Bagaimana Mencetak ke Printer Dot-Matrix dari Browser (Bagian 1: Latar Belakang)

Wah… Judulnya panjang sekaleee. Disengaja, biar dari judulnya saja sudah ketahuan kalau akan membahas bagaimana mencetak ke printer dot-matrix dari browser. Tulisan ini dibagi menjadi 5 bagian, yaitu: Latar Belakang, Skenario, Aplikasi DwoPrn, Mencetak Cara 1 dan Mencetak Cara 2. Yang jelas, ini suatu terobosan yang dapat memudahkan kita mencetak ke printer dot-matrix dari browser. Contoh aplikasinya misalnya untuk mencetak kwitansi dengan kertas rangkap dari browser.

Latar Belakang

Perkembangan teknologi jaringan dan aplikasi saat ini sudah sangat maju. Sudah menjadi hal yang umum kalau aplikasi sekarang menggunakan jaringan-kerja (network) secara intensif. Tidak hanya data yang tersimpan di komputer server, tetapi aplikasinya sendiri pun sekarang mulai banyak tersimpan dan dijalankan di server.

Saya tidak akan membahas tentang jaringan dan aplikasinya secara mendetail, tetapi perkenankan saya menekankan kalau sekarang aplikasi telah bergeser ke aplikasi berbasis web (web-based). Sebenarnya ini bukan barang baru, tetapi telah ada sejak internet itu sendiri ada. Namun perkembangannya tidak sepesat aplikasi berbasis client/server. Dan sampai sekarang masih banyak kekurangan yang melekat pada aplikasi berbasis web ini. Seperti kita tahu, banyak orang masih pesimis kalau aplikasi berbasis web mampu menggantikan secara total aplikasi stand-alone atau client/server yang memang telah sangat matang digunakan untuk memudahkan urusan kita. Bahkan developer/programmer pun masih intensif menggunakan teknologi client/server (dan juga n-Tier) untuk membangun aplikasi yang kompleks, seperti misalnya program Akunting, dan lain-lain.

Tetapi teknologi berbasis web sekarang ini telah berkembang dengan sangat cepat dan mulai banyak perusahaan yang menggunakan dan membangun aplikasi berbasis web. Demi efisiensi, banyak vendor software besar memfokuskan diri untuk membangun infrastruktur aplikasi berbasis web. Sebut saja Apache.org (Apache), SUN (Java & turunannya), IBM (websphere), Microsoft (IIS, FrontPage extention, ASP dan ActiveX), PHP & Zend (PHP), dan masih banyak lagi yang lain. Semuanya berinvestasi baik waktu, tenaga dan uang untuk membangun infrastruktur dan tools pengembangan aplikasi berbasis web sehingga kita dapat dengan mudah membangun aplikasi berbasis web. Pendekatan yang dilakukan masing-masing vendor juga berbeda-beda, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Dan dari semuanya, ada satu masalah penting, yaitu ketika kita harus mencetak ke printer dot-matrix. Bukan printer dot-matrixnya yang bermasalah, tetapi bagaimana caranya agar kita dapat mencetak ke dot-matrix dalam modus text (bukan dengan modul graphic seperti yang disediakan secara default oleh Windows) seperti yang dapat dilakukan dengan mudah oleh Clipper dan aplikasi DOS pada zaman dulu. Ini bukan masalah kalau kita menggunakan program client/server biasa yang aplikasinya dijalankan di komputer client. Dengan program client kita dapat menggunakan metode kirim data ke port printer dengan mudah. Dan jika kita menggunakan tools pemrograman visual seperti VB dan Delphi, masalah ini dapat diatasi dengan mudah dengan menggunakan komponen pencetakan yang dapat didownload dari internet. Jika di Delphi saya suka menggunakan unit RawPrint yang dapat mencetak secara native di printer dot-matrix.

Di Linux kita dapat mencetak ke printer dot-matrix dengan mudah dan cepat dengan aplikasi lpr. Demikian dengan command prompt di Windows dengan mengirim tampilan ke device printer (prn, lpt1, lpt2, dst). Tetapi sayangnya masih sulit untuk mengintegrasikan cara ini ke browser sehingga ketika menekan tombol cetak (atau hyperlink), maka printer dot-matrix kita di komputer client segera mencetak.

Mungkin dengan script (di Linux) atau Batch File (di Windows) masalah ini dapat dipecahkan, tetapi sayangnya saya sudah menghabiskan waktu dan otak yang berlebih hanya untuk mengatasi masalah ini. Dan sampai sekarang belum ada pemecahan yang terbaik dan elegan.

Sedangkan banyak developer yang pasrah dengan pencetakan modus grafik dari browser. Atau jika harus mencetak dalam modus text di dot-matrix, mereka lebih suka mengembangkan aplikasi berbasis client/server biasa. Yang lebih kenes ada juga yang memaksakan diri mencetak dengan format PDF (portable document format). Padahal upaya untuk melakukan hal tersebut sangat berat!

Solusi!

Nah, bulan Desember 2005 kemarin, saya memiliki pemecahan yang rada radikal, yaitu menggabungkan aplikasi kecil di client dengan aplikasi web saya. Aplikasi kecil ini dibuat dengan Delphi tapi hanya aplikasi console biasa tanpa GUI. Dan kemudian dengan sedikit berbelit akhirnya dapat diintegrasikan dengan aplikasi web saya yang dibangun dengan PHP.

Mengapa Harus Susah-susah Sih?

Nah, ini dia. Kalau sekedar mencetak dari browser sebenarnya sangat mudah. Kita cukup menekan tombol Ctrl+P atau gunakan saja JavaScript (code: window.print). Sayangnya metode ini mencetak dalam modus grafik sehingga tidak cocok dengan printer dot-matrix yang secara native bekerja pada modus text. Kecepatan mencetak dot-matrix dalam modus text belum dapat disaingi oleh printer jenis lain kecuali laset-jet. Tetapi keuntungan utama penggunaan printer dot-matrix selain modus text-nya adalah jika dibutuhkan pencetakan rangkap. Tidak perlu mencetak 2 kali untuk membuat cetakan rangkap 2. Cukup sekali cetak saja dengan menggunakan kertas rangkap (two-ply atau lebih). Inilah keunggulan utama printer dot-matrix selain murahnya biaya operasional dan mudahnya perawatan.
Masih banyak perusahaan yang membutuhkan pencetakan rangkap, bahkan lebih dari rangkap 2. Dari pada mencetak berulang-ulang, lebih baik cetak sekali dengan menggunakan kertas rangkap. Dan ini hanya bisa dilakukan oleh printer dot-matrix.

Mengapa harus mencetak lebih dari 1? Nah ini dia. Kebanyakan pencetakan rangkap ini dilakukan dalam rangka mencetak bukti transaksi. Bukti pertama dengan kertas putih diberikan kepada pihak kedua (pembeli) sedangkan bukti kedua dengan kertas berwarna lain (hijau misalnya) tetap dipegang oleh perusahaan untuk arsip dan keperluan bagian keuangan. Lihat saja swalayan (supermarket, minimarket, dan yang sejenis) atau toko buku besar, mereka masih menggunakan printer dot-matrix (mungkin line-printer mini yang hanya dapat mencetak dengan lebar kertas tertentu) untuk mencetak bukti transaksi rangkap.

Konyolnya masih ada saja perusahaan yang membutuhkan bukti transaksi rangkap lebih dari 2. Ada yang membutuhkan rangkap 4 sampai 5. Contohnya saja perusahaan yang memerlukan kerja sama dengan pihak ke-3, ke-4, dst. Sebagai gambaran adalah Poli Klinik. Poli Klinik membutuhkan rangkap 3 bukti transaksi, 1 untuk pasien, 1 untuk poliklinik itu sendiri dan 1 untuk dokter pemeriksa (biasanya untuk claim honor dokter).

Selain itu kadang diperlukan pencetakan di suatu formulir atau kertas pre-printed yang mengharuskan text dicetak dalam posisi koordinat tertentu. Biasanya formulir atau kertas pre-printed ini menggunakan standar pencetakan text. Mau mencoba mencetak dalam modus graphic di formulir atau kertas pre-printed ini? Percayalah, sulit sekali! Terutama agar text yang tercetak dapat diletakkan di posisi yang seharusnya.

Kesimpulan

Peran & fungsi printer dot-matrix sampai saat ini masih saja diperlukan walau pun kini telah bertebaran printer-printer canggih yang dapat mencetak fotografi level profesional. Printer ini terutama dibutuhkan oleh bidang usaha yang membutuhkan pencetakan rangkap, tidak hanya bukti transaksi, tetapi juga laporan-laporan yang harus dicetak rangkap. Dari pada mencetaknya berulang-ulang yang mengakibatkan biaya operasional printer tinggi & waktu menjadi terbuang percuma, maka kita dapat menggunakan printer dot-matrix dengan kertas rangkap. Hemat waktu dan hemat biaya (listrik, pita, kertas, dll).

Selain dikenal dengan biaya operasionalnya yang murah (murahnya pita printer), printer dot-matrix juga terkenal dengan kemudahan pemeliharaan dan perbaikan. Karena suku cadangnya melimpah dan murah, biaya pemeliharan dan perbaikan juga menjadi murah.

Sayangnya fitur utama printer dot-matrix ini belum digunakan secara maksimal oleh aplikasi berbasis web. Mungkin para developer beranggapan bahwa printer dot-matrix telah ketinggalan jamah dan sudah selayaknya diganti dengan teknologi printer yang terbaru (deskjet, laserjet, bubblejet, dll). Dan lagi para developer menganggap bahwa pencetakan rangkap sudah tidak efisien dan efektif lagi. Bukankah lebih baik untuk keperluan internal, kita cukup melihat di layar monitor saja? Cukuplah preview laporan. Hemat waktu dan kertas. Bahkan kini pencetakan itu pun sudah dianggap tidak relevan lagi. Istilahnya sekarang jaman paperless-office.

Wah, tapi nyatanya sekarang masih banyak orang yang menggantungkan nasibnya pada selembar kertas bukti transaksi! Mungkin di luar negeri paperless-office ini sudah jamak, tetapi di Indonesia orang masih sulit meninggalkan tradisi bukti tertulis (tercetak) walau pun seringkali dapat dengan mudah dipalsukan sehingga keabsahannya diragukan. Oke lah, untuk Indonesia istilahnya diganti saja: less-paper office yang tetap menggunakan kertas tapi dalam jumlah yang sangat sedikit.

Lalu Apa?

Oke lah, mungkin pemikiran orang/perusahaan berbeda-beda. Tidak ada salahnya menambah khasanah dunia pemrograman dengan menggabungkan dua dunia, yaitu dunia modern (aplikasi berbasis web) dengan dunia semi-modern (nggak enak kalau menyebutkannya sebagai kuno) yang masih membutuhkan bukti transaksi tercetak.

Kalau pembaca belum bosan, atau mungkin mengalami kebutuhan yang sama dan merasakan kebuntuan pemecahannya, atau mungkin hanya ingin tahu bagaimana caranya, atau hanya iseng ingin membaca artikel ini, silakan baca lebih lanjut bagian selanjutnya:

Index

1. Bagian 1: Latar Belakang (Artikel ini)
2. Bagian 2: Skenario
3. Bagian 3: Aplikasi DwoPrn
4. Bagian 4: Mencetak Cara 1
5. Bagian 5: Mencetak Cara 2

Iklan

17 pemikiran pada “Bagaimana Mencetak ke Printer Dot-Matrix dari Browser (Bagian 1: Latar Belakang)

  1. selamat sejahtera… saya nak tahu tentang masalah – masalah sering berlaku pada dot matrik dan kerosakan dot matrik….

  2. kghvuygyg9io[ninm[ok-intyu
    jlkgbytiob;’po,]pp[l,poimiout5edxsdfrfwdfhjhgdfjjhrfyhjujhghklkjhghkkjhhgfgujhuttuurtyio0[ookuhgbvdftgvh

  3. Gan, Tolong Donk Script PHP tuk setting kertas Letter (Kertas Rangkap)dan kirim data dari MySQL Langsung ke Printer Dot Matrix. Masalahnya saya bikin program gaji karyawan, ketika slip gaji di view ke browser berat, jadi saya ingin data langsung ke printer dot matrix saja tanpa di vew.

  4. thx infonya. omong2x soal tulisan anda mengenai programmer freelance dapatkah saya bergabung. saya sangat familiar dengan clipper5.2, dan pengalaman sejak 1996. pengalaman saya sebagai development manager di sebuah softwarehouse, dan sekarang bekerja freelance. mohon infonya.

  5. Pak saya sangat tertarik dengan artikel ini, saya coba download file dwoprn.exe, tetapi gagal terus.. Mungkin ada mirror lain.., atau kalau tidak keberatan mohon dikirim ke wkawit@gmail.com
    terimakasih sebelumnya..

  6. untuk web server.nya saya menggunakan linux (ubuntu), sedangkan client.nya menggunakan win.7
    Klo untuk win.7 solusinya gimana ya…??
    Terimakasih banyak atas pencerahannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.