Perbatasan Hidup & Mati

Daku seringkali berpikir bagaimana sih saat perbatasan antara hidup dan mati? Selama ini daku hanya melihat di film-film. Oh iya, pernah mengalami sekali menemani Mbah Kakung saat meninggalkan dunia. Dari berbagai cerita film, ada yang melaluinya dengan penuh perjuangan, kesakitan, bahkan ketersiksaan. Ada juga yang melaluinya dengan damai dan senyum di bibir. Kalau di film lebih sering karena dibunuh, hiks…

Kemudian saat meninggal ada visualisasi lorong cahaya menuju ke alam yang lain. Di dalam film kemudian diceritakan kalau semua ingatan sepanjang hidup diputar ulang. Ada juga visualisasi mengerikan ketika sang penjahat mati, misalnya saat menuju lorong ini banyak sekali tangan-tangan yang berusaha meraihnya seolah ingin menariknya ke tempat lain selain tujuan lorong cahaya itu.

Memang sih, itu semua adalah visualisasi di film. Tapi terus terang daku ngeri dan takut jika harus mengalaminya. Bagaimana dengan Anda?

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Dewo, Opini, Personal dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Perbatasan Hidup & Mati

  1. Agung Rangga berkata:

    saya juga ngeri ngebayanginnya. tapi, juga penasaran, bagaimana sih rasanya? 😳

  2. Lidya berkata:

    sama, ngeri juga kalau harus membayangkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s