Belajar dari Iblis

Hayah, ini judul nan antik. Mosok belajar dari iblis? Ya tentu bisa begitu, dalam artian mempelajari iblis dan modus operandinya supaya kita tidak terjebak oleh pesona duniawinya. Maka dari itu daku membuka bungkus plastik buku berjudul “Membongkar Kedok Iblis. Mengungkap Modus Operandi Tipu Daya Setan.” Buku inilah yang akhirnya kubeli setelah bimbang ingin memilih “Injil Menurut Starbucks”.

Woke, buku ini kesannya horror banget. Dan situasi saat ini agak serem juga sebenarnya. Karena sebagai Penghuni Pertama di RS yang sepi nan senyap di malam hari ini tentu mendukung acara per-horror-an.

Buku Belajar Iblis

Buku Belajar Iblis

Namun setelah dibaca-baca, ternyata tidak horror kok. Bahasanya mudah dicerna. Dan tentu saja menarik. Lagi pula bahasannya lebih universal lintas-kepercayaan walau pun basis pembahasan tetap berasal dari Alkitab. Jadi bagi yang non-Kristiani boleh juga membacanya.

Supaya bisa sedikit mencicipi buku ini, perkenankanlah daku mengutip kata pengantar buku ini:

Kata Pengantar

Sangat ironis, tetapi merupakan kenyataan bila pada abad modern sekarang masih banyak orang mempercayai dan menyerahkan diri kepada kendali kuasa gelap. Bahkan, hampir setiap hari, siaran televisi dan media cetak menampilkan sosok hantu. Hal itu seolah mengindoktrinasi manusia dengan dusta setan.

Salah satu misi iblis adalah membuyarkan atau mengaburkan pemahaman manusia tentang pekerjaan-pekerjaan iblis dan dunia roh. Dengan demikian, iblis berharap ada lebih banyak korban yang jatuh dalam kekuasaannya.

Banyak di antara orang yang menyebut diri “Kristen” masih hidup dalam pemahaman yang salah tentang arwah, hantu, dan praktik perdukunan. Buku ini mencoba memberi pencerahan kepada kita mengenai apa yang sebenarnya sedang terjadi berdasarkan pada Alkitab yang telah menuliskannya dan memberikan jawaban yang benar dan pasti bagi umat amanusia.

Gereja harus disucikan dari segela bentuk pengaruh kekafiran, termasuk kepercayaan dan paradigma yang keliru tentang pekerjaan setan.

Dengan demikian, tidak mengherankan bahwa walau pun kita menganggap diri sebagai manusia modern, masih banyak orang tunduk kepada penyesatan setan. Kita melihat banyak korban berjatuhan karena kalah menghadapi siasat setan.

Berulang kali saya melayani dan menemukan banyak orang, termasuk orang Kristen, tidak memahami tentang pekerjaan iblis secara benar. Ada banyak pertanyaan yang mengharapkan para hamba Tuhan untuk memberikan jawaban yang praktis, tetapi pasti. Oleh karena itu, saya merasa terdorong menulis buku ini, yaitu untuk membeberkan modus operandi setan. Seperti apakah pekerjaan kuasa kegelapan dan bagaimanakah kita memakai strategi yang tepat untuk mengalahkannya? Anda akan menemukan jawabannya dalam lembaran-lembaran berikut.

Harapan saya, buku ini bermanfaat untuk membaharui pikiran yang selama ini terselubung oleh pemahaman yang menyesatkan tentang dunia roh.

Medan, Juni 2010
Pdt. Jekoi Silitonga

Menarik? Pasti menarik! Buku ini seolah meng-counter maraknya berita-berita mistis, film-film horror picisan nan lucu dan sensual yang menarik banyak orang untuk meremehkan penyesatan iblis yang terus berjalan di era modern ini dengan cara yang modern pula.

Salam

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Alkitab, Anti Kristus, Bacaan, Buku, Dewo, Keseharian, Makassar, Opini, Personal, Religi, Yesus Kristus dan tag , . Tandai permalink.

35 Balasan ke Belajar dari Iblis

  1. Nchie berkata:

    baca judulnya ngerii..
    kalo baca bukunya ngerii juga ga ya..
    ga berani aku..!! takuutt..

  2. Iksa berkata:

    Butuh kejernihan untuk menghindari yang tak perlu, menyaring yang tak bermanfaat dan belajar kebaikan.

    Salam,

  3. yayat38 berkata:

    Saya sependapat dengan pendapat bijak Bang Iksa.
    Btw trims atas kunjungannya ke blog saya 🙂
    Salam kenal dan salam hangat selalu 🙂

  4. mamah Aline berkata:

    pastinya buku yang bermanfaat untuk lebih mengenal roh, bentk dan pemahaman menurut agama dan menghindari jebakan iblis, karena wujud iblis bisa dalam bentuk apapun kan…
    salam hangat

  5. nia/mama ina berkata:

    kelihatannya buku ini cukup menarik….nanti di review aja yach hehehhe….

  6. bundadontworry berkata:

    aku kok malah gak ngeri lihat judulnya , Mas Dewo
    justru ngeri, kalau2 aku secara gak sadar ternyata udah kejebak sama si iblis inih …….. 😦
    hiiiii…..amit2 jabang baby banget ,
    Semoga DIA selalu melindungi kita dlm kebaikan ,amin
    salam

  7. bundadontworry berkata:

    sakit apa tho, Mas Dewo?
    kok sampai ”wisata” ke rumkit
    (aku lihat fotonya kyk rumkit gituh)
    semoga cepat sehat ya Mas Dewo 🙂
    salam

  8. joe berkata:

    emang isinya tentang apa bro?

  9. uDed berkata:

    Benar, untuk belajar memang tidak ada batasan, bahkan kepada iblispun bisa. Semoga buku ini dapat bermanfaat…………

  10. jumialely berkata:

    Iblis itu seperti singa yang mengaum-ngaum di sekeliling kita mas Dewo. Dan Iblis sering disalah artikan. Tapi saya percaya ada kuasa gelap yang selalu ingin menerkam kita yang lemah imannya.

    Anak Medan Kok belum baca Bukunya ya 🙂

    Salam saya {{*_*}}

  11. Pakde Cholik berkata:

    Konon banyak Iblis yang ingin minta pindah dari Indonesia mas.
    ” Boss, saya mengajukan pindah ke Amerika atau Eropa deh ”
    Komandan iblis heran lalu bertanya :
    ” Emangnya kenapa kok minta pindah ?”
    ” Di Indonesia tugasnya kurang menantang boss, manusia Indonesia gampang banget digoda.Makanya banyak tuh yang masuk penjara karena kami goda dengan uang. Mereka lalu rame2 korupsi. Nggak seru deh tantangannya ”

    Salam hangat dari Surabaya

  12. advertiyha berkata:

    Iblis selalu mempunyai cara untuk memperdaya kita manusia, mahkluk yang sering kali lupa dan lena akan kegemerlapan… mudah2an kita terhindar mas.. 🙂

    lhoh, mas Dewo kok dirumah sakit? lagi sakit apa mas?? moga cepet sembuh n bisa aktifitas lagi.. 🙂

    • Betul banget, Mbak. Perlu waspada ya.
      Saya tidak sakit kok, Mbak. Puji Tuhan sehat walafiat. Ini sedang nginep di RS dalam rangka tugas.

      Terima kasih atas atensinya, Mbak.

      Salam hangat dari Makasar

  13. Merliza berkata:

    ko yg jadi perhatian saya malah ‘kamar mas nya yah?!?!? itu bisa bersih gtu buat ukuran cowo?!?! hhhmmm.. :p

  14. giewahyudi berkata:

    Judulnya itu lho..
    saya ngeri bacanya, mending buku starbucknya aja.. 🙂

  15. PeGe berkata:

    udah minta fee dari penulisnya karena promosiin disini Mas? hehehe
    aku pernah baca yang sejenis kyaknya.. tapi belum pernah liat yang ini 🙂

  16. dHaNy berkata:

    Wah ngeri juga.. gak ikutan baca deh…

  17. Prima berkata:

    bingung mau komen apa…

    jadi mana pembelajarannya mas? wkakakakaka… *ora mudheng blas!

    Oke lha, siapa tau nanti ada buku lanjutannya: Menguak kecerdasan Iblis! Siapa tau kita balik menggoda iblis biar tobat, iblis kan juga mahluk, bisa digoda dan tergoda… (- -‘) *aneh…

  18. Prima berkata:

    Hhahahaha… barusan jadi inget perkataan ngasal seorang temen: “enak aja setan goda2in kita, kita boleh juga dong godain mereka!”

    (- -‘) *dasar manusia ndak mau ngalah…

  19. Ali Suwanda berkata:

    waaah, bukunya mungkin nda mengerikan, tapi yang buat postingan ini yang bikin ngeriii 😛
    *lariiiii

    Salam,

  20. Meidhy Aja berkata:

    bener banget tuh mas,,
    ibarat kalau mau berperang kita harus belajar dan mengenal dulu siapa musuh kita,,kalau udah kenal baru kita bisa mencari kelemahan-kelemahannya…

    nice artikel..

  21. business berkata:

    Admin Jika suatu trolling maupun flaming ditanggapi dan berujung pada negative labelling name calling maka tidak hanya user yang melakukan trolling flaming yang diberi sanksi tetapi juga yang termakan pancingan. 2.Akan ada yang menganggapnyamelakukan trolling flaming negative labelling name callingAdmin yang terhormat tolong blog ini jangan dihapus agar komentar-komentar blogger yang lain tidak turut terhapus. Di samping itu biarlah ini menjadi PERINGATAN agar tidak terulang lagi bahwa suatu ketika ada penulis blog ini BERMIMPI tentang sebuah Komunitas Blogger Kristen bukan tempat untuk memajang tulisan-tulisan Kristen Saling bersaksi bukan saling pasang aksi Saling MENGUJI agar bisa saling memuji BUKAN saling memuji karena nggak mau diuji Ajaran Alkitab sejati yang berani diuji dengan API BUKAN slogan-slogan Kristen yang dipuji-puji Sebuah keluarga bukan panggung sandiwara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s