Memutus Mata Rantai Setan

Kita bisa lihat fenomena saat ini dimana terjadi perang opini, perang hoax, perang berita, saling serang, dan lain2, yang mana kemudian masyarakat jadi terbelah. Ironisnya dengan kemajuan teknologi saat ini menjadikannya berputar kencang bak lingkaran setan. Mbulet… saling serang, saling bantah, saling tuntut, tidak berkesudahan.

Ya benar, sekarang sudah jadi lingkaran setan, penuh aroma kebencian dan permusuhan. Mana yang benar mana yang salah serba gak jelas. Entah siapa mulanya yang setan beneran kemudian menular sehingga semua ikutan jadi setan. Dan tentu saja setan yang sebenarnya tertawa terbahak-bahak di sudut sana melihat putaran yang dimulainya semakin kencang berputar.

Nyatanya saat ini tetap belum mereda putarannya. Walau pun beberapa pihak berusaha mengerem, tapi sebenarnya bukan rem yang dibutuhkan, tetapi gunting (atau tang potong) yang mampu memutuskan mata rantai lingkaran setan ini.

Jadi kalau Anda saat ini sudah menjadi bagian dari mata rantai pusaran setan ini, sebaiknya segera berubah menjadi gunting. Putuskan putaran ini. Jangan jadi penerus pusaran setan.

Tidak perlu membalas benci dengan benci, hoax dengan hoax, permusuhan dengan permusuhan, supaya lingkaran setan itu berhenti. Dan jika Anda belum masuk di lingkaran setan namun punya teman yang terjebak di dalamnya, cobalah bantu teman Anda itu untuk keluar dari lingkaran setan. Syukur-syukur teman itu bisa jadi gunting juga yang bisa memutuskan mata rantai kebencian.

Prinsipnya adalah, jika ada pusaran kebencian atau permusuhan, sebaiknya kita tidak turut terjebak di dalamnya. Namun sebaiknya menjadi pemutus lingkaran setan itu. Lagi pula tidak ada untungnya masuk ke dalam lingkaran setan ini. Lebih baik waktu dan perasaan kita gunakan untuk hal-hal yang lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Setuju?

Salam…

Dipublikasi di Personal | Tag , | 5 Komentar

Eldario versi 2 (Source Code)

{Update: Source code dapat dilihat juga di github: Github: Radio Nano Si4703}

Oh iya, hampir lupa posting source code-nya Eldario versi 2 (Radio FM + Jam). Seperti sudah saya tulis sebelumnya, pada versi 2 ini ditambahkan modul jam. Meski yang ditampilkan cuma hari (disingkat 3 karakter), waktu (jam dan menit), tanggal dan bulan. Minus tahun. Soalnya baris pertama di LCD tidak cukup lagi untuk menampung 4 angka tahun. Sedangkan baris kedua sudah penuh dengan frekuensi dan volume.

Karena saya malas menambahkan tombol tambahan, maka harus dipikirkan mekanisme menyetel tanggal dan jam dengan hanya menggunakan rotary encoder + switch yang sejatinya sudah digunakan pula untuk mengubah frekuensi dan volume. Lagi pula jika ditambahkan tombol khusus bisa terpencet secara tidak sengaja.

Untunglah saya cukup licik sehingga rotary encoder + switch ini bisa digunakan juga untuk menyetel tanggal dan jam. Tapi dengan cara spesial, hehehe…

Mau tau caranya? Lanjut bacanya ya?

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , | 1 Komentar

Eldario versi 2 (Radio FM + Jam)

Sebenarnya PCB sudah jadi sejak seminggu yang lalu. Tapi karena sedang tidak enak body, maka saya baru sempat membuatnya tadi malam. Ini adalah versi ke-2 Eldario (Radio FM). Pada versi 2 ini saya memepetkan modul-modul sehingga bisa menampung modul RTC DS3231. Penambahan RTC DS3231 ini membuat Eldario menjadi sedikit lebih pintar karena sekarang jadi bisa menampilkan jam dan tanggal. Horeee…

Eldario v2

Eldario v2

Sayangnya saya tidak punya komponen DS3231 dan PAM8403 di Fritzing, jadi saya cuma menggunakan header generik. Berikut skematiknya:

Skematik Eldario v2

Skematik Eldario v2

Sedangkan berikut ini layout PCB-nya. Untuk versi etching dalam format PDF bisa diminta via japri.

Layout Komponen di PCB

Layout Komponen di PCB

Daftar komponen:

  1. Arduino Nano v3
  2. Modul Radio FM Si4703
  3. Modul RTC DS3231
  4. Modul LCD I2C 16×2
  5. Modul Amplifier Class D PAM8403
  6. Rotary Encoder Switch
  7. Regulator DC 7805
  8. Dioda IN4004
  9. Elko 47uF/16V (2 buah)
  10. Capacitor 100nF
  11. Resistor 10K Ohm (3 buah)
  12. Speaker 3″ 8 Ohm
  13. Header & kabel
  14. PCB Eldario v2
  15. Adaptor DC 9V
  16. Antena
  17. Casing

Untuk code-nya saya belum selesai menambahkan fitur untuk mencocokkan jam. Saat ini mencocokkannya via sinkronisasi di laptop, hehehe… Nanti saya akan post terpisah source code-nya.

(Update 15/12/2016: Source code bisa dilihat di: Eldario versi 2 Source Code)

Semoga bermanfaat.

~~~

Foto Eldario versi 1:

dwo_0032

Foto Eldario Mini versi 2:

img_4183

~~~

Terkait:
~ Eldario Versi 1
~ Eldario Mini Versi 2
~ Source code Eldario versi 2 (Radio FM + Jam)

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , , | 1 Komentar

Mudahnya Ngoprek Elektronika

Belakangan ini ngoprek elektronika menjadi sangat mudah dan murah. Berbeda dengan beberapa tahun lalu, sekarang sudah banyak modul-modul siap pakai. Belum lagi melimpahnya pilihan microcontroller dan SBC (single board computer) yang sekarang trend-nya semakin murah. Bayangkan saja, microcontroller atau SBC sudah banyak yang harganya di bawah $10 (di bawah seratus ribuan). Tinggal pilih saja, mau mengendalikan sesuatu pakai saja microcontroller dari yang sederhana sampai yang sudah built in WiFi untuk IoT. Mau processing yang kompleks? Pakai saja SBC yang bahkan yang termurah berharga $5 sampai $9.

Belum lama ini saya beli Arduino Pro Mini sudah di bawah Rp 30 ribu. Board favorit saya, yaitu Arduino Nano yang dulu saya beli di atas 100 ribu sekarang sudah 30 ribuan. Dulu Arduino Uno di atas 300 ribuan, sekarang sudah di bawah 70 ribuan.

Asyiknya pula, modul-modulnya sudah tersedia, tidak perlu lagi bikin sendiri. Sensor-sensor juga semakin mudah didapat.

Jadi ingat jaman dulu saat harus bikin sendiri RTC, driver LCD, bahkan minsys sendiri. Sekarang kalau bikin sendiri malah jatuhnya lebih mahal dan tidak seringkas modul yang sudah jadi, hahaha…

Tentu saja hal ini jadi berkah tersendiri bagi yang suka ngoprek. Dan semakin memudahkan bagi orang-orang yang mau belajar elektronika. Tidak hanya memudahkan, juga memurahkan. Dan lagi, tutorial, video dan dokumentasi sudah lengkap di internet. Belajar elektronika jadi bukan hal yang sulit.

Eldario v2

Eldario v2

Beberapa tahun lalu saya membuat Radio FM dengan membuat sendiri minsys, driver LCD, RTC, amplifier dan ditambah sensor suhu dan modul FM Radio. Sekarang tinggal merangkaikan board Arduino Nano, modul I2C LCD, modul RTC, modul amplifier dan modul FM Radio. Semua sudah ada modulnya. Jatuhnya lebih murah. Praktis banget ya?

Dipublikasi di Personal | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Anda Pemarah?

Melihat situasi kondisi belakangan ini, nampaknya masyarakat kita itu mudah sekali marah. Sedikit-sedikit marah, sedikit-dikit marah, hingga akhirnya jadi marah berjemaah.

Saya jadi ingat nasehat teman lama tentang kemarahan. Suatu saat dia bertanya kepada saya bagaimana caranya menangkap kepiting? Bagi saya, kepiting besar dengan sepasang capit kuatnya adalah mengerikan. Terbayang kan sakitnya jika sampai tangan terjepit capit besarnya? Melihatnya saja sudah ngeri, apalagi disuruh menangkapnya? Hiii…

(Gambar diambil dari Wikipedia)

(Gambar diambil dari Wikipedia)

Teman saya cuma bilang, gampang kok cara menangkapnya! Saya pun penasaran bertanya bagaimana caranya.

Rupanya caranya mudah. Begini kata teman saya, ambil tongkat dan ganggu kepiting tersebut sampai dia marah. Ketika kepiting tersebut marah, dia akan mencapit tongkat dengan sangat kuatnya dan tidak akan melepaskannya. Yang kita lakukan kemudian terserah kita. Angkat tongkat tersebut dan masukkan ke kuali dan masak saja kepiting tersebut. Jadilah kepiting itu santapan nikmat.

Teman-teman… membuat marah orang itu ternyata gampang juga loooh… Dan ketika sudah marah, terserah Anda…

Dipublikasi di Personal | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Mobil Kebakaran

Hari ini adalah hari yang aneh buat saya. Mungkin ada keterkaitan atas beberapa kejadian hari ini. Dimulai ketika ada acara kursus DAMKAR (pemadam kebakaran) di kantor. Saya memang tidak ikutan. Sempat seseorang bertanya, “Bapak kok gak ikut?” Dengan santai saya menjawab singkat, “tidak”.

Sorenya saat pulang dari kantor saya mendapati banyak bercak air di sekujur tubuh Mbak Avega. Mungkin tadi sempat gerimis, tapi kok mobil-mobil sebelah bersih-bersih saja? Jadi saya pun memutuskan mencucikan Mbak Avega di tukang cuci langganan.

Mbak Avega nampak cantik dan mulus saat memasuki parkir basement. Saat parkir kok saya merasa tidak enak hati ya? Entah mengapa. Jadi saya pun mengecek posisi kanan-kiri. Nampaknya baik-baik saja.

Dan… malamnya… Sekitar pukul 22:00 pintu diketuk. Rupanya Pak Satpam bilang kalau mobil saya kotor karena ada kejadian. Kejadian apa, tanyaku. Kata Pak Satpam, mobil sebelah kebakaran. Gubraaak… Langsung saja saya ke bawah.

Beginilah penampakan Mbak Avega yang penuh dengan debu APAR.

kebakaran_avega

Saya pun segera mengelap sedikit Mbak Avega dengan lap kering dan segera pindah parkir. Besok terpaksa harus cuci lagi, hiks…

kebakaran_honda

Di atas ini mobil yang terbakar sekitar jam 21, parkirnya persis di sebelah Mbak Avega. Untunglah tidak sampai meledak atau pun menjalar ke Mbak Avega.

Puji Tuhan semuanya baik-baik saja. Terima kasih Tuhan. Jadi berhitung… umurnya Mbak Avega baru 5 bulan, kan sayang kalau kenapa-kenapa.

Dipublikasi di Personal | Tag , | 4 Komentar

Eldario Mini versi 2

Saat bekerja di kantor saya mengandalkan sebuah radio kecil yang mudah dan meriah buatan sendiri. Saya memberinya nama Eldario Mini. Cukup simpel dengan mengandalkan komponen minimalis, yaitu Wemos D1 Mini, Si4703, OLED shield dan Rotary Encoder. Tidak perlu amplifier karena Si4703 sudah punya amplifier kecil yang cukup keras untuk headphone. Tidak perlu sumber daya khusus karena Wemos D1 Mini bisa ditenagai oleh charger smartphone atau colokkan saja ke port USB laptop.

Kerennya adalah ketersediaan shield OLED display. Saya cukup puas dengan shield display ini karena tampilannya terang di kegelapan dan tetap bisa terbaca di bawah cahaya yang terang.

Sayangnya versi 1 Eldario mini kurang asyik. Bentuknya besar dan solderan tidak rapi. Maklum saya membuatnya dari PCB generik dan menyambung antar komponen pakai kabel biasa. Jadi saya pun menyempatkan diri mendesain PCB khusus untuk Eldario Mini.

img_4183

Pada versi 2 ini saya mengganti rotary encoder menjadi 3 momentary switch kecil. Fungsinya untuk mengganti frekuensi radio dan mengubah volume.

Uniknya, modul Si4703 disolder di bagian bawah PCB. Jadi PCB tidak melebar tapi tertumpuk. Cukup hemat tempat ya? Hehehe…

Beginilah hasil dari Eldario Mini versi 2 :

Dipublikasi di Personal | Tag , , , , , | 1 Komentar