Pijat Refleksi

Dua hari belakangan my body is not delicious alias sedang tidak enak badan. Flu mulai menyerang dengan pilek yang sangat mengganggu. Gara-gara lembur beberapa hari sebelumnya.

Nah, kemarin Bune dan Pak Hari ngajakin pijet refleksi. Konon biar tubuh jadi enak. Bune dan Pak Hari adalah langganan tetap jasa pijat refleksi ini jadi omongan mereka setidaknya bisa dipercaya. Nah, aku yang sedang tidak enak body jadi tergiur ingin dipijet juga dengan harapan bisa segera fit kembali. Padahal aku dulu pernah punya pengalaman tidak enak dengan pijat refleksi, setelah pijat badanku langsung meriang 3 hari.

Rencana semula sih aku mau tinggal di mess sedangkan anak-anak yang lain pergi mengantar Bune ke travel sekaligus makan makan malam. Sedangkan aku titip dibelikan makan malam saja. Tapi karena iming-iming pijat refleksi yang bisa bikin tubuh delicious akhirnya aku ikut dan mengenyampingkan flu-ku.

Tempat pijat refleksi di BTC terletak di lantai dasar. Kesan dari luar remang-remang. Wah, perasaan jadi ngga enak nih. Jangan-jangan pijat plus-plus. Masuk ke dalam tambah ngga enak karena lebih remang-remang lagi. Untungnya perasaanku salah. Di dalam semuanya sopan-sopan kok. Mungkin tempatnya memang sengaja didesain begitu biar tubuh dan pikiran kita rileks.

Akhirnya kami dipijet. Aku dipijet oleh seseorang yang pijetannya maksa. Pijetannya sengaja ditekan sekeras-kerasnya. Maklum, walau pun aku tidak menampakkan gejala kesakitan dan juga tidak mengeluh, tapi dalam hati sudah teriak-teriak kesakitan. Jadi kayak disiksa saja.

Setelah terbiasa dengan penyiksaan itu akhirnya aku sedikit bisa terlena dan hampir ketiduran sampai penyiksaannya ditambah kekerasannya. Rupanya si pemijat ngga rela aku ketiduran. Alhasil pijetannya semakin diperkeras. Weks…

Sejam berlalu dan pemijatan akhirnya harus diakhiri karena bagian-bagian tubuh yang diobok-obok sudah cukup. Waktu mencoba berdiri baru terasa pegel-pegel di bagian betis, bahu, pinggang, dll. Rupanya tubuhku yang tadinya tidak apa-apa dan hanya pilek doang malah sekarang ketambahan pegel-pegel. Jalan jadi tidak lempeng lagi. Paling kentara adalah Pak Hari yang tubuhnya jadi miring dan tampak lemes. Jangan-jangan memang sudah dari dulunya begitu dan bukan karena dipijet ya? Hehehe…

Habis makan di KFC langsung pulang dan langsung tidur mak-blek. Paginya bangun dengan tubuh pegel-pegel dan sakit semua. Untung aku tidak sampai meriang seperti dahulu kala ketika pertama kali dipijat refleksi. Alamak… kayaknya aku tidak cocok dengan pijat-pijatan refleksi. Ke depannya aku tidak akan tergiur lagi dengan janji-janji surga pijat refleksi.

Iklan

24 respons untuk ‘Pijat Refleksi

  1. Kalau begitu, yang cocok untuk pak Dewo adalah pijat komplit di Semarang. Habis pijet dijamin seger dan sehat lahir batin pak. Terimakasih dan salam eksperimen.

  2. Bro, itu pijet refleksi plus-plus ya? Plus pegel2 he he he…
    Lain kali kalau habis pijet refleksi, bagian tubuh yang dipijat segera diberi minyak kayu putih / minyak angin yang agak hangat & jangan kena air dulu untuk 1 jam. Kalau dilanggar ya itu hasilnya plus pegel.
    Aku pribadi kurang suka pijet refleksi, kalau terpaksa paling minta tolong istri buat pijet bagian2 yang sakit. Jadi kalau lagi sakit radang tenggorokan ya cukup titik yang berhubungan dengan tenggorokan dipijit.
    Bro, kapan balik semarang lagi? Sekali2 coba mampir di rumah makan saya dong…
    GBU

  3. @ J4p
    Ternyata ada pantangannya ya. Sampean punya rumah makan di Semarang to, kasih tahu nama dan alamat rumah makannya ke kita-kita supaya kalau kebetulan ke Semarang bisa mencoba menu andalannya. Lebih bagus lagi kalau sekalian bagi-bagi kartu discount. Halah … maunya kok discount terus. Terimakasih dan salam eksperimen.

  4. @Dear Bro Ferry ZK (#1),

    Wah, plus-plusnya apa dulu? Ntar malah haram loh.

    ~~~

    @Dear Paijo (#2),

    Pijat komplit pakai telor ya? Hihihi… kayak nasi goreng aja 😀

    ~~~

    @Dear j4p (#3),

    Wah, boleh tuh mampir rumah makannya. Di mana Pak?

    ~~~

    @Dear Paijo (#4),

    Iya yah, lebih enak kalau dapat diskon. Hihihi…

    Salam.

  5. Kalau di Semarang, silakan mampir di RM. Hot Joyo, Jl. Anjasmoro Raya V/11.
    Bukan RM saya tapi punya mertua. Menu andalan ayam goreng, ayam bakar, sop buntut. buntut goreng & tongseng cakar.
    Sorry ya, aku kok malah promosi… he he he… Kalau pas mampir, bilang aja mau ketemu sama Anton, ini nama asliku.. yang J4P inisialku, orang rumah ndak ada yang tau..
    GBU.

  6. Dulu saya orang paling anti kerokan karena gak tahan sakitnya seperti dicakar-cakar kucing. Tapi sekarang saya kerokan juga kalau pas pegel-pegel atau mriang karena habis kerokan menjadi lebih enak.

    @ J4p
    Nama rumah makanya keren juga ada kata HOT-nya segala. Dari namanya, saya kira ada menu hotdog, ternyata hotchick ( ayam panas alias ayam bakar ) dan hottail ( buntut panas alias sop buntut ). Yang bikin penasaran, itu lho yang tongseng cakar karena seumur-umur saya baru kali dengar namanya.
    Terimakasih dan salam eksperimen.

  7. Nama HOT JOYO punya banyak cerita. Dulu akhir tahun 90an ada peraturan pemerintah yg melarang nama pahlawan & istilah asing dipergunakan pd toko, rumah makan/warung & gedung pertemuan. Na… Kata “HOT” ini jg dipermasalahkan. Kita kasih alasan HOT itu singkatan dr Hormat Orang Tua (pasti) Joyo (Jaya). Setuju bro? Gbu.

  8. @Dear Paijo (#11),

    Aku sih tidak anti dikerok, cuma kalau dikerok pasti kegelian dan kesakitan (kayak dicakar kucing, hihihi…). Tapi habis dikerok emang terasa enak. Mak-nyos gitu.

    ~~~

    @Dear j4p (#12),

    Wah rupanya HOT-nya ada maknanya. Setuju banget. Semoga sukses.

    GBU.

  9. @Dear Paijo,
    tongseng Cakar ini hasil experiment istri & mertuaku. Cakar ayam yang dulunya kurang laku, sekarang malah jadi salah satu menu favorit.
    Makanya, kalau anda ke Smg, mampir aja ke tempat kita, lokasinya deket sama bandara A. Yani.
    GBU & salam experiment juga.

  10. Maaf kalo boleh kasih saran : kalo bisa cari tenaga terapi pijat yang profesional yaa, Bapak karena pijat itu ada ilmu-nya, teknik, dan ada titik di badan yang harus di pijat dengan benar. Kalo salah mungkin seperti yang Bapak rasakan. Pijat yang baik akan terasa enak, fit, segar dan sehat di badan setelah dipijat serta tidak akan terasa sakit manakala di pijat lho…

  11. Saya juga penggemar refleksi dan massage 🙂
    Sudah hampir semua tempat di jakarta saya coba, dan baru-baru ini saya ketemu tempat Refleksi dan Massage yang benar2 enak dan nyaman, sangat berbeda dari tempat2 lainnya, namanya Relax Box di daerah Pantai Indah Kapuk, tempatnya sangat mewah namun harganya sangat standart.
    Mereka terbilang berani dengan harga standart tetapi menggunakan kursi sofa reclining import kulit asli, di lantai 1 juga ada cafe dan barber shop. Jadi sekalian saya makan minum dan potong rambut bersama anak2 saya.
    Demikian sharing dari saya.

    oh iya, untuk alamat lengkapnya saya lupa, tapi di komplek ruko Mediterania 2 Pantai Indah Kapuk. untuk info alamatnya silahkan tanya sendiri yah 🙂 ke no. 021-5882692

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.