Apa Saja Manfaat Garduino?

Setelah berhasil membuat Garduino, saya mencoba untuk menggali lebih lanjut manfaat dari Garduino ini. Siapa tahu dari semua manfaatnya dapat membuka inspirasi para pembaca. Terutama bagi yang hobi memelihara tanaman atau bahkan yang usahanya di seputar bercocok tanam.

Bercocok tanam tanpa repot

Sebenarnya ini adalah alasan utama saya membangun Garduino. Saya ingin memelihara tanaman tapi saya tidak punya waktu untuk merawatnya. Terutama karena saya sering tugas ke luar kota. Kalau pun tidak sedang tugas luar kota, saya sering bepergian sehingga lupa mengurus tanaman.

Tentu saja sangat asyik jika tugas rutin perawatan tanaman ini bisa dilakukan oleh Arduino secara otomatis. Jadi saat saya tugas luar kota atau kelupaan, saya tidak perlu khawatir akan nasib tanaman saya.

Saya yakin banyak orang punya kondisi kayak saya, pengen punya tanaman tapi terkendala waktu dan tenaga untuk perawatan tanaman.

Perawatan Lebih Intensif

Dengan Garduino perawatan tanaman bisa dilakukan secara intensif tapi tetap sesuai dengan kebutuhan tanaman. Contoh pertama adalah saat penyiraman. Berbeda dengan solusi penyiraman biasa yang bekerja berdasarkan waktu penyiraman alias terjadwal penyiramannya, Garduino menyiram tanaman berdasarkan kebutuhan. Penyiraman akan dilakukan jika tanah/media terdeteksi memiliki kelembaban yang kurang yang dapat ditentukan pada titik kekeringan tertentu. Dengan demikian penyiraman akan lebih efektif, terutama untuk tanaman yang tidak terlalu suka kelembaban berlebihan.

Yang pasti kebutuhan air untuk penyiraman akan lebih dapat dihemat dan tentu saja penyiraman tidak akan menyebabkan terjadinya genangan atau bahkan kebanjiran. Solusi ini menjadikan penanaman indoor lebih aman.

Contoh kedua adalah untuk penyalaan Grow Light. Jika kita ingin tanaman tumbuh lebih cepat, maka kita dapat membantu tanaman untuk mendapatkan cahaya lebih lama untuk membantu proses fotosintesa. Grow light ini dapat dinyalakan untuk beberapa waktu yang ditentukan saat tanaman terdeteksi tidak mendapat cukup cahaya untuk fotosintensa. Penggunaan Grow Light ini akan sangat efektif jika kita menanam secara indoor (di dalam rumah atau apartemen).

Contoh ketiga adalah untuk menjaga suhu dan kelembaban lingkungan tanaman. Seperti kita tahu kalau suhu udara & kelembaban di Indonesia ini sangat tinggi. Mungkin beberapa tanaman tidak suka suhu dan kelembaban yang tinggi, terutama tanaman yang memang secara alami hidup di daerah sejuk. Ini bisa kita atasi dengan menjaga suhu dan kelembaban sekitar tanaman supaya tetap optimal. Caranya bisa dengan menyalakan kipas angin atau solusi yang lain. Jika ditanam indoor, Garduino bisa dirancang untuk membuka-tutup jendela.

Penginderaan Lingkungan Tanaman

Secara Garduino ini dasarnya adalah microcontroller serba guna, kita bisa menambahkan kemampuan Garduino ini untuk mengindera keadaan lingkungan sekitar tanaman.

Misalnya dengan memasang sensor suhu dan kelembaban udara sekitar. Kita bisa memonitor suhu dan kelembaban udara sekitar tanaman. Ini cukup penting untuk mengetahui apakah lingkungan berubah secara ekstrem dan tidak cocok untuk kriteria tanaman kita. Misalnya saat terdeteksi suhu udara di atas 50 derajat celcius atau kelembaban udara di bawah 10%. Bisa saja itu karena sedang kemarau atau malah terjadi kebakaran.

Sensor lain yang cukup berguna adalah sensor smoke & gas yang akan mendeteksi apakah ada asap atau gas; sensor LPG yang akan medeteksi kalau ada kebocoran LPG; dan lain-lain. Penambahan sensor ini saya yakin dapat membantu tindakan perawatan tanaman lebih optimal.

Remote Monitor

Ini adalah salah satu cita-cita saya dalam mengembangkan Garduino. Nantinya saya ingin bisa memonitor keadaan tanaman indoor saya dari jarak jauh. Sebenarnya solusi remote monitor ini sudah banyak dibuat, tetapi saya ingin menggunakan Raspberry Pi. Dari pada RPi saya ini nganggur, mungkin lebih baik jika bisa digunakan untuk membantu Garduino.

Dengan menggunakan RPi jadinya malah lebih gampang, karena saya tinggal menghubungkan kabel USB antara Arduino dengan RPi. Kebetulan banyak solusi pemrograman di RPi yang bisa mengakomodasi hal ini. Bahkan ada library pemrograman di Python untuk mengirimkan twit di twitter sehingga Garduino bisa nge-twit dengan mudah.

Yang terpikir oleh saya adalah Garduino mengirimkan email ke saya secara periodik. Isinya adalah nilai-nilai semua pembacaan sensor dan jika memungkinkan mengirimkan foto tanaman saat itu.

Penutup

Sebenarnya masih banyak kemungkinan pengembangan lebih lanjut dari Garduino ini. Semuanya tergantung imajinasi dan kreativitas kita. Sangat mengasyikkan jika kita dapat bertukar pikiran untuk pengembangan Garduino ini. Siapa tahu menjadi solusi yang inovatif yang mungkin dapat menjadi solusi bagi banyak orang.

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Arduino, Dewo, Elektronika, Opini, Personal, Raspberry Pi, Teknologi dan tag , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Apa Saja Manfaat Garduino?

  1. Ping balik: Kopdar Dadakan Dengan Blogger Chik4 | ♪ Emanuel Setio Dewo ♪

  2. Ping balik: Gatel Ngoprek | ♪ Emanuel Setio Dewo ♪

  3. Ping balik: Prototype Garduino ala Dewo versi 1 | ♪ Emanuel Setio Dewo ♪

  4. Ping balik: Membuat Nilai Referensi Analog | ♪ Emanuel Setio Dewo ♪

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s