Sensor Parkir Mobil

Di beberapa mobil secara standard telah terpasang sensor parkir atau sering juga disebut sensor mundur. Amat sangat membantu saat acara parkir-memarkir mobil. Seperti kita tahu, kaca spion yang sudah 3 itu tetap saja kurang. Malah seringkali mobil penumpang besar menambahkan kaca spion di belakang supaya bisa mengintip bemper belakang dari benda-benda di belakang yang tidak nampak dari spion depan.

Daku sendiri merasa sensor parkir ini sangat membantu walau pun agak berisik bunyinya. Juga kadangkala benda di belakang masih jauh tapi bunyinya sudah semakin cepat & rame banget. Dan ketika kena sesuatu atau “dianggap” mengenai sesuatu, maka bunyinya jadi datar. Tapi secara keseluruhan, fasilitas ini oke kok. Tinggal membiasakan diri saja.

Sensor ini bekerja berdasarkan proximity atau jarak sensor terhadap benda lain. Semakin dekat maka sensornya semakin kuat menangkap keberadaan benda lain ini. Sejalan dengan semakin dekatnya benda lain, bunyi yang dihasilkan semakin cepat, hingga menjadi datar saat menyentuh benda lain tersebut.

Dan tentu ada kekurangannya, yaitu ketika sensor ini sama sekali tidak menangkap keberadaan sesuatu alias jika di belakang kita ada got, parit, jurang, dll. Akhirnya nyemplung dong?

Ya, sensor parkir memang sangat membantu. Tapi mata tetap kudu awas. Mungkin di masa yang tidak terlalu lama lagi sensor parkir ini akan ditambahi dengan kamera di belakang sebagai fasilitas standar mobil baru. Toh teknologinya sudah jamak sejak lama. Kalau perlu dijadikan regulasi keselamatan sekalian. Setuju?

5 pemikiran pada “Sensor Parkir Mobil

  1. yang penting khan skill drivernya om. kalau dah sering makan asam garam, bermodalkan spion sebelah aja udah bisa parkirin mobil mundur serong di slot yang sangat sempit. hehehehe 😀

  2. @ Mas Dewo

    Kalau jaman sekarang ini .., kalau ada yg jual sensor anti culik anak pasti laku keras ya. Habis dimana-2 anak-2 kecil dan balita selalu jadi kejahatan para penjahat saat para orang tua lengah. Perlu ada ide ya mas…

  3. @Mr. Sectio,

    Iya bener. Seringkali kepala driver juga keluar dari jendela ya? Hihihi…

    ~~~

    @Lovepassword,

    Hahaha… benar sekali. Paling bisa diandalkan ya?

    ~~~

    @Bro Robin,

    Iya. Mungkin perlu tindakan preventif seperti alarm yg ketika si anak merasa terancam bisa menekan alarm yg langsung ramai sehingga bisa minta bantuan sekitar.

    Atau jika terlanjur diculik, bisa menggunakan GPS untuk mengetahui si anak. Masalahnya adalah device2 tersebut harus tersembunyi, atau embedded ke si anak. Hihihi serem juga kalau implant.

    Ada ide lain?

    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.