Menjual Notebook

Beberapa waktu yg lalu daku menjual nobie Lenovo 3000 Y400 yg telah menemaniku sejak tahun 2007. Ada beberapa catatan berhubungan dengan penjualan ini.

1) Betapa teknologi itu cepat usang. Kini nobie yang dulu seharga 7.5 juta itu menjadi nyaris tak berharga. Sekarang sudah banyak teknologi yang lebih canggih dan lebih murah.

2) Walau pun demikian, janganlah berkecil hati saat menjualnya. Rupanya masih ada pangsa pasarnya. Buktinya nobie lawas ini masih laku. Ya tentu harganya menyesuaikan kondisi dan situasi saat ini.


3) Jualan online memang sangat praktis dan bisa langsung jual ke end user. Dari pada dijual ke pedagang, harga jual ke end user bisa lebih bagus. Ada beberapa situs yg memfasilitasi kita untuk jualan online, salah satu yg terbaik adalah kaskus. Lebih baik COD supaya aman. Kalau sudah laku, jangan lupa cabut iklan kita. Atau minimal ditulis kalau barang kita sudah laku. Supaya tidak ada calon pembeli yg kecele setelahnya.

4) Kalau mau jualan gadget, jangan lupa hapus data pribadi kita sebelum dijual. Kalau perlu format ulang & reinstall. Walau pun tidak menjamin 100% aman dari retrieval data, paling tidak bisa membuat upaya tersebut lebih sulit.

5) Usahakan semua perlengkapan asli lengkap. Ini termasuk dus, buku, CD dan pernak-pernik asli bawaan produk. Kalau pun ada yg sudah diganti, misal casing, lebih baik yg asli tetap disertakan. Nampaknya sepele, tapi bisa jadi nilai plus bagi dagangan kita.

6) Setelah laku, beli gadget baru. Hayah, point ini tentu tidak perlu digubris. Kecuali jika Anda gadget mania. Hehehe.

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Bisnis, Catatan, Dewo, Dijual, Gadget, Internet, Kaskus, Notebook, Opini, Personal, Tech Talk, Teknologi, Tips dan tag , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Menjual Notebook

  1. lidya berkata:

    selanjutnya mau beli apa mas? 🙂 ga penting ya pertanyaannya

  2. ima berkata:

    kalo di jual ke toko emang akan murah, karena teknologi seperti nilai ekonomis selalu capat turun atau penyusutan tidak bisa di hitung secara ekonomis.

  3. Asop berkata:

    Benar, kardus2 produk2 gadget yang saya punya masih ada. Siapa tahu mau dijual kembali. 🙂

  4. Devi Yudhistira berkata:

    lah ini mau juwalan apa curhat?

    *atau mau bilang kalo sedang bertanya pada dri sendiri kenapa ‘gadget mania’?

    becaaaakkkkk…sini bang, antar saya kabur ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s