Perusahaan Menggunakan Grab for Work

Mulai November 2017 ini perusahaan kami menggunakan jasa Grab for Work. Grab for Work merupakan salah satu layanan dari Grab yang menyediakan jasa transportasi untuk karyawan yang perlu melakukan perjalanan bisnis.

Tentu saja, sebagai salah satu karyawan saya sangat menyambut positif langkah ini. Karena saya tidak perlu repot lagi menyetir sendiri jika ada tugas ke luar kantor. Apalagi lalu lintas Jabodetabek itu tahu sendiri kan macetnya kayak apa? Apalagi mobil saya transmisinya manual, tentu merupakan siksaan tersendiri jika harus menyetir sendiri di kemacetan berjam-jam.

Dengan Grab for Work saya tidak perlu membayar taxi-online Grab karena secara otomatis tagihan dibebankan ke perusahaan. Lebih asyiknya lagi karena Grab for Work ini juga menanggung biaya toll dan parkir (jika ada). Selama ini kami harus membuat rekap perjalanan, mengumpulkan tiket toll dan parkir untuk kemudian di-reimburse ke kantor. Ini merupakan kerepotan sendiri, hehehe…

Karena semuanya langsung ditagihkan ke perusahaan, karyawan jadi lebih praktis kalau perlu melakukan perjalanan bisnis. Tinggal pesan Grab, tentukan tujuan, masukkan kode perusahaan, tuliskan keperluan perjalanan bisnis, dan tunggu mobil grab datang menjemput dan kemudian mengantarkan ke tujuan. Setelah sampai tujuan tidak perlu bayar. Asyik ya?

Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Personal | Tag , , | Meninggalkan komentar

Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur

Pada tanggal 1 November 2017 kemarin telah diresmikan RS Awal Bros Bekasi Timur yang dilakukan oleh Walikota Bekasi, yaitu Bp. Dr. Rahmat Effendi beserta jajaran group RS Awal Bros, yaitu Prof. Yos E. Susanto, Bp. Ir. Arfan Awaloeddin, Dr. Ferdy F. Tiwow, Ibu Leona Karnali, dr. Libra Soetomo, dll. Ini adalah RS ke-11 di group RS Awal Bros.

Dikirim oleh Emanuel Setio Dewo pada 1 November 2017

Berikut adalah album foto acara grand opening ini: Album Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur

Semoga kehadiran RS Awal Bros di Bekasi Timur dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Dipublikasi di Personal | Meninggalkan komentar

Melawan Disrupsi di Bidang Kesehatan (4)

{ Artikel sebelumnya: Melawan Disrupsi Bisnis di Bidang Kesehatan 3 }

Tulisan sebelumnya kita mengulas karakteristik dari perusahaan teknologi yang sekiranya akan masuk ke bidang kesehatan dan sekaligus mengganggu alur bisnis Rumah Sakit dan klinik. Kalau saat ini RS/klinik masih belum punya ide bagaimana sekiranya perusahaan teknologi ini akan mengganggu mereka, maka perkenankanlah saya menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan itu sudah mulai muncul. Kalau sebelumnya saya memberikan contoh HaloDoc, Go Dok, KlikDokter, dan Dokter.id, maka sekarang sudah ada MEDI-CALL yang secara bisnis benar-benar akan mengganggu RS/klinik.

Mengapa Bisa Mengganggu?

Karena Medi-call sudah mulai mencuri pasar RS/klinik dengan cara menyediakan layanan panggil dokter, panggilan darurat, panggil laboratorium, vitamin, vaksin, infus/IV line, bahkan farmasi. Menurut saya ini sudah lengkap dan semuanya tersedia untuk dipanggil ke rumah.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , , | 1 Komentar

Melawan Disrupsi Bisnis di Bidang Kesehatan (3)

{ Artikel sebelumnya: Melawan Disrupsi Bisnis di Bidang Kesehatan 2 }

Jika bagian 1 dan 2 menjelaskan betapa seriusnya ancaman dari perusahaan teknologi, maka kali ini kita coba diskusikan bagaimana melawan disrupsi bisnis yang akan mereka lakukan di bidang kesehatan. Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang apa itu perusahaan teknologi masa kini yang belakangan cenderung mengganggu bisnis konvensional. Benar pepatah kuno yang mengatakan bahwa untuk memenangkan pertempuran, kita perlu mengenali siapa musuh kita.

1) Pemanfaatan Teknologi

Sebagai perusahaan teknologi, mereka benar-benar menguasai teknologi, terutama teknologi terbaru. Dengan gesit mereka dapat segera mengadopsi teknologi terbaru dalam waktu yang singkat. Kadang kala mereka di-endorse oleh perusahaan teknologi besar semacam Microsoft, Google, Facebook, IBM dan masih banyak lagi perusahaan besar lain yang siap membantu mereka dalam pengadopsian teknologi baru dan infrastrukturnya.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , | 3 Komentar

Melawan Disrupsi Bisnis di Bidang Kesehatan (2)

{ Artikel sebelumnya: Melawan Disrupsi Bisnis di Bidang Kesehatan (1) }

Sepertinya saat ini banyak RS hanya berfokus pada kompetisi antar RS dan membuat strategi untuk mengalahkan kompetitornya, seperti misalnya membuat program-program unggulan, kelengkapan fasilitas medis, pelayanan kesehatan yang baik dan lengkap, dan lain-lain. RS menerapkan strategi bagaimana menggaet pasien sebanyak-banyaknya; menerapkan standar pelayanan, keamanan dan kenyamanan pasien; dan menerapkan efisiensi operasional sebesar-besarnya demi memenangkan persaingan antar RS.

Namun benarkah semua itu relevan?

Sejauh ini RS masih memandang RS lain sebagai kompetitornya. Dan nampaknya semua strategi tersebut masih relevan. Namun sejatinya saat ini RS telah memiliki kompetitor baru, yaitu perusahaan teknologi.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , , | 3 Komentar

Melawan Disrupsi Bisnis di Bidang Kesehatan (1)

Kalau kita lihat beberapa tahun belakangan ini, maka kita bisa mengamati beberapa disrupsi bisnis di beberapa bidang. Sebut saja dengan hadirnya ojek online yang mengganggu bisnis ojek pangkalan; taxi online yang mengganggu bisnis taxi konvensional; e-commerce yang mengganggu bisnis perdagangan, retail dan bahkan distribusi; agen tiket perjalanan online yang mengganggu agen tiket konvensional; penginapan online (Airbnb) yang mulai mengganggu bisnis perhotelan.

Kalau dicermati, semua disrupsi bisnis ini dilakukan oleh perusahaan teknologi yang tidak memiliki sumber daya di bidang tersebut. Sebut saja Gojek yang merupakan pemain ojek online. Gojek ini tidak memiliki armada sepeda motor. Pengemudi yang menjadi mitralah yang memiliki sepeda motornya. Demikian juga dengan Uber atau Grab yang tidak memiliki armada taxi, tapi pengemudilah yang mengusahakan sendiri mobilnya.

Mengapa kita perlu mencermati para pemain disruptif ini?

Kita perlu mencermatinya karena para pemain ini bisa dikatakan “sadis”. Dengan penguasaan teknologi yang prima, mereka bisa menghancurkan bisnis konvensional tanpa ampun. Lihat saja ketika Gojek hadir, maka bermunculanlah banyak ojek online dengan harga kompetitif dan layanan door to door yang kemudian membuat ojek pangkalan tidak laku lagi. Atau lihat saja Uber, Grab dan GoCar yang membuat banyak perusahaan taxi seperti hidup segan mati pun enggan.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , , | 3 Komentar

Materi Presentasi Satpam IoT

Berikut adalah link dari materi presentasi Satpam IoT yang memenangkan Jababeka Start Up Idea Competition. Semoga bermanfaat.

Dipublikasi di Personal | Tag , , , | 1 Komentar