Mencoba Ubuntu Netbook Edition

Di kala menjamurnya penggunaan netbook, daku lebih memilih untuk tidak ikut arus membeli netbook. Jujur, kepengen sih. Tapi berdasarkan pengalaman sebelumnya, berkomputasi dengan layar kecil sungguh tidak menyenangkan. Pengalamanku dulu dengan Tablet PC 10″ sudah cukup menguras air mata karena tampilannya yang imut-imut.

Dan, alasan berikutnya utk tidak membelinya adalah karena… UANG. Xixixi… Soalnya kan sekarang saja sudah pakai 2 notebook, kayaknya tidak perlu banget beli netbook. Lagi pula keunggulan utama netbook cuma di mobilitas alias portabilitasnya saja. Sisanya inferior terhadap notebook.

Namun ada rasa penasaran juga untuk mencoba sistem operasi khusus buat netbook dari Ubuntu, yaitu Ubuntu Netbook Edition (UNE). Tambah penasaran karena dari screenshot tampilannya beda banget dengan Ubuntu versi desktop. Maka langsung saja daku men-download ISO-nya. (Link download Ubuntu Netbook Edition: di sini (klik)).

Kelar men-download, daku tidak langsung menginstallnya di notebook, tapi daku memilih menginstallnya di USB stick 2 GB. Cara bikinnya ada di sini dengan mengklik tombol “Show Me” di section “Create a USB Drive”. Jangan lupa saat membuatnya slide ukuran space untuk dokumen ke maksimal supaya kelak bisa digunakan untuk menyimpan file/dokumen di USB stick.

Habis itu langsung deh boot notebook dari USB. Di awal akan ditampilkan penawaran untuk mencoba Ubuntu dari USB atau menginstall Ubuntu Netbook Edition berdampingan (atau menggantikan) sistem operasi sebelumnya. Pilih saja tombol untuk mencoba Ubuntu Netbook Edition. Setelah itu sistem akan masuk ke sisop UNE.

Daku cukup terkesan dengan tampilannya yang sederhana. Di sebelah kiri telah disediakan panel yg berisi deretan icon untuk menjalankan program-program. Program yang diinstal juga sudah cukup memadai untuk operasional netbook, yaitu Mozilla Firefox untuk browsing internet, Empathy Internet Messaging untuk chatting dan video conference, Evolution Mail untuk client email, Cheese Webcam Booth untuk foto atau merekam video dari webcam, Rhythmbox Music Player untuk memainkan musik, dll. Tentu saja tidak ketinggalan paket kantoran yang berisi OpenOffice Presentation, OpenOffice Spreadsheet, OpenOffice Word processor, Evolution Calendar & Contacts, dan tidak lupa Dictionary.

Rasanya sih aplikasi-aplikasi standar tersebut sudah lebih dari cukup untuk pekerjaan sehari-hari. Namun jika belum cukup, silakan install aplikasi lain yang tersedia bagi user Ubuntu dari Ubuntu Software Center. Dijamin puas melihat begitu banyaknya aplikasi yang bisa didownload & diinstal dengan gratis-tis-tis.

Semuanya itu bisa dinikmati dengan gratis dan gegas. Rupanya UNE ini sangat ringan, terutama bagi prosesor kelas Dual Core atau Core 2 Duo-nya notebook. Tapi konon di prosesor Atom juga terasa gegas. Apalagi jika memilih opsi instal di notebook/netbook. Kalau cuma diinstal di USB ada 2 kekurangan, yaitu startup-nya yang lebih lambat, dan saat running bakal terganggu dengan kecepatan USB yang terbatas, apalagi jika dibandingkan dengan sistem ber-harddisk modern yang sudah sangat cepat. Tapi percayalah, walau diinstal di USB, kecepatannya bisa diandalkan! Wes-hewes-hewes, bablas angine…

Sebagai penutup, rasanya sungguh menyenangkan bisa mencoba UNE. Selain gratis, juga sangat gegas. Menggunakannya bisa membuat kita legal jika dibandingkan menggunakan sistem operasi & aplikasi bajakan. Sebagai informasi, notebook dan netbook yang dijual dengan sistem operasi Microsoft yang legal itu belum terinstall aplikasi MS Office. Kalau pun sudah diinstall aplikasi MS Office, sifatnya trial yang berarti harus beli setelah masa trial habis. Dan biasanya para pengguna notebook/netbook memilih untuk menginstal versi bajakannya.

Coba deh pakai Ubuntu atau sisop lain yang menganut lisensi GNU/GPL atau lisensi sejenis. Jadi kalau dipakai kerja bisa lebih bersih pendapatannya. (Hem… idealis ya?)

Selanjutnya… daku pengen mencoba Ubuntu One. Sungguh menarik dengan tagline-nya: “The personal cloud that brings your digital life together”. Mantep kan?

~~~

Catatan: Tulisan ini ditulis dari notebook rasa netbook. Xixixi…

11 pemikiran pada “Mencoba Ubuntu Netbook Edition

  1. ubuntu netbook menggunakan unity untuk lingkungan desktopnya, dan unity ini masih rasa “beta” mungkin baru ubuntu 11.04 unity “lebih matang”

    aku baru tahu ternyata di netbook ms office-nya versi trial, terbukti microsoft “ga tulus” dalam menjual produknya, sedikit2 komersial -__-

    • @Waroeng Ubuntu,

      Benar. Kayaknya unity sudah stabil. Tapi kalau kita lupa mengeset space utk data, maka akan sering timbul pesan kehabisan space. Dan desktopnya akan refresh. Tidak hang sih, cuma refresh desktop.

      Hampir semua paket MS Office di notebook dan netbook adalah versi trial. Hanya notebook premium saja yg sudah menyertakan MS Office full.

      Hihihi… iya… tidak tulus ya? Jadi hidden cost utk PC/notebook/netbook berbasis MS Windows itu sebenarnya sangat tinggi.

      Salam

    • @Fanoy,

      Iya, sayangnya belum stabil benar. Unity kebetulan masih beta. Dan nampaknya masih banyak kekurangannya, terutama di stabilitasnya.

      Sudah live update?
      Semoga dalam waktu dekat bisa lebih stabil lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.