5 pemikiran pada “Mengundurkan Diri

  1. Hwaaa…ka….ka…. 😆 😆 😆

    Kebijakan si Wedo persis sama sayah….

    Sayah ndak pernah nahan-nahan orang nyang mau keluwar dari perusahaan…..

    Bagus…. Bagus…..

    Semoga karyawannya pada mbaca ya boss…… :mrgreen:

    ~~~
    Iyo Bos. Daku yakin mereka punya pertimbangan sendiri saat resign. Mungkin itu yg terbaik bagi mereka. Tidak perlu ditahan2 lah.

  2. hahahahah lucu banget deh, biasanya kalau ada yang resign pasti ditahan-tahan

    ~~~
    Mereka (yg mau resign) salah berhadapan dengan siapa (daku). Soalnya daku tidak pernah menahan-nahan. Hehehe…

  3. hahaha… biasanya orang yang mau keluar adalah ingin memperbaiki taraf hidup, lebih baik sebelum ingin keluar bicara baik-baik sama atasan bisa gak gajinya di naikin lagi? kalau gak bisa baru deh cari yang lain….

    ~~~
    Nah itu dia. Masalahnya banyak yg bilang resign karena maksud lain, misalnya untuk menggertak perusahaan, minta gaji lebih, dll.

  4. “tapi pak, sebelum ada yang mengundurkan diri kan seharusnya bapak menahan saya dan memberi penawaran kenaikan gaji”

    “iya, itu kalau anda memang dibutuhkan perusahaan ini”

    jleb

    ~~~
    Hihihi… iya. Kayaknya akan ada sequel-nya nih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.