Merasa Sehat?

Apa jadinya ketika suatu ketika Anda tahu bahwa sebenarnya Anda sedang berdiri di ujung tanduk dan segera menyadari kalau Anda belum terjatuh atau tertusuk oleh tanduk itu? Percayalah, hanya ucapan syukur yang bisa terucap. Hanya pujian kepada Tuhan begitu Anda menyadari kalau Anda masih diberi kesempatan untuk hidup dan menikmati kebersamaan dengan orang-orang yang dicintai.

Ya, saya pun pernah mengalami perasaan itu, karena kemudian saya tersadar kalau pola hidup dan makan saya tidak sehat. Jika sebelumnya saya sering mengkritik para perokok, ternyata saya tidak lebih baik dari mereka. Kenyataan yang sulit diterima nalar tentu saja, karena sebenarnya tanpa sadar saya pun telah merusak kesehatan saya dengan tidak menjaga pola hidup yang baik.

Semuanya bermula ketika entah mengapa saya tergerak untuk memeriksakan diri ke sebuah stand di mall saat saya sedang berlibur di Semarang. Ironis sebenarnya, karena saya bekerja di dunia kesehatan, namun saya tidak pernah memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan baik. Betapa sok tahunya saya akan kesehatan saya sendiri, yang jika saja terus saya abaikan, mungkin saya tidak bernasib sebaik ini.

Saat itu saya terhenyak ketika alat ukur menunjukkan angka di atas 500 untuk trigliserid. Sebuah angka yang membuat pengetes terhenyak dan heran. Saya pun hanya tertegun. Sebuah angka yang luar biasa tingginya karena ambang batas normal hanya di angka 200.

Hasil untuk kolesterol pun mentok karena alat test hanya mampu mengukur sampai 300. Di atas itu hanya tertera “Hi” di indikator. Lagi-lagi tester-nya terkejut. Saya pun tidak kalah terkejut.

Syukurlah gula darah sewaktu normal di angka 83. Sedangkan tekanan darah & detak jantung normal.

Namun hasil pemeriksaan trigliserid & kolesterol selalu menghantui saya. Keluarga kami punya pengalaman buruk dengan trigliserid & kolesterol karena papa tercinta menderita stroke akibat tingginya trigliserid & kolesterol. Dan saya tidak mau itu terjadi juga kepada saya. Saya sangat mencintai keluarga saya, dan mereka sangat tergantung kepada saya. Apa yang terjadi dengan kedua putera-puteri tercinta seandainya saya harus mengalami stroke atau serangan jantung akibat trigliserid dan kolesterol? Suatu hal yang tidak bisa saya bayangkan dan tidak pernah saya pikirkan akan terjadi.

Saya benar-benar bersyukur kepada Tuhan yang telah menggerakkan hati saya untuk memeriksakan diri walau pun cuma di sebuah stand kecil di mall. Saya pun bertekad untuk hidup lebih baik dengan mengganti pola hidup yang sehat. Saya bertekad kuat untuk diet dan menjadi vegetarian di samping mulai mendisiplinkan diri untuk olah raga dan hidup teratur. Tentu tidak lupa minum obat untuk menurunkan trigliserid dan kolesterol.

Walau pun baru sebulan mencoba hidup sehat, saya sudah merasakan ada hal yang positif dalam hidup saya. Saya lebih jarang pusing, sakit perut atau masuk angin. Nyeri di dada dan bahu yang belakangan sering muncul juga tidak pernah saya alami lagi.

Seandainya saja saya tidak sok tahu dan tidak mengabaikan gejala-gejala seperti pusing, nyeri dada/bahu, dll, mungkin hidup saya akan lebih produktif lagi. Namun perubahan dalam diri saya saat ini sudah merupakan hal yang positif. Karena saya yakin, kalau saya sehat, saya bisa mengoptimalkan kehidupan saya untuk hal-hal yang lebih baik seperti untuk mencintai dan berkarya lebih baik lagi.

Tidak perlu sakit dulu baru kemudian ingin sehat. Karena sakit itu tidak enak dan tidak pernah menyenangkan. Lagi pula jika kita hidup sehat, kita akan lebih produktif dan lebih berguna. Kita bisa menikmati hidup lebih lama bersama orang-orang tercinta.

Cintailah hidup kita dengan selalu menjaga kesehatan kita.

~~~

{Tulisan ini diikutkan dalam “Kontes Aku Ingin Sehat” di blog Kaka Akin. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat }

About these ads

Tentang Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Tulisan ini dipublikasikan di Dewo, Kesehatan, Kontes, Opini, Renungan, Rokok dan tag , , . Tandai permalink.

27 Balasan ke Merasa Sehat?

  1. marsudiyanto berkata:

    Saya juga mau ikutan kontesnya Mbak Akin, tapi kok saya masih ngrokok ya… :D
    Semoga kontesnya berhasil
    Salam!

  2. Hafid Junaidi berkata:

    Tapi ada bahasan menarik bahwa kebanyakan orang takut sakit tapi tidak takut mati, beberapa orang menjaga kesehatannya dengan usaha yang sangat payah, tetapi tidak sepayah membekali kematiannya dengan ibadah ^_^ artinya tuh menurut saya takut sakit tapi ga takut mati mas

  3. Devi Yudhistira berkata:

    weits…keduluan deh ikutannya….
    hahaha, padahal ini yang mau kuceritakan ….

    kudu cari ide lagi deh….(apa ya)

  4. gaya hidup berkata:

    banyak orang ingin sehat, namun mengabaikan ‘rambu2′ utk menjadi sehat ya ,Mas Dewo.
    misalnya dgn kerja terlalu keras, hingga jam tidur berkurang , boro2 mau refreshing, bersosialisasi dgn keluarga saja , gak ada waktu.
    padahal kesehatan , selain dgn pola makan yg baik, dan olah raga, kesehatan juga kita dapatkan melalui interaksi dgn orang2 terkasih kita di rumah .
    salam

    • @Bunda,

      Wah, saya suka sekali point ini: interaksi dengan orang-orang terkasih. Jujur saja, karena tuntutan pekerjaan, saya lebih sering dinas luar kota & jarang bertemu dengan keluarga. Walau pun komunikasi tetap jalan, tapi itu tidak bisa menggantikan interaksi langsung dengan keluarga. Hiks… {curhat mode: ON}

      Nice info, Bunda. Terima kasih telah mengingatkan.

      Salam hangat dari Pekanbaru

  5. Kakaakin berkata:

    *jadi pengen buru2 ke lab puskes buat ngechek lemak2anku juga* :D
    Terima kasih atas partisipasi Sahabat pada Kontes Aku Ingin Sehat.

  6. Ping-balik: Kereta Mapan | Adelays' WEBlog

  7. nitnot berkata:

    betul mas medical check up itu penting sebagai fungsi kontrol kita terhadap kesehatan tubuh kita…

  8. adelays berkata:

    Beberapa komponen yang dicekkan angka-angka nya menunjukkan angka over diatas rata-rata.

    Terkadang kita bangga karena belum melampaui, hanya sedikit saja diatas garis normal.

    Hikmahnya, posting ini mengajak kita untuk tetap berada pada zona aman kesehatan kita. Semoga kita tetap dapat hidup sehat dan baik.

    Posting yang bagus Mas Dewo (y) .

  9. ysalma berkata:

    Masih beruntung mas dewo yang cepat tersadar akan kesehatannya,,
    saya sudah menuai hasil dari pola makan yang tidak sehat itu,,
    Ayo Hidup Sehat..
    Sukses untuk kontesnya :)

  10. Sisil berkata:

    Subsidi silang yo sama aku.
    Hasil lab.ku malah rendah bgt.
    Kol. total 184, trigliserida 87.
    Mau ?

    Salam.

    • @Mbak Sisil,

      Wah senang sekali punya tubuh sehat. Tapi jangan subsidi kolesterol/trigliserid, soalnya engga enak loh kalau kelebihan kolesterol/trigliserid. Badan jadi ngga nyaman.

      GBU

  11. melly berkata:

    semoga menang dengan kontesnya mas :)

  12. Ping-balik: Test Laboratorium | ♫ Dewo ♪

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s