Pengalaman Dengan Orang Gila

Ehm… walau pun daku bukan termasuk orang waras, tapi ketemu orang yang lebih gila dariku membuat daku takut juga. Soalnya daku punya beberapa pengalaman dengan orang gila dan kesemuanya tidak menyenangkan, hiks…

Orang Gila Ngamuk

Ini pengalaman buruk pertamaku bertemu dengan orang gila. Kejadiannya saat daku SMP. Jadi ceritanya dulu kami membolos (hehehe) dan bersepedaan ke Pantai Widuri di Pemalang. Setelah puas jalan-jalan, kami pun makan siang di sebuah warung. Selesai makan, pas mau membayar tiba-tiba datang orang gila lagi ngamuk di luar warung. Orang gila ini membawa batu bata mau melempar warung. Wah tentu saja temen-temen panik dan berebutan kabur.

Daku segera saja membayar tanpa mikirkan lagi kembalian. Kok ya daku ini keluar di urutan terakhir ya? Jadi pas keluar pintu langsung berhadapan dengan Si Orang Gila. Dari wajahnya nampak penasaran karena temen-temenku berhasil lolos melewatinya. Tentu saja kesempatan baginya saat daku keluar pas banget di hadapannya.

Tentu saja daku ngeri dengan Si Orang Gila ini yang menampakkan wajah marah. Orang normal marah saja wajahnya sudah pasti mengerikan. Apalagi ditambah “gila”. Dan itu loh, tangannya masih memegang batu bata dan seolah siap melemparkannya. Coba saja batu itu dilemparkan ke aku yang tidak ada semeter di hadapannya, pasti daku sudah berkeping-keping.

Syukurlah dia tidak melemparkannya ke aku, tapi dia meludahi aku. Weks… Setelah puas meludah si Orgil ini menuntaskan kemarahannya dengan melemparkan batu bata ke warung. Melihat ada kesempatan, daku pun langsung mengambil sepeda dan kabuuuur… Sementara itu teman-teman menungguku dengan khawatir dari kejauhan.

Teman-teman, ludah orgil ini mengenai kacamata, hidung, bibir dan bajuku. Segera saja daku menyekanya dengan lengan baju. Baunya? Ehm, begitu deh… Sampai rumah daku langsung mandi. Hiks…

Orang Gila di Tol

Ini kejadiannya sekitar tahun 2008. Saat itu daku melintasi jalan Tol Cikampek sendirian sehabis liburan di Semarang. Daku melaju kencang di jalur tengah tol. Dari kejauhan daku melihat di pinggir jalan ada orang gila bawa batu besar. Asli besar, bukan sekedar batu sebesar kepalan, karena Orgil ini mengangkatnya pakai 2 tangannya. Tiba-tiba dia berjalan ke tengah di jalur paling kiri hendak melempar batu ke arah mobilku yang mulai mendekatinya.

Asli, daku langsung deg-degan. Daku pun mengerem dan segera berpindah jalur ke kanan. Tentu saja mobil-mobil kencang di jalur kanan mengklaksonku. Untung saja mereka bisa mengerem walau pun daku tahu mereka pasti marah.

Setelah berhasil melewati orang gila ini, daku pun langsung tancap gas. Jangan sampai deh batu besar itu terlempar ke daku.

Kulirik ke spion, syukurlah tidak ada korban dari kegilaannya. Nampaknya karena gagal melampiaskan kemarahannya ke daku, orgil ini memilih untuk kabur.

Orang Gila di Perumahan Sekneg

Kalau ini sih sudah pernah daku muat ceritanya di sini. Malah sempet kufoto, hehehe…

Tapi yang bikin daku ketakutan itu ya pas cerita nomer 1 dan 2. Puji Tuhan semuanya berlalu dengan selamat. Terima kasih Tuhan.

Ini ceritaku dengan orang gila. Bagaimana ceritamu? (*hayah*)

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Celoteh, Curhat, Dewo, Personal dan tag . Tandai permalink.

8 Balasan ke Pengalaman Dengan Orang Gila

  1. Nh Her berkata:

    Pengalaman dengan Or Gil …
    waaaa … lumayan banyak …
    tetapi yang paling teringat … karena masih baru adalah …
    suatu malam … diperempatan lampu merah CSW … dekat kejaksaan agung … ada orang gila ngamen … telanjang …
    badannya ditempelkan ke pintu mobil … lengkap dengan doktorandus gondal-gandulnya …
    nggilani … hahahaha

    untung lampu cepat berwarna hijau …

    salam saya Mas Dewo

  2. Lidya berkata:

    hihihi ingat di dekat terminal bekasi mas, dilempar batu besar oleh orang gila untungnya gak kena kaca cumakena body mobil berhasil penyok:)

  3. Pulau Tidung-aja berkata:

    Aku juga pernah di kejar- kejar orang gila, kebetulan orang gilanya gak jauh dari rumahku dan saya sudah mengenalnya sejak kecil.
    Biarpun sudah kenal tetap aja ada perasan takut .

  4. Oyen berkata:

    oh, pernah di pemalang? Oyen jaman lalu masih imut tinggal di pemalang … pernah ke widuri juga…

    Oyen juga pernah, diludahin orang gila diangkot, pas angkotnya lagi ngetem… ihiks, nasib 😦

  5. helen berkata:

    sy jg prnh pengalamn sm orgil, wktu itu malmng trs da orgil cwe lwt cm pake clna trs smbil tlnjng gt0 dech.
    ghihihi lucu bgt dh pokok ny.

  6. hendra berkata:

    Aku juga punya pengalaman dengan orang gila. Sebenernya aku gak tau dia gila beneran, setengah gila, hanya stress, atau apalah… Tapi, yang jelas, dia membuat aku trauma naik bis… hahaha:) soalnya dia membanting kaca mataku karena mengira aku minum racun… padahal aku cuma tidur dengan menundukkan kepala di bis… hii ngeri rasanya ketemu dia ( ibu-ibu misterius bertopi hitam + putri kecilnya ). Haaa… sekarang aku naik bis kecil, nggak berani naik bis besar… Big Trauma , sekitar pertengahan desember 2013…. hahaha… ya, semoga dia cepat sembuh ( jika memang gila ), atau segera selesai masalah hidupnya ( jika kala itu stress ).. Amin… 😀

  7. Lucia berkata:

    Kalau ceritaku…
    Tadi pas pulang sekolah sebelum ke rumah ane latihan menari sama teman2ku tau2 ada orang gila melempar roti ke aku terus aku balikin roti itu ke dia. Aku kira dia nggak gila ternyata dia narik tangan ane terus dia minta cium*hueeek . ane sama temen2 langsung ambil tas trus pergi aja lari
    a bad experience -_-*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s