Inreyen

Selasa lalu saat pulang dari meeting di Bekasi daku iseng mencatat perjalan di GPS jadi-jadian (Nokia 5800 + Garmin). Hasilnya adalah: total jarak tempuh 68.7 km, total waktu 1:39 jam, waktu mengemudi 1:31 jam, waktu berhenti 8:24 menit, kecepatan rata-rata 41.4 km/jam, rata-rata kecepatan mengemudi 45.3 km/jam, dan kecepatan maksimal 111 km/jam. Hehehe… iseng banget yak?

Catatan GPS

Lanjut membaca

Ritual di Toyota Prius Hybrid

Saat daku Test Drive Toyota Prius Hybrid tempo hari, sebenarnya ada yang harus kuakui, yaitu bahwa itulah saat pertama kalinya daku menyetir mobil matik. Hahaha… padahal sudah sejak kecil bisa nyetir, tapi untuk urusan transmisi matik, inilah pertama kalinya. Kalau numpang mobil matik sih sering banget.

Maklum, selama ini kami sekeluarga selalu menggunakan mobil bertransmisi manual sampai sekarang. Pernah juga daku berkeinginan punya mobil matik, tapi akhirnya yang kebeli mobil manual lagi.

Sejatinya mobil matik punya banyak keunggulan walau pun di sisi lain tetap saja ada kekurangannya. Kalau kita mengutamakan kenyamanan berkendara, maka matik adalah pilihan terbaik. Apalagi jika kita sering berhadapan dengan kemacetan di Jakarta yg bisa bikin tua di jalan.

Walau pun demikian, sebenarnya daku sedikit-sedikit sudah belajar pakai kendaraan matik melalui Suzuki Skywave-ku. Memang enak kok, tinggal nge-gas dan nge-rem aja.

Oh iya, balik lagi ke mobil matik, untunglah saat test drive tempo hari Bro Mbelgedez memberikan instruksi singkat cara mengendarainya. Pada Toyota Prius, ada ritual yang harus dilakukan sebelum kita melarikan mobil secepat-cepatnya. Berikut ini adalah catatan ritual tersebut:
Lanjutannya… »

MotoGP Belanda: Kemenangan Ke-100 Valentino Rossi

Kehebatannya mengendarai motor balap memang tidak terbantahkan. Keahliannya dalam menaklukkan belasan sirkuit dunia dan mengalahkan pembalap lain membuatnya disebut “The Doctor”. Namun sebutan ini belum cukup tatkala Valentino Rossi memenangkan balap di sirkuit Assen, Belanda. Sudah sepatutnya jika dia disebut legenda hidup yang masih aktif terus mengukir prestasi.

Seri Assen ini memang sudah dipersiapkan dengan matang oleh Tim Fiat Yamaha. Selain untuk misi mempertahankan gelar juara dunia, juga untuk memuluskan jalan bagi Rossi untuk memenangkan rekor 100 kejuaraan. Terbukti dengan dominasi total duo pembalap Fiat Yamaha ini yang tidak dapat dikejar oleh pembalap lain.

Dan balap ini diakhiri dengan kebahagiaan bagi tim Fiat Yamaha karena duo pembalapnya berhasil memborong podium 1 dan 2. Tak hanya itu, Valentino Rossi berhasil memecahkan rekor Assen yang sebelumnya dipegang Casey Stoner pada musim 2008. Lengkap sudah prestasi bagi Fiat Yamaha.

Akhir balap pun dipenuhi perayaan penuh keriaan saat Valentino Rossi menggelar gulungan poster panjang berisi foto-foto kemenangannya, dari kemenangan pertama sampai kemenangan ke-99 di Catalunya (14/06/2009). Dan Rossi pun berfoto di depan kamera model kuno. Benar-benar drama yang menggugah karena hanya Rossi yang bisa melakukannya saat ini.

Dengan kemenangan duo Fiat Yamaha ini semakin mengukuhkan posisi Rossi & Lorenzo di klasemen sementara dengan meraih poin 131 dan 126. Sedangkan Stoner yang dalam balap Assen ini ketinggalan cukup jauh dari duo Fiat Yamaha ini berhasil mengantongi poin 122.

Bravo Valentino Rossi. Bravo Jorge Lorenzo. Bravo Fiat Yamaha.

~~~
Terkait:
~ MotoGP Belanda: Rossi Menang Lagi (detiksport.com)
~ Rossi Tak Terkejar (detikspot.com)

Yudhistira Bakal Pengganti Doni Tata

Prestasi Doni Tata Pradipta memang kurang bersinar di MotoGP musim 2008. Mungkin karena alasan ini plus mahalnya biaya ikut balap tingkat dunia ini yang mengakibatkan Doni Tata mundur dari balap GP250 tahun depan.

Tetapi usah kecewa atau pun bersedih karena ada calon pembalap motor tingkat dunia yang lain dari Indonesia. Dialah Yudhistira yang merupakan pembalap kelahiran Binuang, Kalimantan Selatan. Melihat tanggal kelahirannya yang 30 April 1993 yang berarti baru berusia 15+ tahun, tampaknya kita bisa berharap banyak darinya. Paling tidak masa produktivitasnya lebih panjang.

Yudhistira bakal masuk lewat jalur akademi yang disponsori Dorna, yaitu dengan mengikuti Red Bull Rookies Cup dengan motor KTM. Ya, Yudhistira disponsori KTM yang menyediakan motor dan juga Indoprom Motorsport Managemen dan tentu saja manajemen sirkuit Balipat, Binuang, Kalsel.

Kita tunggu kabar lebih lanjut dari berita ini di Januari tahun depan. Mari kita turut mendoakan supaya semuanya dapat berjalan dengan baik dan niat keikutsertaan Yudhistira di balap tingkat dunia ini dapat terlaksana. Amin.

~~

Note: Baca juga beritanya di Tabloid Otomotif edisi 32:XVIII.