(Masih) Belajar Computer Cluster

Seringkali daku kagum sama penyedia layanan jejaring sosial semacam facebook, twitter, dll. Mereka ini punya anggota yang jutaan (ehm, sudah ratusan juta sebenarnya) tetapi akses terhadap layanan mereka termasuk cepat. Dan yang terpenting adalah kecepatannya tidak terpengaruh oleh laju pertambahan anggota. Di belakang itu, mereka melakukan hal-hal yang luar biasa terhadap optimasi software dan didukung ribuan (puluhan ribu) server dan jaringan paralel dengan bandwidth besar.

Analis bahkan menyebutkan kalau facebook punya lebih dari 60,000 server. Ini melengkapi apa yang telah mereka lakukan sebelumnya, yaitu optimasi di script php dengan meng-compile php ke C++ dengan HipHop yang mereka kembangkan sendiri. Hasilnya adalah layanan yang luar biasa bagi ratusan juta anggotanya di seluruh dunia.

Lebih dari 60,000 server adalah angka yang luar biasa ya? Tapi itu belum seberapa jika dibandingkan dengan server Google. Analis memperkirakan Google menjalankan sekitar 900,000 server. Mungkin lebih. Server sebanyak ini tidak terletak dalam 1 lokasi, tetapi tersebar di seluruh dunia.

Baiklah, ini baru dilihat dari jumlah server, belum menghitung berapa banyaknya (dan besarnya) media penyimpanan mereka dan berapa besar bandwidth jaringan yang mereka gunakan. Dan tentu saja, berapa besar daya listrik yang mereka butuhkan. Tapi intinya adalah bahwa mereka serius sekali membangun infrastruktur mereka. Menandakan kalau mereka menganggap penting sekali layanan mereka. Demikian pula seharusnya dengan perusahaan kita. Dalam dunia usaha ini butuh sekali infrastruktur yang memadai untuk mendukung usaha. Memang sih mengupayakan infrastruktur yang mewah (baca: ribuan server) adalah hal yang sulit. Untungnya adalah bahwa infrastruktur ini bisa diupayakan secara bertahap. Bahkan on-need. Begitu dibutuhkan, infrastruktur bisa ditambahkan. Jadi sistem kita skalabilitasnya tinggi.

Nah, sekarang daku sedang berupaya belajar membuat itu semua jadi kenyataan di perusahaan kami. Ada yang punya pengalaman membangun cluster atau cloud? Bagi-bagi pengalaman donk…

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Dewo, Opini, Personal, Teknologi dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke (Masih) Belajar Computer Cluster

  1. silver account berkata:

    Setidaknya ada dua aplikasi VPN sederhana yang bisa menyediakan layanan VPN dengan cepat dan mudah tanpa mengesampingkan faktor keamanan. Pertama adalah produk Kerio yang berbayar dan kedua adalah OpenVPN yang gratis dari kalangan open source. Kerio menawarkan dua macam cara untuk menghubungkan komputer di luar kantor dengan server VPN di kantor. Pertama adalah dengan melakukan koneksi melalui internet ke server VPN dan menciptakan koneksi VPN. Kedua dengan membuat tunnel atau terowongan antara komputer client dan server. Sehingga transfer data antara komputer client dan komputer lokal di belakan server VPN bisa dilakukan dengan alamat IP lokal. Kerio versi server maupun client sama-sama merupakan aplikasi Windows sehingga amat mudah untuk diinstal dan digunakan. Harganya juga tidak terlalu mahal. Sehingga cook untuk keperluan koneksi VPN yang tidak terlalu kompleks.

  2. Ping balik: Mulai Belajar Cluster MySQL | ♪ Emanuel Setio Dewo ♪

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s