Kehilangan In-earphone

(*Mestinya judulnya cotho lagi ya?*)
Sabtu kemarin daku kehilangan in-earphone. Ini earphone andalanku, paling cocok denganku. Suaranya enak, ngepas dan bulet terdengar di telinga. Dan yang paling asyik, earphone ini tidak bikin sakit rongga telinga. Karetnya lembut dan nyaman di telinga. Beda dengan earphone-ku yang lain, yang bisa bikin sakit karena bahannya yang keras, atau suaranya tidak solid, yang kalau ingin terdengar solid harus didorong lebih rapat ke telinga yang ujungnya bikin sakit telinga.

In-earphone yang hilang ini bawaan Samsung Galaxy Tab 10.1 yang berfungsi pula sebagai handsfree. Berdasarkan pengalamanku, ini adalah earphone paling enak yang pernah daku punya. Bahkan in-earphone Sony pun tidak bisa mengalahkan solid suaranya. Mungkin in-earphone Sony yang daku beli bukan tipe yang bagus ya? Hiks…

Earphone kesayanganku ini hilang di pondokan. Mungkin terbuang saat pondokan dibersihkan. Atau mungkin terbawa saat pembersih membawa sprei. Sudah berkali-kali kutanyakan pada pengelola termasuk pemiliknya untuk mencarinya. Tapi upaya ini nihil. Dan pemilik pondokan lebih mempercayai para staf-nya yang katanya telah 4 tahun mengabdi di pondokan ini. Sampai-sampai daku sering memperhatikan dengan curiga para staf pondokan yang terlihat membawa earphone. Salah satu staf yang nampak memakai earphone ternyata miliknya berwarna putih, yang berarti bukan punyaku yang warnanya hitam. Hiks…

Daku biasa memakai earphone untuk menemaniku tidur. Terutama saat menginap di pondokan ini yang kerap rame di malam hari, bahkan sampai dini hari. Ah, mengapa orang doyan melek sampai dini hari? Apa tidak ngantuk ya? Oh iya, mungkin mereka insomnia. Tapi kok insomnia berjemaah begitu sih? Kan jadinya rame dan mengganggu orang mau tidur.

Ah, daku pun harus merelakannya. Namun membeli earphone lain tidak membuatku terhibur, karena in-earphone sekelas Sony pun tidak senyaman in-earphone bawaan SGT ini. Mungkin daku perlu membeli earphone merek Samsung? Ternyata tidak mudah mencarinya, Sobat. Apalagi yang sekualitas bawaan SGT. Dan percaya atau tidak, di gerai/toko berlabel Samsung pun tidak memajang aksesoris in-earphone! Jadi daku mesti beli earphone lain yang bermerk mahal sekalian ya? Baiklah kalau begitu, daku nabung dulu, hiks…

(*Merelakan in-earphone SGT dengan sedikit ke-lebay-an*)

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Celoteh, Curhat, Dewo, Gadget, Personal dan tag , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Kehilangan In-earphone

  1. Elvin berkata:

    Hiks…selamat menabung yaaaa

  2. jarwadi berkata:

    barusan earphone ku, yang menurutku suaranya paling bagus, tertarik dan kabelnya terputus, mati sebelah. 😦

    • Wah ini sama dengan nasib earphone BB-ku. Pas daku berdiri ternyata kabelnya nyangkut di tuas rem tangan dan terputus, hiks… Padahal earphone BB termasuk yg bagus suaranya.

  3. Devi Yudhistira berkata:

    earphone-ku bolak balik ilang karet sama busa penutupnya…sebel deh…kok b gt ya mas?

    tar kl dah beli lagi, kabarin aku ya, yg mana yg enak dan spektakuler

  4. Ali Suwanda berkata:

    Alo om, wah kayaknya pencinta Samsung nih.. Cobain HTC dong om *racunin*

    Beli yang ini om
    Earphone Beast By Dr. Dre (Produser Musik) situsnya.. http://www.beatsbydre.com..
    kata orang2 sih bagus 😀

    Apalagi klo Hardwarenya sudah terintegrasi dengan BeastAudio semacam HTC dan HP.. Lebih nendang suaranya *eh klo suaranya nendang, bisa sakit dong telinganya -__-”

    Selamat mencari earphone impian 😀

  5. Ping balik: Earphone Blackberry | ♫ Dewo ♪

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s