Pidato Presiden yang Bagaimana Gitu

Pernah mendengarkan pidato presiden? Eh, presiden yang mana dulu nih? Erm, ya presiden kita donk, ahhh. Yang sekarang sedang menjabat tentu saja.

Apa yang Anda rasakan saat mendengarkan pidato presiden? Kalau pertanyaan ini dibalikkan ke saya, maka saya akan menjawab “ngantuk” dan belum genap 5 menit menyimak saya sudah menekan knob TV dengan kaki (maklum remote rusak) mencari kartun atau film. Asli, saya kok tidak tertarik dengan pidato presiden kita. Mungkinkah saya terkena sindrom pidato presiden? Tapi saat saya menonton pidato presiden dari negara lain kok kesannya asyik ya? Coba kita simak pidato Barack Obama. Pasti auranya beda, penuh dengan tenaga & karisma. Sangat meyakinkan plus memotivasi dan bisa menggerakkan. Sedangkan saat menonton presiden kita? Erm, kesannya kok loyo ya? Sudah begitu banyak membacanya. Hiks…

Apakah hanya saya yang merasakan hal ini? Bagaimana dengan Anda?

Yang jelas kita pernah memiliki presiden yang kalau pidato tidak membosankan, yaitu Bung Karno, BJ Habibie dan Gusdur. Yang lain sih malah membuat saya ngantuk & tertidur pulas tanpa pernah tahu apa isi pidatonya. Biasanya besoknya baru baca isi pidatonya dari media massa. Hiks…

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Dewo, Opini, Personal dan tag , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Pidato Presiden yang Bagaimana Gitu

  1. N Q N berkata:

    Yang paling menyedihkan lagi, kita tahu cuma pokok pidato presiden dari headline news saja atau bahkan sudah tidak mau tahu lagi hiks..hiks,,hiks…

  2. Lidya berkata:

    kalau presiden pidato, aku nitip aja ya mas:)

  3. nh18 berkata:

    Setiap orang punya kelebihan …
    Setiap orang juga punya kelemahan …
    dan itu biasa

    salam saya Mas Dewo

    • Setuju, Ompakmas.
      Namun menurut saya, dengan kapasitasnya sebagai presiden tentu memiliki aura & kewibawaan yang cukup sehingga pidatonya cukup menarik & selalu ditunggu2 masyarakatnya. Dan tentu bisa memotivasi & menggerakkan pendengarnya.

      Salam hangat

  4. Orin berkata:

    Heuheu…buat aku malah yg ga bikin ngantuk itu cuma BJ Habibie aja mas Dewo hihihii….

  5. iam berkata:

    Saya turut prihatin..
    SBY mode: ON :p

  6. mikhael berkata:

    ada anekdot, bahwa dulu Soekarno berpidato dgn lantang dan kepala mendongak ke atas, tangan mengacung dan sambil berteriak pertanda optimisme… “kalau kita lapar dan miskin karena Malaysia, itu kurang ajar!! Ganyang Malaysiaa…!!”
    namun sekarang … presiden S*Y pidato dgn suara monoton, ekspresi datar, kepala tunduk ke bawah, sambil berkata … “saya prihatin, atas SMS yg beredar berisi hubungan saya dgn Daniel Sparingga..itu tidak benar..”
    😦

  7. Asop berkata:

    Saya lebih tertarik mendengar Pak Jusuf Kalla pidato ketimbang Pak SBY. 😦
    Apalagi kalo Pak Boediono yang bicara… wadhaaah tambah ngantuk.. 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s