Buku: Percepatan Rejeki

Saat jalan-jalan di toko buku, saya cukup girang ketika menemukan buku “Percepatan Rejeki Dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan” karangan Ippho ‘Right’ Santosa. Sejak membaca bukunya yang berjudul “13 Wasiat Terlarang! Dahsyat Dengan otak Kanan”, boleh dibilang saya ini penggemar Ippho Santosa. Makanya dengan tidak ragu saya langsung membeli buku Seri Otak Kanan ini.

Sampai rumah segera saja saya sobek bungkus dan memulai membacanya dengan penuh semangat. Namun segera saja semangat saya pupus. Semuanya bermula dari sebuah bab “Bacalah!” yang mengawali semua bab dalam buku ini.

Perkenankanlah saya mencuplik salah satu poin penting yang dianggap oleh Ippho sangat menentukan sehingga Anda termasuk pembaca yang tepat atau bukan. Atau buku ini tepat untuk Anda atau tidak.

• Bukankah seorang Muhammad berhasil menggandeng orang-orang kaya untuk berjuang? Sebut saja, Umar dan Usman. Sebaliknya, Musa dan Isa kurang berhasil menggandeng orang-orang kaya di zamannya.

(*note: penebalan sengaja saya lakukan sebagai penekanan*)

Saya rasa setiap orang Kristen/Katolik yang membaca poin ini bakal tidak sependapat dengan Ippho dengan satu alasan yang sama, yaitu bahwa Yesus & Musa sudah kaya sejak lahir dan tidak pernah kekurangan sepanjang hidup sehingga tidak perlu menggandeng orang kaya untuk tujuan apa pun.

Ironis bagi para pembeli (dan mungkin bagi dunia penulisan) karena jika ada 1 poin saja yang tidak Anda setujui, maka buku ini adalah buku yang keliru bagi Anda. Dan Ippho menyarankan untuk menutup buku ini dan mencari buku yang lain. Ippho sama sekali tidak membuka ruang diskusi sehingga menjadikan buku ini sebagai wacana yang tertutup. Terbukti beberapa sentilan saya di akun twitter-nya tidak ditanggapi sama sekali. Hehehe… gapapa lageee…

Sayangnya saya melanggar ketentuan ini! Walau pun saya terganjal di bab pertama dan kecewa, saya tetap nekad membacanya. Suatu hal yang kemudian membuat saya semakin kecewa karena hanya dengan membaca 3 bab awal saja sudah membuat saya berkesimpulan kalau buku ini sungguh-sungguh mematerialisasikan agama. Bahkan dalam bab 3 terdapat poin yang menyatakan kalau Malaikat pun bisa diatur dengan uang! Itu hanya sebagian kecil loh! Masih banyak bab dan halaman setelahnya yg belum saya baca! Wah-wah-wah…

Hingga akhirnya saya benar-benar memutuskan untuk menutup buku ini dan kehilangan minat terhadap buku ini. Buku ini benar-benar membuat saya berubah pikiran terhadap Ippho. Kalau sebelumnya saya adalah penggemarnya, kini tidak lagi… (*kecewa*)

Kesimpulan akhir saya atas buku ini adalah: selain upaya & mengajarkan “materialisasi” agama, buku ini juga bertentangan dengan ajaran Kristus. Atas alasan kedua yang telak inilah saya memutuskan untuk benar-benar menutup buku ini. Selesai! Sekali lagi, selesai! (*meniru gaya Ippho*)

Kalau pun kemudian saya repot-repot menuliskan resensi & pendapat saya di sini, itu karena saya pernah merekomendasikan buku “13 Wasiat Terlarang! Dahsyat Dengan otak Kanan”, sehingga saya merasa perlu menuliskan pendapat saya atas buku Ippho yang merupakan seri lanjutannya ini sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap publik. Karena rekomendasi saya terhadap 1 bukunya bisa berbalik untuk bukunya yang lain.

Sebagai penutup, perkenankanlah saya mengutip halaman 33 dari buku Percepatan Rejeki ini:

Menurut Time beberapa waktu yang lalu, inilah jumlah penduduk dunia:
• Kristen : 2 miliar
• Islam : 1,4 miliar
• Hindu : 900 juta
• Buddha : 360 juta
• Sikh : 23 juta
• Yahudi : 14 juta
• Atheis : 850 juta
• Lain-lain : 525 juta

Ironisnya, menurut Philip Parker, inilah penghasilan per kapita per tahun:
• Yahudi : 16.100 dolar
• Kristen : 8.230 dolar
• Buddha : 6.740 dolar
• Islam : 1.720 dolar
• Sikh : 702 dolar
• Hindu : 392 dolar

Oke, saya tidak akan berpanjang-panjang lagi. Kutipan di atas mungkin sudah memberikan beberapa gambaran yang sudah pasti bakal mengundang perdebatan. Namun bisa juga sebagai masukan berharga bahwa mungkin ada metode yang benar-benar efektif dalam menggapai kekayaan. Itu jika memang “kekayaan” adalah motivasi Anda.

Tuhan memberkati.

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Bacaan, Buku, Catatan, Dewo, Ironis, Kehidupan, Keuangan, Kristiani, Opini, Personal, Religi, Sebel dan tag , . Tandai permalink.

23 Balasan ke Buku: Percepatan Rejeki

  1. Lidya berkata:

    dirumah sudah ada bukunya mas,punya suami tapi belum saya baca 🙂

  2. marsudiyanto berkata:

    Saya malah tertarik dengan tulisan “Bonus Langsung 900.000” itu Mas 😀

  3. Asop berkata:

    Saya hanya tersenyum aja ya Mas… 🙂

  4. Nokia N8 berkata:

    Kata ” kaya” sekarang sudah berjubel di toko buku mas.
    Bahkan di dunia blogger saja buku dengan iming-iming ” Kaya”, “Uang” , dan sejenisnya juga sudah banyak ha ha ha.
    Makanya jika saya menulis artikel di blog yang ada unsur ” crink..crink..crink”, jangan langsung percaya.

    Kaya itu gak bisa dibuat-buat, gak bisa datang sekejap namun melalui usaha keras, kesabaran dan doa.
    Kaya bisa membuat orang masuk penjara lho.
    Salam hangat dari Surabaya

    • Betul banget, Pakde. Terus terang saya sebenarnya males membaca buku-buku dengan keyword “kaya”, “uang”, “rejeki”, dan sejenisnya. Hanya saja, saya beli buku ini karena sudah pernah beli buku Ippho yang bagus. Saya kira buku lanjutannya ini juga bagus. Tapi ternyata tidak…

      Dan setuju banget dengan pendapat Pakde. Kaya itu usaha, sabar & doa.

      Salam hangat dari Makassar

  5. Zippy berkata:

    Kok kesannya SARA banget ya 😦
    Seharusnya untuk buku seperti ini gak perlu lah bawa2 sara, toh judulnya aja bukan semacam buka bacaan agama.
    Kalo saya sih pasti bakalan menutup buku ini juga, males bacanya.

  6. krismariana berkata:

    dari judulnya saja saya sudah tidak tertarik. saya kurang suka dengan buku2 yg berbau uang campuran motivasional semacam ini. dan dengan review ini, saya makin yakin bahwa buku semacam ini tidak menarik 🙂

    • Ada banyak buku motivasi yang menarik kok. Coba baca karangannya James Gwee, Bong Chandra, TDW, dll. Sebelum membeli paling bagus ya membaca resensinya. Jadi supaya tidak kecewa saat membelinya.

      Salam

  7. Ping balik: Buku Motivasi Berhadiah | ♫ Dewo ♪

  8. chocoVanilla berkata:

    Mestinya waktu Si Ipho itu nulis gini:

    “Saran kami tutup buku ini…bla…bla… Selesai! Sekali lagi selesai! Silakan kembalikan bukunya dan saya akan ganti uang Anda!”

    Ini baru fair…..

    😡

  9. si.jurig berkata:

    Lagi pada stress kali Mas, makanya pada beli buku yang berunsur duit-duit-duit….. heuheu….

  10. J4P berkata:

    salah satu cara biar cepet kaya: tulis buku yang mengajarkan cara cepet jadi kaya..
    *rekursif*
    😀

  11. persamaankuadrat berkata:

    wah aku udah beli, tapi belum baca boitier électronique voiture. Tapi kelihatannya keren banget. tapi apapun ilmunya, saya akan berusaha mempelajarinya

  12. facikin berkata:

    Bukunya bagus lo untuk di baca…apapun agama kita…ambil positifnya aja…saya dh baca…gk ada yang nipu kok…

  13. francisca alves berkata:

    aku suka coba kirim in satu buku dong harganya berapa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s