Asisten Rumah Tangga Setia

Berbeda dengan kebanyakan rumah tangga yang kehilangan asisten rumah tangga (a.k.a pembantu rumah tangga) saat libur Lebaran karena mudik, kami sedikit berlega hati karena kami memiliki Yu yang telah setia mengabdi bertahun-tahun lamanya. Tidak hanya bertahun-tahun, tapi berpuluh tahun. Yu telah ikut keluarga kami sejak Sisi masih balita. Dan Yu telah dengan setia mengabdi pada Sisi sampai generasi Axel dan Kirana. Bayangkan, berarti Yu telah mengabdi untuk 2 generasi.

Dan entah sejak kapan, Yu tidak pernah lagi mudik. Jadi Yu tetap menjalankan tugas harian mendampingi kami sekeluarga walau libur Lebaran. Terbersit cerita bahwa Yu sudah tidak memiliki kerabat lagi di kampung. Bahkan orang terdekat dengannya yang dulu sering mengantarkannya mudik pun sudah tiada.

Usia Yu yang sebenarnya tidak kuketahui. Mungkin sekitar 50an. Namun wajahnya telah tampak begitu tua. Fisiknya pun sudah tidak selincah dulu saat momong Sisi. Mungkin karena capek dengan pekerjaannya selama berpuluh tahun yang itu-itu saja. Ada 1 hal yang tidak daku mengerti, yaitu kenapa Yu tidak pernah menikah. Dia lebih memilih mengabdi pada keluarga kami dari pada memikirkan dirinya sendiri untuk membangun keluarga sendiri.

Di satu sisi terbersit rasa iba yang begitu mendalam di benakku saat Yu tidak meminta libur atau cuti untuk pulang ke kampung. Mungkin di sana masih ada sisa-sisa keluarganya. Atau minimal kerabatnya yang lain. Namun daku merasa, Yu telah memilih keluarga kami untuk menjadi keluarganya juga. Pengabdian yang begitu sempurna.

Terima kasih, Yu. Atas pengabdianmu yang begitu besar kepada keluarga kami. Semoga Yu diberi kekuatan, kesehatan & usia lanjut. Tuhan memberkatimu, Yu.

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Dewo, Kehidupan, Keluarga, Keseharian, Opini, Personal dan tag , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Asisten Rumah Tangga Setia

  1. mikhael berkata:

    pengabdian yg luar biasa… pasti kedekatan keluarga dan anak2 dgn Yu tsb sudah tidak bisa dipisahkan lagi…

  2. Tarry KittyHolic berkata:

    Amiiin,
    Pembantu anaknya nenek (asuhan saya) yang orang philipina juga ga pernah mikir nikah. Sampai skrg sudah 21thn mengabdi di keluarga itu 🙂

  3. lidya berkata:

    senangnya kalau dapat yang setia ya.semoga selalu dililndungi ya

  4. nh18 berkata:

    Mas Dewo …
    Di sebagian masyarakat Jawa … saya rasa masih ada yang punya anggapan bahwa mengabdi pada seseorang adalah suatu kehormatan bagi dia …
    Mungkin ini yang ada dalam benak Yu … Suatu kebahagiaan tersendiri bagi dirinya jika bisa mensupport keluarga mas Dewo

    salam saya Mas Dewo

  5. iam berkata:

    Hoalah tapi kasian juga ma, yu itu >..<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s