Mesin Antrian Arduino untuk RS Awal Bros Bekasi

Dua hari kemarin saya dan tim IT Bekasi ngoprek mesin antrian. Selama ini biaya untuk membuat mesin antrian cukup besar karena harus membeli mini PC, LCD monitor dengan touchscreen dan printer thermal dari merk mahal. Tentu saja pengadaan alat sedemikian mahal menjadikan beban yang cukup berat bagi perusahaan. Jadi kami berinisiatif membuat versi Arduino untuk menekan biaya-biaya tersebut.

LCD 16x2, Arduino Uno, Shield Antrian dan Printer Thermal Mini
LCD 16×2, Arduino Uno, Shield Antrian dan Printer Thermal Mini

Kami membuat shield khusus untuk mengkoneksikan Arduino Uno ke 4 tombol, printer thermal mini, LCD 16×2, dan RTC. Ditambah regulator 5 Volt khusus untuk printer thermal. Soalnya printer thermal membutuhkan arus 1.5 Ampere, jadi perlu dipisahkan dari Arduino.

Tampilan LCD sebagai informasi utk pasien
Tampilan LCD sebagai informasi utk pasien

Untuk prototype ini saya membuat shield secara manual alias menggunakan kabel/kawat untuk wiring antar komponen. Maklum, saat saya berangkat ke Bekasi lupa membawa PCB polos, bor, setrika dan ferry chloride untuk pembuatan PCB. Penyolderan kabel/kawat secara manual ini menjadikan pembuatan shield jadi sangat lama dan butuh ketelitian dengan pengecekan berulang-ulang.

Printer thermal mini dengan info tanggal & jam dari RTC
Printer thermal mini dengan info tanggal & jam dari RTC

Yang jadi catatan penting selama pembuatan ini adalah saat membuat regulator 5 Volt untuk printer thermal. Seperti biasa saya menggunakan IC regulator 7805. Namun kenapa output regulator hanya 2-3 Volt? Hingga akhirnya semua komponen diterondoli ulang dan hanya tersisa 7805. Saat diukur tegangannya hanya 2-3 volt. Berarti 7805-nya bermasalah. Benar saja, saat saya ganti dengan stock 7805 keluaran langsung stabil di 5 volt. Ehm… berarti saya dapat 7805 cacat produksi. Hiks…

Otaknya menggunakan Arduino Uno yang ada di bawah shield darurat dengan PCB generik
Otaknya menggunakan Arduino Uno yang ada di bawah shield darurat dengan PCB generik

Syukurlah semuanya bisa diselesaikan dengan baik. Supaya prototype tampak rapi, maka kami membuat demo dengan memasukkan semua rangkaian di box bekas LCD monitor. Jadi tampak rapi kan? Dan yang pasti, prototype ini biayanya jauh di bawah mesin antrian yang selama ini kami pasang di masing-masing rumah sakit.

Tampilan mesin antrian dengan Arduino Uno
Tampilan mesin antrian dengan Arduino Uno
Box demo mesin antrian
Box demo mesin antrian
Pemeragaan prototype antrian oleh Pak Adrianto
Pemeragaan prototype antrian oleh Pak Adrianto
Box demo sederhana ini akan dipresentasikan besok
Box demo sederhana ini akan dipresentasikan besok

Senangnya… akhirnya kegiatan ngoprek microcontroller terutama dengan Arduino ini bisa berguna bagi perusahaan. Kalau selama ini saya selalu ngoprek di luar jam kerja, 2 hari kemarin ngoprek menggunakan jam kerja. Toh semuanya bagi perusahaan tho? Hehehe…

Semoga antrian ini bisa bermanfaat bagi perusahaan
Semoga antrian ini bisa bermanfaat bagi perusahaan

Jika prototype ini disetujui BOD, rencananya saya akan buat kit untuk semua RS. Bisa penghematan besar loh.

Iklan

43 respons untuk ‘Mesin Antrian Arduino untuk RS Awal Bros Bekasi

  1. apakah ic 7805 tidak panas dibebani arus 1,5 amper, biasanya saya membebani kurang dari 1 ampere saja, sudah panas, tapi memang ic 78xx banyak yang jelek dan kemampuan regulasinya bagus. kalau sudah begitu saya mencoba coba beli beberapa dari toko toko yang berbeda dan saya pilih yang paling baik 😀

    • Kami pake heatsink, mas. Oh iya, dissipasi daya semakin tinggi kalau tegangan supply terlalu tinggi di atas 5 volt. Mestinya kalau pakai adaptor 7.5-9 volt akan rendah dissipasinya. Sayangnya adaptor 2A kami output terendahnya 12V. Jadi harus pakai heatsink besar.

      Kemarin dicoba kurang dari 1 jam tidak panas sih. Mungkin perlu dicoba beberapa jam.

      Mengenai 7805 baru kali ini saya dapat yang jelek, Mas. Biasanya aman-aman saja. Hiks…

  2. good luck ya mas, kereeeeen dari utak utik adruino jadi keterusan ya mas. kalau sudah jalan mesin antriannya nanti aku coba ah ke awal bros 🙂 tapi bukan untuk sakit loh hehehe

  3. halo, salam kenal bro.. mau tanya ni.. itu printer thermal mininya merek apa ya?? kira2 harganya berapa.. interfacenya menggunakan serial atau ethernet? makasih mas..

  4. Mas..di rumah sakit (tempat saya bekerja) saya juga sedang membutuhkan mesin antrian kalau pesan (minta tolong dibuatkan) bisa mas???

  5. mas Dewo kalo mesin tsb diaplikasikan u/ mesin kartu parkir kendaraan bisa ga ya..? karena kami perlu u/ mengurangi tenaga yg menangani parkir sehingga tenaganya bisa dimanfaatkan u/ kegiatan yg lain.. tks.

  6. kalo saya pesen 1 unit yg terdapat 4 tombol (terintegrasi dgn aplikasi di PC) serta tutorial pembuatannya, berapa ya? n nomor kontak mas klo bole sertakan di email sy.

  7. mas bisa minta info untuk harga kalau pesan, apa bisa menampilkan ke 7segment, untuk loket ataupun display utama? trims

  8. Menarik.. mo tanya nih mas..
    1. Kalo ga salah printel thermalnya ga punya fitur auto-cutter ya mas ? kalo begitu bagaimana cara memberikan kertas antriannya ke pasien/pengunjung ?
    2. Biar bisa meneruskan nomor panggilan terakhir saat mesin mati karena ga ada pasokan listrik, Data panggilan antriannya disimpan ke EEPROM Arduino kah ?
    3. Mesin dgn tombol pemanggilnya dibuat pake Arduino jg kah ? jarak (kabel) nya bisa sampai seberapa jauh ya ?

  9. mas, saya seorang mahasiswa it di ubi lumajang.
    sy juga seorang pedagang keliling,
    rencananya sy pengen bikin alat demikian.
    kira2 bahasa program apa yg hasus di pelajari dan ic microcontroller type brapa yg bisa di flash macam printer.
    terimakasih sebelumnya.

  10. Mantap bpk…bsa dong bagi skema rangkaian nya…trims
    Bsa nmr kontak bpk?
    Mkn berkenan ini nmr saya wa 085655144091
    Saya ingin membuat nmr antrian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s