Mobil Kebakaran

Hari ini adalah hari yang aneh buat saya. Mungkin ada keterkaitan atas beberapa kejadian hari ini. Dimulai ketika ada acara kursus DAMKAR (pemadam kebakaran) di kantor. Saya memang tidak ikutan. Sempat seseorang bertanya, “Bapak kok gak ikut?” Dengan santai saya menjawab singkat, “tidak”.

Sorenya saat pulang dari kantor saya mendapati banyak bercak air di sekujur tubuh Mbak Avega. Mungkin tadi sempat gerimis, tapi kok mobil-mobil sebelah bersih-bersih saja? Jadi saya pun memutuskan mencucikan Mbak Avega di tukang cuci langganan.

Mbak Avega nampak cantik dan mulus saat memasuki parkir basement. Saat parkir kok saya merasa tidak enak hati ya? Entah mengapa. Jadi saya pun mengecek posisi kanan-kiri. Nampaknya baik-baik saja.

Dan… malamnya… Sekitar pukul 22:00 pintu diketuk. Rupanya Pak Satpam bilang kalau mobil saya kotor karena ada kejadian. Kejadian apa, tanyaku. Kata Pak Satpam, mobil sebelah kebakaran. Gubraaak… Langsung saja saya ke bawah.

Beginilah penampakan Mbak Avega yang penuh dengan debu APAR.

kebakaran_avega

Saya pun segera mengelap sedikit Mbak Avega dengan lap kering dan segera pindah parkir. Besok terpaksa harus cuci lagi, hiks…

kebakaran_honda

Di atas ini mobil yang terbakar sekitar jam 21, parkirnya persis di sebelah Mbak Avega. Untunglah tidak sampai meledak atau pun menjalar ke Mbak Avega.

Puji Tuhan semuanya baik-baik saja. Terima kasih Tuhan. Jadi berhitung… umurnya Mbak Avega baru 5 bulan, kan sayang kalau kenapa-kenapa.

Dipublikasi di Personal | Tag , | 4 Komentar

Eldario Mini versi 2

Saat bekerja di kantor saya mengandalkan sebuah radio kecil yang mudah dan meriah buatan sendiri. Saya memberinya nama Eldario Mini. Cukup simpel dengan mengandalkan komponen minimalis, yaitu Wemos D1 Mini, Si4703, OLED shield dan Rotary Encoder. Tidak perlu amplifier karena Si4703 sudah punya amplifier kecil yang cukup keras untuk headphone. Tidak perlu sumber daya khusus karena Wemos D1 Mini bisa ditenagai oleh charger smartphone atau colokkan saja ke port USB laptop.

Kerennya adalah ketersediaan shield OLED display. Saya cukup puas dengan shield display ini karena tampilannya terang di kegelapan dan tetap bisa terbaca di bawah cahaya yang terang.

Sayangnya versi 1 Eldario mini kurang asyik. Bentuknya besar dan solderan tidak rapi. Maklum saya membuatnya dari PCB generik dan menyambung antar komponen pakai kabel biasa. Jadi saya pun menyempatkan diri mendesain PCB khusus untuk Eldario Mini.

img_4183

Pada versi 2 ini saya mengganti rotary encoder menjadi 3 momentary switch kecil. Fungsinya untuk mengganti frekuensi radio dan mengubah volume.

Uniknya, modul Si4703 disolder di bagian bawah PCB. Jadi PCB tidak melebar tapi tertumpuk. Cukup hemat tempat ya? Hehehe…

Beginilah hasil dari Eldario Mini versi 2 :

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Iseng Ngeprint 3D untuk Eldario

Tempo hari saya iseng belajar SketchUp untuk mendesain panel Eldario (Radio FM). Ternyata seru juga belajar SketchUp. Walau pun aslinya program ini untuk desain arsitektur dan interior, ternyata banyak juga yang memanfaatkannya untuk desain lain, termasuk di bidang elektronika.

screen-shot-2016-11-19-at-2-24-08-pm

Akhirnya saya pun memutuskan untuk memesan pencetakan 3D. Dari 3 vendor yang saya kontak, ada 1 vendor yang respon-nya tercepat dan harganya paling murah. Saya pun mencoba mengorder.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , , | 2 Komentar

C.H.I.P Akhirnya Datang Juga

Tanggal 23 Februari 2016 saya melakukan preorder C.H.I.P di getchip. Karena beberapa masalah internal di mereka, akhirnya baru hari ini 2 buah C.H.I.P pesanan saya datang. Wuih… lama banget yak? Untungnya saya sabar walau pun sebenarnya sebel juga melihat beberapa teman sudah mengopreknya beberapa waktu lalu.

Ini dia penampakan C.H.I.P.

Paket CHIP telah tiba

Paket CHIP telah tiba

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , | Meninggalkan komentar

Mendengarkan Radio

Saya senang mendengarkan radio, tidak hanya ketika di mobil saat membelah kemacetan jalan raya yang nampaknya kian hari kian parah, namun juga ketika coding atau saat santai di apartemen.

Menurut saya, mendengarkan musik dari musik digital lama-lama membosankan. Lagi pula koleksi lagu saya di iPhone/iPod tidak terlalu banyak. Mungkin dalam beberapa jam sudah tuntas mendengarkan semuanya. Dan ketika setiap hari mendengarkan lagu-lagu itu saja, tentu akan membosankan.

Kalau mendengarkan radio lagu-lagunya banyak, ada banyak lagu baru yang baru saya dengar, banyak juga lagu-lagu lama yang sudah lama tidak saya dengar. Di samping tentu saja ada suara penyiar yang kadang kocak menghibur hati. Ketika merasa bosan atau tidak cocok dengan sebuah siaran, maka saya bisa mengganti frekuensi ke siaran stasiun radio yang lain.

dwo_0007-2

Saya suka ketika setiap hari ada saja hal-hal baru yang saya dengarkan dari radio. Itulah mengapa saya belakangan senang ngoprek radio yang sekiranya bisa saya gunakan untuk mendengarkan siaran di segala situasi. Untuk mendengarkan di kantor, saya membuat sebuah radio sederhana yang bisa didengarkan dengan earphone dan ditenagai oleh kabel USB yang terhubung ke laptop. Sedangkan di apartemen saya membuat radio dengan sebuah modul amplifier mini yang cukup untuk membuat sebuah speaker meriuhkan suasana kamar.

Yang pasti, mendengarkan radio itu menyenangkan dan membuat sendiri radio itu membuat hati jadi puas. Ada kepuasan tersendiri ketika bisa membuat sendiri sesuatu yang bisa bekerja dengan baik sesuai dengan keinginan.

Dipublikasi di Personal | Tag | Meninggalkan komentar

Obsesi Radio (Sebuah Catatan)

Rupanya sudah 4 tahun yang lalu sejak saya ngoprek radio dengan Sparkfun Si4703 (Evaluation Board). Saat itu evaluation board ini harganya cukup mahal, yakni $19.95 belum termasuk ongkir dari luar. Dan memang Si4703 ini bagus dan handal. Saat di breadboard berjalan dengan baik. Sayangnya saat disolder ke PCB saya salah sambung sehingga board rusak. Hiks… Saat itu kebetulan sedang sibuk coding dan ketambahan kecewa akhirnya ngoprek radio terlupakan.

Radio Kotak Kardus

Radio Kotak Kardus

Empat tahun kemudian, tepatnya beberapa waktu belakangan ini saya teringat kalau saya masih punya 1 spare Evaluation Board Si4703. Iya memang, waktu itu saya belinya 2, hehehe…

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , , , | 1 Komentar

Simple Cardboard Radio

Radio Kotak Kardus Bekas. Lumayan loh akustiknya. Tapi tidak bisa terlalu keras, bisa bergetar semua, hehehe…

Indonesia Smart Society

Hallo Adik-adik… Kakak iseng membuat radio dan mengemasnya ke dalam sebuah kotak kardus bekas. Kalau sebelumnya kakak menggunakan speaker aktif eksternal, maka kali ini kakak menggunakan modul amplifier PAM8403 yang punya daya output 3W x2. Modul ini cukup murah dan bisa menggunakan tegangan 5V yang bisa diambil dari Arduino Nano. Jadi radio kotak kardus ini bisa bersuara secara mandiri.

Untuk volume tidak bisa maksimal ke level 15 karena di atas level 10 daya yang disedot oleh PAM8303 cukup besar dan nampaknya Arduino Nano tidak dapat memenuhi daya ini sehingga layar jadi berkedip dan suara jadi sember. Mungkin modul amplifier harus dapat daya dari luar Arduino Nano.

Selain itu, perbedaan berikutnya dari seri sebelumnya adalah penggunaan LCD 16×02 dengan backpack I2C yang lebih praktis pengabelannya dibanding modul display Nokia 5110.

Seru ya? Adik-adik juga bisa kok membuatnya sendiri dan mengkreasikan box atau casing untuk radio. Bagus lagi jika radio dikemas…

Lihat pos aslinya 16 kata lagi

Dipublikasi di Personal | Meninggalkan komentar