Arti Sebuah Keset Welcome

“Apa bahasa Inggrisnya keset?”

Jika ada yang bertanya demikian, maka dulu (saat kanak-kanak) pasti akan dijawab: “Welcome.”

Mengapa bisa jawabannya “Welcome”? Ya karena jaman dulu kebanyakan keset bertuliskan kata “Welcome” alias “Selamat Datang”. Begitulah guyonan (gurauan) versi jadul (jaman dulu). Padahal bahasa Inggris dari keset sebenarnya adalah doormat.

Tetapi ternyata sebuah keset dengan tulisan “Welcome” itu memiliki makna yang dalam. Apa maknanya? [ Gak penting? Baca dulu deh. Dijamin nyesel. Weks… ]

Makna Sebuah Keset Welcome

  1. Sebuah Sambutan. Keset dengan tulisan Welcome menyambut para tamunya bahkan sebelum pemilik rumah membukakan pintunya. Seolah-olah Sang Keset itu berkata: “Selamat Datang” dengan senyumya yang ramah. Sayangnya sekarang banyak keset dengan tulisan yang lain, misalnya: “Keset Dahulu Sebelum Masuk”, “Jagalah Kebersihan”, atau bahkan keset dengan nama-nama hari yang harus diganti sesuai dengan hari.
  2. Membersihkan Para Tamu Sebelum Masuk. Selain untuk menyambut, Keset Welcome sesuai kodratnya sebagai keset, maka digunakan untuk membersihkan kaki atau alas kaki tamu. Diharapkan kaki atau alas kaki tamu bersih sehingga tidak mengotori rumah. Filosofinya adalah agar para tamu dapat sejenak membersihkan hati agar tidak mempengaruhi pemilik rumah. Segala kotoran seperti amarah, dendam, iri dan lain-lain dihilangkan di keset.
  3. Tempat Sejenak Menunggu. Ya, karena diletakkan di depan pintu, maka sebelum pintu dibukakan, tamu dapat berdiri di keset saat mengetuk pintu atau saat menekan tombol bel pintu. Makna filosofinya apa ya? Ya embuh. Tapi dalam menunggu tersebut diharapkan para tamu dapat merasa nyaman dan bersih. Kalau bisa dalam menunggu itu segala perasaan negatif dapat mengendap sehingga saat bertemu dengan pemilik rumah jadi lebih bersih hatinya.
  4. Menjaga Agar Tetap Bersih di Dalam. Ya, paling tidak kotoran sudah tersaring di pintu masuk. Filosofinya adalah kita memiliki usaha pencegahan agar tetap bersih dan mencegat kotoran tetap di luar sehingga tidak masuk.

Yah, inilah tulisan yang tidak mutu babar-blas. Tidak penting babar-blas. Lha wong lagi tidak ada ide nulis blog, padahal sempat mencanangkan tekat menulis blog setiap hari. Atau paling tidak 2 hari sekali. Nyesel bacanya ya? Terutama karena buang-buang bandwidth? Hihihi… sorry.

Tapi tulisan tentang keset ini sebenarnya sudah sempat menjadi ide berbulan-bulan yang lalu. Soalnya ternyata ada beberapa kantor, rumah, perguruan tinggi, dll yang ternyata tidak menyediakan keset. Alhasil ruangan jadi kotor sekali. Apalagi musim hujan seperti saat ini.

Selain kotor juga jadi becek. Wueks… tidak enak dilihat deh pokoknya. Yang kasihan adalah bagian kebersihan seperti cleaning service atau office boy yang jadi lebih sering membersihkan lantai. Tidak jarang saat mereka membersihkan ada saja orang yang lewat sehingga lantai jadi kotor lagi. Kasihan ya? Aku sendiri saat lewat ketika mereka sedang membersihkan lantai jadi merasa bersalah karena mengotori lantai lagi.

Iklan

12 respons untuk ‘Arti Sebuah Keset Welcome

  1. Yah…meskipun tulisan di atas di bilang tidak bermutu babar-blas,tidak penting babar-blas…tapi memang bener,keset itu sepertinya sederhana padahal dia sudah banyak berperan untuk kita…
    Kalau saja ada keset….pasti cleaning service-nya ga’ akan terlalu lelah membersihkan lantai,tapi karena tak ada keset cleaning service-nya jadi tambah lelah membersihkan lantai yang kotor.
    Dan sayangnya orang yang lewatpun seolah cuek aja ada cleaning service ini….
    Duh keset…..begitu sederhananya dirimu ada,tapi peranmu sudah banyak membantu…
    Terimakasih keset pintuku…meski kamu tidak ada tulisan welcome-nya,tapi kamu setia menampung kotoran kakiku setiap kali aku melalui pintu …:-)

    Kalau pak Markus bilang
    Pertama !!! he he he…..

    Dan pak Jsofian bilang
    Kedua….hi..hihihi

    Aku bilang….
    Ketiga….ha..ha..ha…

    Keset tetap bilang….
    Selamat datang….

    Daddy bilang apa…?

  2. Ini yang ke-empat nih.
    Lho … saya kok ikut-ikutan latah sih.

    Keset itu ada menyeramkan lho…. yaitu KESET-ANAN
    Ada juga yang perlu dijaga yaitu KESET-HATAN
    Tapi ada juga yang berbahaya yaitu … KESETRUM

    @ Nit Nut
    Nama anda mengingatkan saya tentang seseorang di Yogya. Sekitar tahun 90-an saya kenal cewek cantik yang namanya Nit Nut, kuliahnya di USD.
    Ahh …. mungkin hanya kebetulan nama panggilannya sama.

    Siapa yang kelima ya ???

  3. Dear Nit Nut (Anita),
    Lho… selama pakai Daddy pasti bisa diidentifikasi. Hahaha…

    Kalau ternyata bukan Anita….?
    Sebegitu yakinnya kalau Nit Nut itu Anita……:-)

    @ Nit Nut
    Nama anda mengingatkan saya tentang seseorang di Yogya. Sekitar tahun 90-an saya kenal cewek cantik yang namanya Nit Nut, kuliahnya di USD.
    Ahh …. mungkin hanya kebetulan nama panggilannya sama.

    Iya mungkin kebetulan aja namanya sama….
    Karena kebetulan saya bukan dari Yogya…
    Kalau gitu salam kenal deh pak Paijo…..:-)

  4. @ pak Dewo
    Nit Nut yang saya kenal dulu nama aslinya memang Anita, kok kebetulan juga sama dengan hasil identifikasinya pak Dewo. Dia teman KKN-nya istri saya ( Mat 89 ) di sekitar Cangkringan, persisnya lupa tapi pokoknya dekat-dekat situlah.

    @ Nit Nut
    Di dunia ini memang banyak hal yang kebetulan. Salam kenal juga untuk sdri Nit Nut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.