Pemantau Suhu & Kelembaban Udara dengan Wemos D1 Mini + DHT11

Rasanya sudah ratusan tahun sejak terakhir kali ngoprek Arduino. Kali ini ngoprek lagi karena ada mainan baru, yaitu Wemos D1 Mini yang punya chip ESP8266. Kalau boleh dibilang, ini board keren banget. Bentuknya kecil banget. Kompatibel dengan Arduino yang artinya kita bisa memprogramnya dengan IDE Arduino. Itu belum seberapa kalau kita sadari bahwa Wemos D1 Mini ini sudah memiliki modul WiFi build in. Terima kasih karena kehadiran chip ESP8266.

Sekedar catatan, tadinya ESP8266 adalah modul WiFi untuk board Arduino. Tapi ternyata bisa dikembangkan menjadi board sendiri. Dan dengan adanya modul WiFi inilah Wemos menjadi board yang siap untuk IoT (internet of thing).

Memang sih, Wemos D1 Mini tidak memiliki pin sebanyak Arduino. Demikian pula cuma punya 1 pin input analog. Detail lebih lanjut tentang Wemos D1 Mini bisa dilihat di: Wemos D1 Mini.

Wemos D1 Mini

Wemos D1 Mini

Dalam rangka uji coba board mungil ini, saya pun mencoba membuat pemantau suhu dan kelembaban udara ruangan versi IoT. Suhu dan kelembaban akan dikirimkan ke server via internet.

Walau kelihatan rumit, tapi sebenarnya tidak sulit kok. Modalnya sederhana, cukup Wemos D1 Mini plus DHT11 (digital humidity & temperature sensor). Sebenarnya masih ada komponen lain, yaitu modem wifi dan server, hehehe…

Baiklah mari kita buat…
Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Microsoft Developer Festival 2016

Minggu lalu (tepatnya 26/05/2016) saya berkesempatan hadir di acara Microsoft Developer Festival sekaligus merayakan 20 tahun kehadiran Microsoft di Indonesia. Dan yang menarik adalah kehadiran Satya Nadella, CEO Microsoft. Jadi acara ini cukup penting.

Sayangnya tidak banyak hal baru yang dikemukakan di event ini. Berikut foto-foto yang saya ambil saat acara tersebut.

Dipublikasi di Personal | Tag , , | 2 Komentar

Menyimak Live Video di Facebook

Di facebook ada fitur baru, yaitu Live Video. Kita bisa melihat video yang sedang dibuat secara langsung. Pada bagian tengah terdapat peta dengan titik-titik hijau yang berarti pada lokasi tersebut ada live video. Cukup letakkan cursor mouse di atasnya, maka akan muncul video live. Menarik ya?

Screen Shot 2016-05-19 at 8.29.11 AM

Dan ternyata pemirsanya banyak juga, ribuan. Mungkin kelak bakal muncul bintang2 baru dengan pemirsa jutaan.

Screen Shot 2016-05-19 at 8.41.09 AM

Dipublikasi di Personal | Meninggalkan komentar

Connected People

Di era modern ini rasanya sudah tidak asing jika seseorang akrab dengan media sosial yang akan mengkoneksikan dirinya pada orang lain tanpa batasan tempat dan waktu. Sudah jamak kita lihat anak-anak SD sudah fasih berinteraksi dengan piranti bergerak semacam ponsel pintar, tablet, PC/Laptop, dll. Entah untuk main game online, ngobrol dengan teman-teman, upload foto/video, nge-blog, video call, dll.

Sementara saya yang lahir beberapa ratus tahun yang lalu merasa bahagia bisa mengalami perkembangan sedemikian cepatnya dan syukurnya masih bisa mengikuti perkembangan teknologi terutama untuk membantu aktivitas saya. Entah teknologi apa lagi yang akan tercipta 10 tahun ke depan. Mungkin konektivitas sosial akan lebih canggih lagi. Dan semoga saya masih bisa mengikutinya.

Kemudian saya teringat kisah yang diceritakan leluhur tentang bagaimana kehidupan pra teknologi telekomunikasi, yang mana kala itu surat menyurat pun belum bisa dilakukan kecuali jika diantarkan sendiri.

Ya… saya teringat kisah yang diceritakan oleh nenek saya ketika beliau masih kecil. Waktu itu masih jamannya perang dengan Belanda. Begini kisah singkatnya…

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Meninggalkan komentar

Paket Yakin Esok Sembuh

Saya kok sebel dengan pembedaan paket pengiriman seperti paket Reguler dan YES (Yakin Esok Sampai). Karena ternyata paket YES bisa sampai di tujuan ke esokan harinya, sedangkan reguler bisa 3 hari baru sampai. Itu pun kalau beruntung. Kadang 4 hari baru sampai.

Kalau memang jasa pengantarannya sama, petugasnya sama, tujuannya sama, mbok yao (jowo banget) paket yang reguler di-cangking (diangkut) sekalian. Jadi keesokan harinya paket reguler bisa sampai juga. Saya kok jadi berpikir paket yang reguler sengaja ditinggal dulu biar nanti-nanti saja kalau petugasnya luang baru kemudian diantarkan.

Ini sama sebelnya dulu ketika perusahaan pengiriman milik pemerintah yang sempat membuat pembedaan pengiriman menjadi 3, yaitu paket biasa, kilat dan kilat khusus. Mungkin besok dibuat paket kilat mengkilat yang diantarkan Gundala Putera Petir yang bisa 1 jam nyampai. Gubrak…

Ya… saya sebel, semestinya kalau memang bisa diantarkan dengan cepat secepat kilat, mengapa harus ditunda-tunda? Bukannya paket itu cukup dinilai dari besaran dimensi dan beratnya saja? Semestinya kecepatan pengantarannya sama!

Saya jadi membayangkan seandainya ada rumah sakit yang membuat paket seperti itu, misalnya paket biasa, paket cepat sembuh, paket yakin esok sembuh (YES).

Dipublikasi di Personal | Tag , | Meninggalkan komentar

ATM ABC Siwalan

Kalau membaca “siwalan” di judul, itu bukan typo. Tapi sengaja saya tulis “siwalan”. Soalnya kalau saya tulis “sialan” kok kayaknya kasar banget, hehehe…

Kejadian bermula ketika saya mau mengambil uang di ATM sebuah bank ternama, sebut saja ABC (supaya gampang saja, soalnya kalau pakai nama XYZ kok rasanya sulit tertebak #gubrak). Saya pilih pengambilan nominal 500ribu. Ironisnya saat uang keluar, uang langsung tersembur. Ini ATM kurang ajar banget ya? Itu kan uang saya, suka-suka saya mau ambil, eh kok ngasihnya dilempar kayak gitu? Cuma selembar yang masih terjepit di ATM.

Kontan saja saya segera mengumpulkan sebaran uang tersebut dengan terburu-buru, soalnya ATM tidak di dalam box jadi uang tersebar begitu saja. Saat semua terkumpul dan saya lihat kanan-kiri sudah tidak ada lembaran yang tersisa, kemudian uang saya hitung. Ternyata cuma 450ribu. Kurang 50ribu.

Seorang Mbak yang antri ATM juga tidak melihat lembaran yang tersisa di lantai. Bahkan dia ikut membantu cari tapi tidak ketemu.

Saya cek mutasi saldo via e-banking saldonya sudah berkurang 500ribu. Saya pikir yang 50ribu tertelan dan masuk rekening lagi, ternyata tidak. Jadi terpaksa saya relakan uang 50ribu itu hilang.

Dipublikasi di Personal | Tag | 2 Komentar

Yuk Ikut IBM Linux Challenge 2016

Tanggal 11/05/2016 lalu kami mengikuti acara pembukaan IBM Linux Challenge 2016 di Balai Kota DKI Jakarta. Ini kali kedua IBM menyelenggarakan event kompetisi untuk para developer Indonesia. Dan asyiknya, kali ini IBM bekerja sama dengan DKI Jakarta dengan mengusung tema Smart City dan Finansial Daerah.

Kompetisi ini mengedepankan penggunaan dan pengembangan software open source dengan tujuan untuk membangun kemandirian nasional dengan open source.

Oh iya, tema kompetisi dibagi 2, yaitu Smart City dan Finansial Daerah. Jika Anda memilih Smart City, maka harus menggunakan paling tidak 2 komponen ini, yaitu open data Jakarta, Analytics, IoT, dan/atau Mobile. Sedangkan jika Anda memilih tema Finansial Daerah, maka cukup memiliki 1 komponen ini, yaitu Surrounding Applications, Analytics, IoT, atau Mobile.

Sedangkan peserta dibagi menjadi 2 kategori, yaitu Pelajar/Mahasiswa dan Profesional. Untuk detail tahapan kompetisi bisa dilihat di: situs resmi IBM Linux Challenge.

Selamat mengikuti kompetisi

Dipublikasi di Personal | Meninggalkan komentar