dengan Rahman juga..Irfan dan yang lain..
Tabah dan tetap yakin bahwa Tuhan punya rencana yang indah untuk anda
GBU
@ Dear Budiman Hutapea (#38),
Hallo juga. Saya tidak lupa kok. Sampai sekarang saya masih kontak2an dengan Wahyu juga. Kalau Rahman sudah sangat jarang.
Terima kasih atas dukungan dan doanya. Iya, saya sangat percaya bahwa Tuhan punya rencana yang indah. Juga bagi Anda.
Tuhan memberkati. Salam.
Salam kenal bpk Emanuel.
Sebagai anak Tuhan, bpk harus menganggp semua ini sebagai berkah, bukan cobaan. Karena apa yang bpk alami ini adalah suatu rencana yang udah di rancang oleh Tuhan. Ingat bahwa rancangan Tuhan itu sangat indah pada akhirnya. Emg kadang sulit bagi manusia, akan tetapi di balik kesulitan itu, ada sebuah kemudahan.
Yang sabar ya pak, karena segala sesuatu akan indah, jika pada waktunya.
Jesus Bless You
@ Dear Elfrida,
Salam kenal juga.
Iya betul, saya menyikapinya sebagai berkah. Tuhan pasti selalu membantu kita di setiap langkah kita.
Terima kasih atas dukungan dan doanya. Tuhan memberkati Anda juga.
Salam.
hai salam kenal, yang d pakai blog yang ini apa yang satunya??
Hallo pak setyo,
anda hebat sekali sebagai ayah dari anak autis anda mau mengakuinya, bahkan menshare pengalaman anda di dunia yang tek terbatas ini.
Semoga Tuhan senantiasa memberikan berkat kekuatan bagi anada sekeluarga, juga keluarga dengan anak autis lainnya.
salam,
augustine
terharu bacanya mas, semoga tetap tabah, Tuhan mencinta dg cara yg berbeda
aku juga pernah diuji, anakku menderita ITP, syukur sekarang sudah sembuh.
anak saya yang berusia 4,5 tahun menderita autism spectrum disorder. sudah menjalani terapi selama 2 tshun lebih. ada perkembangan yang kami rasakan, yaitu mulai terbentuknya (sedikit ) kontak mata dan mulai bisa berkomunikasi 2 arah walau masih lebih cenderung tertuju pada motif komunikasinya dia sendiri, sesuai keinginan yang dia miliki. tapi saya dan suami bersyukur dan bahagia melihatnya. kami baru merasakan sensasi sebagai orang tua dengan mendengar anak kami bisa memanggil nama panggilan kami setelah menunggu selama 3 tahun.
menurut pengm\amatan saya, anak-anak spesial seperti anak-anak kita ini sangat membutuhkan berada selalu di dekat kedua orang tuanya, itu jauh lebih penting dari pada semua jenis terapi karena kita sebagai orang tua yang paling tahu by intuition apa yang paling dibutuhkan oleh mereka.kita bisa menerapkan semua teori terapi dengan sentuhan kita sebagai orang tua, yang jauh lebih mengerti dia daripada terapis manapun, karena cuma kita yang mengenal dia sejak dia baru terlahir ke dunia. saya mengerti kondisi dimana pak emanuel harus bekerja dan terpaksa hidup terpisah dengan anak dan istri. kami juga sering harus berpisah untuk jangka waktu yang lama dengan anak karena pekerjaan kami sbg pembuat film dokumenter sangat menyita waktu. tapi bagaimanapun kita harus lebih memikirkan cara untuk dapat menambah kualitas dan kuantitas pertemuan kita dengan anak karena dia bukan anak biasa, melainkan spesial. taoi kita percaya bahwa anak-anak autis adalah anak yang terpilih lahir ke dunia dengan segala bakat khususnya yang istimewa dan kemampuan spesifiknya yang luar biasa. dia juga adalah sumber kebahagiaan bagi kita sebagai orang tuanya.
salam
otty
@ Dear Mei (#42),
Salam kenal juga. Hehehe… semua blog aktif kok.
~~~
@ Dear Augustine (#43),
Terima kasih atas dukungan dan doanya.
Tuhan memberkati. Salam.
~~~
@ Dear Putirenobaiak (#44),
Terima kasih atas doanya. Tuhan memang sangat mengasihi kita semua.
Oh ya, ITP itu apa? Syukurlah ananda sudah sembuh.
~~~
@ Dear Otty (#45),
Benar sekali. Kasih sayang orang tua sangat besar artinya bagi ananda.
Saya pun selalu berusaha untuk dapat pulang setiap bulan. Sayangnya tidak selalu bisa.
Semoga Ibu Otty juga dapat melewatinya dengan baik.
Tuhan memberkati. Salam.
Salam kenal mas Dewo
Istri saya juga dari Tegal, tapi saya dari Purworejo
@ Dear Ismantopoer (#47),
Salam kenal juga Mas Isman.
Salam juga untuk isteri.
Tuhan memberkati.
Dear Dewo, Shallom! salam kenal juga. Percaya! Tuhan punya rencana indah untuk kita.
@ Dear Mas Alex Santosa (#49),
Syallom.
Iya betul, Tuhan punya rencana yang indah untuk kita. Tinggal apakah kita mau bersabar dan mampu mengambil hikmah dari semuanya itu.
GBU.
Met malam mas Dewo, saya menemukan log Anda karena saat ini saya sedang memperlengkapi makalah Seminar saya, kebetulan orangtua saya tinggal di Bekasi (Harapan Indah), kapan2 klau saya pulang ke Jakarta boleh saya ketemu bila mungkin juga dengan Axel ? Sampai sekarang saya masih terus penasaran dengan maraknya “Generalisasi” gejala Autis, karena selama ini metode saya tidak pernah gagal dalam membuktikan Anak berkembang normal bahkan unggul sebelum memasuki usia 5 th.
Saya hanya yakin Anak Down Syndrom (Idiot) sejak bayi boleh diggolongkan Autis tapi tidak dengan anak (balita) yang
ADD/ADHD, GT dan Speech Delay, saya selalu berhasil menunjukkan pada orangtua bahwa anak2 ini normal bahkan ada yang sangat unggul (GT). Satu saat saya ingin bertemu Axel. Salam saya untuk Keluarga. GBU
Dear Ibu Rina (#51),
Terima kasih Ibu telah berkunjung di blog saya ini. Tentu saja boleh jika ibu ingin bertemu dengan saya dan Axel. Saat ini Axel berada di Semarang bersama ibunya. Sedangkan saya hanya kos di Jakarta.
Oh iya, sedikit menanggapi pernyataan ibu. Anak down syndrom tidak bisa digolongkan sebagai anak autis karena anak down syndrom adalah murni karena kelainan genetis. Sedangkan anak autis memiliki penyebab yang kompleks yang bisa jadi genetis adalah salah satu penyebabnya. Mengenai kelainan yg dirasakan dari anak down syndrom dan autis juga sangat berbeda.
Ibu benar bahwa anak-anak yang hiperaktif atau pun terlambat bicara bisa saja bukan karena autis. Anak-anak hiperaktif dan terlambat bicara yang bukan autis bisa diterapi dan bisa disembuhkan. Tetapi anak-anak autis yang hiperaktif dan terlambat bicara belum tentu bisa disembuhkan.
Intinya adalah bahwa hiperaktif/hipoaktif dan terlambat bicara adalah sebagian dari penyerta derita autis. Tanda-tanda lain anak autis misalnya: flapping, tantrum, cuek, dll.
Sedangkan anak-anak hiperaktif atau terlambat bicara yang bukan autis umumnya tidak memiliki flapping, tantrum, cuek, dll.
Kesimpulannya adalah: bahwa memang ada kondisi, yaitu anak-anak hiperaktif & terlambat bicara yang bukan autis dengan anak yang memang autis. Tanda/gejala yang menyertai kedua jenis ini bisa saja sama, yaitu hiperaktif dan terlambat bicara. Tetapi anak autis memiliki sifat yang khusus seperti yang sudah saya sebutkan di atas, yaitu tantrum, flapping, jalan jinjit, cuek, dan masih banyak lagi.
Cara mendiagnosa anak yg benar-benar autis sudah ditetapkan dalam DSM (revisi berapa saya lupa).
Salam.
Terima kasih buat masukannya, untuk tambahan referensi saya.
Maaf saya pakai istilah “down syndrom” orang awam untuk
menterjemahkan kebergantungan down syndrom mirip dengan kebergantungan autis pada orang lain sepanjang hidupnya. Betul down syndrom bukan autis.
Saya sempat mengikuti training terapis Autis untuk melengkapi
metode yang saya temukan karena banyak orangtua balita di Surabaya ini yang kuatir anaknya Autis melihat gejala2 yang terjadi pada anaknya tapi training tersebut tidak saya
selesaikan karena sangat bertentangan dengan
metode yang selama ini saya gunakan. Sebagian besar gejala Autis (yang dituliskan lembaga terapis Autis) dimiliki/dialami setiap Anak pada masa tumbuh kembang khususnya pada usia dibawah tiga tahun. Inilah yang saya kuatirkan semakin banyak terjadi terlalu dini mendiagnosa seorang anak harus segera menjalani terapi Autis (walaupun sebutannya terkadang terapi speech delay, terapi konsentrasi dll) tetapi metode yang digunakan mirip dengan terapi Autis, sebelum usia anak 4 tahun.
Ada beberapa staff saya juga mantan terapis Autis, tapi
sudah berubah paradigma setelah mengikuti pelatihan di lembaga kami. Semua staff harus lulus pelatihan dulu sebelum terjun mengajar (semua S1 dan ada 2 staff sedang studi S2 Psikologi). Axel akan berusia 8 tahun (bulan depan ya?) terapi harus teratur dan kontinyu, saya salut dengan fokus orangtua pada Axel semoga mengilhami orangtua yang lain termasuk juga saya. Anak saya Rio usia 5,5 tahun. lain waktu saya cerita tentng masa balita Rio. GBU
Salam untuk Axel. Saya yakin Axel bisa merasakan bahwa dia disayangi oleh bapak-ibu dan seluruh keluarga besarnya. Ini dapat menjadi bekal penting untuk perkembangannya.
Maju terus Mas Dewo dan Mbak Sisi. Tuhan sedang berkarya melalui Axel.
Salam hangat dari Surabaya
@ Dear Mbak Lusi #54,
Salam juga dari kami.
Terima kasih atas dukungannya.
Tuhan memberkati Anda dan keluarga.
Salam.
Salam Mas Dewo.
Semoga keluarga Mas Dewo selalu diliputi keselamatan dan kesehatan. Yakinlah, Mas. Setiap kejadian di bumi ini punya maksud dan tujuan dari sang Pencipta. Tuhan tidak akan memberikan cobaan dimana sang hamba tidak sanggup menanggungnya.
Semoga Axel dapat hidup normal dan merasakan kehangatan Kasih di dunia ini. Tidak ada kata terlambat untuk proses pengobatan selama kita mau sabar dan terus berusaha.
Kami semua yang telah menggunakan dan terbantu dengan sisfokampus yang open source turut mendoakan semoga Axel selalu sehat. Amin.
@ Dear Pak Syams,
Salam juga Pak Syams.
Terima kasih atas doa & dukungannya.
Semoga Bapak & keluarga juga dilimpahi berkat, rahmat & kesehatan oleh Tuhan. Amin.
Tuhan memberkati.
saya mau minta referensi dan artikel tentang autis yang banyak.
Dewo,
Sudah dengar our ex-boss Mr Barrie Miller meninggal dunia hari sabtu kemarin di Australia? Tolong beritahu ke Pak Sofian ya.
Tks
@ Dear Pak John #59,
Sudah, Pak.
Saya justru diberi tahu oleh Pak Sofian.
Semoga arwah beliau diterima di sisi Tuhan.
Amin.
Salam.
Salam kenal pak, blognya saya link ya pak..
banyak yang mencerahkan disini
terima kasih..
Hi Noel,
Gimana masih inget ma aku and Vida nggak…SMA 1 ? Salam ya buat AXEL, GBU
@ Dear Tatas Wicaksono,
Salam kenal juga.
Terima kasih atas perhatian & dukungannya.
Salam.
~~~
@ Dear Yanti,
Tentu ingat dong…
Bagaimana kabar Vida? Masih sering kontak2an?
Salam akan kusampaikan.
GBU2.
bengkel hati
assalamualaikum w.w
saya berusia 71tahun
saya mempunyai penyakit jantung membekak.
dan mata saya yang sebelah kanan tidak melihat,
dan sebelah kiri samar samar.apa obatnya mas danu?
terima kasih.
ah ngehe ah
Allah memberikan sesuatu pasti dengan sebuah tujuan, setiap anak yg lahir pasti memiliki kelebihan.. Bukan hny krn pandai seorg anak dikatakan spesial, tp bgmn cara kita membuatnya mjd spesial..Kita hny perlu yakin utk itu..
mas dewo aq adik sepupunya mbak sisi yang ada di purworejo semoga keponakan aq sehat dan diberikan ketabahan yang berlimbahan buat mas dewo dan mbak sisi.semoga2 axel dapat adik perempuan.
Saya juga mempunyai anak autis. Saya sering kehilangan kesabaran. Dunia ini rasanya tidak ada yang berguna bila ingat bahwa saya punya anak autis. Sampai saya menulis komentar disini anak saya yang autis ini sedang marah-marah. Anak saya selalu marah dan nangis tanpa tahu sebabnya dan celakanya ketika ia marah dia membuang semua yang ada di sekitarnya bahkan, ketika dia sedang kelihatan gembirapun saya coba ucapkan rasa sayang saya dengan mengatakan dia ” Wah yusuf pinter ya…” apa yang terjadi diluar fikiran anda tiba-tiba dia memukul wajah saya dan marah sejadi-jadinya nangis sambil teriak-teriak dan melempar semua yang ada disekitarnya. Setiap hari uminya (ibu yusuf) menggendongnya kesana – kesini agar dia merasa gembira. Ya Allah, kalau ada yang tahu bagaimana cara menyembuhkan anak saya. Sujud syukur hamba pada-Nya. Sungguh saya ini orang miskin, tetapi diamanahi anak autis. Sangat berat cobaan ini.
Bagi siapa yang bisa menolong ataupun info yang berguna bagi kesembuhan anak saya tolong email saya di Bagelen_net.nano@yahoo.com atau sms ke 081228226969. Saya tinggal di daerah Purworejo yang tidak ada tempat untuk terapi autis, Saya pernah coba bawa ke RS. Sardjito Jogja. tetapi tidak punya dana untuk melakukan terapi. Tolong saya…….. Tolong saya………… Tolong saya………
Dear Pak Nano,
Maaf saya agak lama membalas email Anda.
Memang sungguh membutuhkan kesabaran dan kebesaran hati saat kita dikaruniai anak autis (ABK = anak berkebutuhan khusus) seperti keluarga bapak dan juga keluarga saya.
Untuk treatment, rasanya perlu dikonsultasikan kepada ahlinya, karena autisme ini disebabkan oleh banyak faktor, tidak hanya karena satu hal saja. Beberapa faktor yang seringkali disebut sebagai pencetus autisme misalnya: keracunan logam berat (dari makanan atau vaksinasi), autoimun, masalah di pencernaan (misalnya karena jamur), gangguan perkembangan otak, faktor genetis, dan lain-lain. Tidak ada klaim mutlak bahwa kasus autisme disebabkan oleh satu faktor, tetapi biasanya karena banyak faktor atau kombinasi darinya.
Tentu saja treatmen yang bisa dilakukan untuk memperbaiki autisme berbeda-beda tergantung dari pencetusnya. Misalnya saja untuk anak dengan paparan logam berat yang tinggi di tubuhnya, maka treatmen bisa dilakukan dengan melakukan detoksifikasi, atau mengeluarkan logam berat dari tubuhnya.
Jika karena adanya gangguan di pencernaan, maka kita harus perbaiki gangguannya. Biasanya adalah karena banyaknya jamur di lambung atau saluran pencernaan yang mengganggu pencernaan anak sehingga gizi-gizi yg dibutuhkannya tidak dapat diserap dengan baik. Penanganan untuk masalah ini tentu dengan membasmi jamur yang ada di lambung si anak.
Ada juga yang karena autoimun atau alergi terhadap suatu zat sehingga tubuh membuat zat penolak zat tersebut, padahal bisa saja zat yang masuk tersebut adalah zat yang berguna bagi tubuh. Dan seringkali antibodi yang dibuat oleh tubuh tersebut malah menjadi bumerang bagi tubuhnya sendiri karena menciptakan zat lain yg bersifat seperti morfin.
Dan masih banyak cara penanganan yang lain. Lebih baik jika Bapak berkonsultasi dengan ahlinya untuk ditemukan solusi terbaik. Memang biaya yang dibutuhkan sangat besar. Namun tentu masa depan anak kita jauh lebih berharga.
Salam.
Hmmmm…semoga anak anda lekas sembuh deh ya…
Dear Mas LovePassword,
Terima kasih Mas.
Tuhan memberkati.
Dear Setio Dewo,
Masih ingat saya, saya alumnus TekniK Elektro UNIKA Soegijapranata (tahun 1994) senang sekali hari ini bisa menemukan blog Saudara dan cukup simpati dengan perjuangan untuk keluarga.
Saudara adalah orang yang pandai dan baik hati, terus berjuang demi Keluarga dan bangsa dan saya yakin semuanya akan sukses.
Saya sekarang tinggal di Salatiga (baru setahun), pada tahun 2005 – 2008 saya tinggal di Aceh – Program Tsunami. Kegiatan saya pasti geli karena sekarang saya sedang mengurus peternakan sapi di Salatiga. Saat ini baru 30 ekor dan satu bulan lagi akan bertambah menjadi 60 ekor dan saya meyakini pertengahan tahun depan bisa berkembang menjadi 150 ekor.
Salam untuk keluarga.
Dedy Prasetio
@Mas Dedy,
Hallo Mas. Apa kabar? Terima kasih atas pujian dan doanya. Semoga demikian juga dengan Mas Dedy keluarga, diberi berkat, rahmat & rejeki yang melimpah dari Tuhan.
Wah, perjuangan Anda juga luar biasa. Dan cukup mulia karena membantu pemulihan Aceh paska tsunami. Oh iya, peternakan sapi juga bagus lho. Yang penting karena jiwa kewirausahaan Anda yang luar biasa. Semoga usaha Anda dapat sukses.
Salam juga untuk keluarga.
halo … mas dewo … saya senang baca2 blog-nya menarik dan menyentuh hati … salam utk keluarga. HDN
@ Pak Hemat,
Terima kasih atas kunjungannya Pak. Saya sangat tersanjung dengan kehadiran Bapak di blog saya yang sederhana ini. Salam juga untuk keluarga.
GBU.
Salam kenal mas Dewo. Sy Yudi Solo. Usia sdh 42 th, anak 4, Katolik sejati, sama pake Emmanuel, tp m-nya 2. Lengkapnya Emmanuel Iswahyudi.
Sbtlnya sy sdh kenalkan diri sy ke email Anda, tp gak dibls, maksud sy kalo di blog kan dibaca banyak orang, jd gak enak. Sy ingin komunikasi lanjut, tp nanti yg bersifat pribadi akan sy tulis ke email Anda.
Sy salut sama mas Dewo, orangnya pinter banyak hal yg bs diperbuat. Salut jg dgn sangat tabah telah mengasuh Axel dgn segala daya upaya. Sy pun seandainya dikaruniai anak spt Axel jg akan sy terima dgn ikhlas.
Pd prinsipnya setiap orang pasti punya permslhan sendiri-sendiri, hanya sj beda-beda versinya. Spt sy mslhnya ekonomi/keuangan, tp secra kehidupan berkeluarga kami harmonis.
Untuk itu bsk sy akan berkonsultasi dgn mas Dewo tentang bisnis sampingan yg bs menghasilkan uang, khususnya bisnis di internet. Krn kalo tdk slh lihat mas Dewo punya beberapa bisnis di internet. Paling tdk bs memberi kiat-kiat kpd sy bgmn yg baik.
Sy kira gt dulu mas perkenalan dr sy, bsk lain hr disambung lg. Tp sy cuma bs ngenet di kantor sj. Sy orang gak punya apa-apa.
Thanks & Salam buat Axel.
@Pak Yudi,
Salam kenal Pak Yudi. Mohon maaf karena saya tidak menerima email dari Bapak. Mungkin lebih baik jika emailnya ke account saya yang di Gmail.
Terima kasih atas pujian dan penguatannya Pak. Kita memang harus memanggul salib kehidupan ini.
Saya akan senang sekali jika bisa berdiskusi masalah bisnis dengan Bapak. Saya akan balas juga ke email pribadi Bapak, sehingga bisa saling berkomunikasi lebih private.
Salam juga untuk keluarga Bapak.
GBU.
Semoga putranya (mas Axel) segera diberikan kesembuhan oleh Tuhan YME & nantinya kalo gede bisa menjadi orang yang berhasil, Tak dongake ndang sehat putrane sampean
Oya, Merry X-mas, Happy holiday & have a great new years with your family!
Wassalam,
Aji
@Mas KS Aji,
Matur nuwun Mas. Doa & dukungan Mas Aji sangat berguna bagi kami.
Terima kasih juga atas ucapan selamat Natal-nya. Semoga damai & sejahtera dari Tuhan selalu beserta Mas Aji & keluarga.
GBU
baru baca detailnya Pak…
Saya ikut mendoakan yah… Tuhan slalu kasi yang terbaik
@Debby,
Terima kasih atas dukungan & doanya. Benar, Tuhan selalu memberi yg terbaik & selalu tepat pada waktunya.
Semoga demikian pula dengan Mbak Debby, semoga diberi kebahagiaan & kesejahteraan.
GBU
salam kenal mas Dewo,
saya Vino,saya baru menikah bulan juni lalu,dan sekarang PujiTuhan istriku sedang hamil,saya mau tanya pada saat hamil muda ini apakah kandungan protein yang berlebih dapat menjadikan anak kami lahir autis? lalu cara untuk mencegahnya bagaimana dan apa saja yah mas?
Terimakasih.
Tuhan berkati
Salam kenal juga, Mas Vino.
Sayangnya saya tidak tahu tentang hal ini. Lebih baik jika dikonsultasikan pada dokter kandungan.
Semoga kehamilan lancar.
Tuhan memberkati.
salam kenal pak dewo… saya senang sekali membaca blog bapak dan banyak mendapat inspirasi dari para orang tua hebat yang penuh semangat. oh, iya, barangkali bisa sedikit membantu bagi yang ingin memberikan terapi putra putrinya yang berkebutuhan khusus salah satunya autis bisa di coba di klinik terapi rumah sahabat di yogya. di sana ada anak teman yang terapi wicara ternyata perkembangannya cukup signifikan. satu lagi biayanya lebih terjangkau di banding klinik2 lainnya. bagi yang kurang mampu ada subsidi. coba cek di 0274 8267882
Salam kenal juga Bu Dea.
Terima kasih info-nya. Semoga dapat bermanfaat bagi banyak orang.
Salam