Demo Untuk SBY, Kebanjiran dan Jual Mobil (Sekalian Nulisnya)

Selagi nonton TV yang sedang heboh menayangkan demo disana-sini yang mengecam kinerja Presiden SBY dan Boediono dalam 100 hari pemerintahannya, daku malah mendapat berita heboh yang lain. Yaitu tentang banjir di perumahan Graha Wahid, Semarang. Peristiwa ini jadi heboh banget karena di sanalah keluargaku bermukim.

Tentu saja daku tidak langsung percaya karena Graha Wahid termasuk di lokasi yang tinggi. Berkali-kali hujan yang mengakibatkan banjir di Semarang belum pernah membuat Graha Wahid kebanjiran. Daku jadi percaya saat Sisi mengirimkan foto banjir yang menggenang di ruang tamu setinggi mata kaki.

Weks… Kalau di dalam rumah saja setinggi mata kaki, maka di luar seberapa tingginya ya? Kemudian Sisi menggambarkan kalau di jalanan banjir sampai melampaui ban mobil sedan.

Informasi terakhir dari satpam Graha Wahid ternyata ada tanggul yang jebol. Jadi airnya meluap membanjiri perumahan. Cluster lain malah ada yang lebih parah. Akhirnya para penghuni kebanyakan mengungsi ke hotel atau ke rumah keluarganya yang aman.

Syukurlah kemudian Sisi dan anak-anak dijemput papa dan mama dan mengungsi ke perumahan Sinar Waluyo. Lebih syukur lagi karena mereka semua tidak kenapa-kenapa. Kan khawatir kalau sampai terpeleset atau kalau ada ular. Hhiii…

Terima kasih Tuhan. Terima kasih papa & mama.

~~~

Nah, untuk me-recovery segala kerusakan atau kerugian yang timbul akibat bencana ini, daku ingin menjual Honda Accord Maestro-ku. Silakan kunjungi thread-nya di sini (klik)

13 pemikiran pada “Demo Untuk SBY, Kebanjiran dan Jual Mobil (Sekalian Nulisnya)

  1. Artikelnya maksa banget, deh. Hehe …

    Puji dan Syukur keluarga mas Dewo baik-baik saja.

    Kayanya Semarang gak jauh beda sama Jakarta, ya. Pelanggan tetap tamu tahunan.

    BTW, tampilan makin bagus, enak dibaca.

    • @Mbak Sisil,

      Hehehe… nulisnya skalian soalnya.

      Puji Tuhan semua baik2. Cuma isinya saja yg berantakan & rusak. Jadi harus recovery.

      Kalau Semarang sih emang pelanggan tetap banjir. Tapi baru kali ini Graha Wahid kebanjiran. Gara-gara tanggul jebol soalnya.

      Terima kasih Mbak Sisil.

  2. Berkah Dalem, Pak Dewo.

    Waduh, info Graha Wahid kebanjiran masuk internet. Komplek yang katanya elit kok bisa2nya kena tsunami. Hehehe.

  3. @ Mas Dewo terkasih

    Waduh …
    kepikiran susah juga ya mas, kalau keluarga mengalami musibah. Semoga mas dan keluarga tetap dalam perlindungan dan kasih karunia Tuhan Yesus.

    Amen

    • @Mas Agus Sihotang,

      Terima kasih atas dukungan & doanya Mas. Puji Tuhan semuanya baik2 saja.

      Semoga demikian pula dengan keluarga Mas Agus, selalu dalam perlindungan dan kasih karunia Yesus Kristus. Amin.

      Salam.

  4. Jadi ingat waktu rumahku juga kebanjiran tahun 2008 dan 2009, gara-gara pintu bendungan yang terpaksa dibuka karena tidak mampu menahan air dan supaya tidak jebol tentunya.

  5. […] Sebelumnya kami tidak pernah mengalami kebanjiran walau pun lingkungan sekitar terendam. Namun kali ini kami mengalaminya di rumah Graha Wahid Semarang. Dan baru kali itu juga daerah tersebut kebanjiran. Penyebabnya adalah tanggul sungai yang jebol. […]

  6. artikelnya keren, boleh juga teknik penulisannya, apalagi dua baris terakhir sebelum gambar mobil, salam kenal 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.