Modal Nekat

Seberapa sering Anda memutuskan sesuatu hanya dengan bermodal nekad? Kadangkala nekad itu perlu. Dan nekad itu biasanya tidak ada hitungan matematisnya. Kalau pun ada, mungkin malah cenderung untung-untungan dengan dasar perhitungan probabilitas, hehehe…

Tapi ini sering terjadi loh. Dan dalam banyak situasi itu perlu. Malah cenderung didorong untuk nekad. Coba saja tanya para pelaku spekulan, pedagang, dll.

Di lain pihak, di kehidupan normal, berpikir panjang lebar, tinggi rendah, lebar sempit, tinggi pendek, (*bletak*) menjadi semacam sistematika berhitung baku yang rasanya sudah masuk dalam kurikulum kehidupan ini. Tidak dapat disangkal, dalam kenyataan, orang dengan pola pikir matang ini justru sering ketinggalan dari orang yang hanya bermodal nekad. Kalau pun menang, mungkin orang tipe ini memiliki daya komputasi yang super cepat, dan segera mengambil keputusan yang tepat. Tapi jarang sekali kan?

Sedangkan penganut modal nekad telah jauh melangkah dan belajar dari kesalahan yang dilakukan sebelumnya dalam mengambil keputusan.

Sudah nekad-kah Anda selama ini?

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Dewo, Opini, Personal dan tag . Tandai permalink.

5 Balasan ke Modal Nekat

  1. nique berkata:

    lumayan nekad, berani buka usaha padahal gak punya modal duit, namanya nekad toh? 😀

  2. Ping balik: Pindahan (Lagi) | ♫ Dewo ♪

  3. chocoVanilla berkata:

    Nekad yang pake perhitungan ada gak ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s