R.E.A.C.H

Dalam raker (rapat kerja) minggu lalu daku kembali diingatkan pentingnya prinsip untuk berhubungan atau berkomunikasi interpersonal. Prinsip ini disingkat REACH, yaitu: Respect, Empathy, Audible, Clarity, Humble. Daku yakin sebagian besar dari kita sudah mengerti hal ini. Namun seperti halnya daku, kebanyakan dari kita belum menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mengapa bisa demikian? Rupanya banyak penghalang dari dalam diri kita sendiri yang membuat kita tidak dapat (atau ogah/gengsi) menerapkan REACH ini. Terutama jika harga diri atau ego kita terlalu besar. Hahahaha…

Padahal keberhasilan kita dalam hidup, berkeluarga dan bekerja sangat ditunjang oleh keterampilan dalam berhubungan atau berkomunikasi interpersonal.

Iklan

8 pemikiran pada “R.E.A.C.H

  1. .
    Dulu taon 1995, sayah punya ponsel AMPS, mereknya REACH. Buatan Jepang….

    **eh, ndak nyambung ya..??**

  2. nahhhhh ini pentiingggg hihihihi…

    “Terutama jika harga diri atau ego kita terlalu besar…”

    hehehe ini bentul sekali khususnya buat yang empunya blog wakakaka… lebih khusus sekali di poin Respect sama Humble nya wakakaka…

    hmmm biasanya kita gampang “Respect” sama orang yang kita anggap “lebih” atau minimal “setara” dengan kita tapi ketika kita menganggap seseorang “dibawah” kita, seringkali kita meremahkan orang tersebut meski kadang kalau kita mau mendengar atau sedikit “Humble” bisa saja ada ide-ide atau pemikiran yang barangkali tidak terpikirkan oleh kita, nah bagaimana bisa kita selalu “Respect” kalau ego kita sering menutup kemampuan untuk “Humble”…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.