Galau BlackBerry Z10

Sekitar 3 hari kemarin saya galau. Penyebabnya adalah karena BlackBerry Torch saya bermasalah di fleksibel-nya. Jadi saat saya slide tutup, maka layar akan padam. Kadang saat saya buka slide-nya, layar tidak mau nyala. Jadi saya harus tekan tombol on di bagian atas Torch. Masalahnya seperti yang dibahas di “Kelemahan Flexibel BB Torch 9800”.

Berdasarkan pengalaman teman-teman yang pernah mengalami hal serupa, Torch mesti ganti modul fleksibelnya. Untuk modul yang original harganya termasuk ongkos pasang Rp 400-450,000. Weks, mahal banget yak? Kalau yang bukan aslinya bisa lebih murah setengahnya. Tapi konon tidak akan tahan lama.

Di samping malas untuk servis yang butuh waktu lama, dari lubuk yang paling dalam (*gubrak*), sebenarnya saya sudah bosan juga dengan Torch yang telah menemani saya selama hampir 2 tahun. Jadi saya pun memutuskan untuk membeli BlackBerry Z10. Pertimbangannya adalah karena saya tetap ingin menjalin komunikasi dengan komunitas di BBM (BlackBerry Messenger), namun saya tidak ingin menggunakan BlackBerry dengan platform lawas. Saya ingin menggunakan Sisop BB10 yang lebih modern. Lagi pula spesifikasi hardware Z10 benar-benar mumpuni. Jadi saya pun membulatkan tekad membeli Z10.

z10

Kemarin saya ditemani Pak Anto jalan ke BTC sambil makan siang. Di sana kami mampir ke salah satu toko ponsel langganan yang ternyata menyediakan stock Z10. Jadilah proses tukar tambah berlangsung dengan damai.

Pengalaman pertama membingungkan, setelah beberapa saat mengasyikkan. Benar-benar pengalaman baru, beda jauh dengan platform BlackBerry sebelumnya. Bagi pengguna Android/iOS, rasanya berpindah ke BB10 tidaklah terlalu menyulitkan.

Saya langsung menyukai antarmukanya yang intuitif dan gegas karena ditunjang hardware yang mumpuni. Beberapa hari ini saya akan coba explore lebih intens.

Segera setelah mengaktifkan Z10, beberapa teman langsung kirim bbm “cie-cie…”. Rupanya status yang ditampilkan oleh Z10 mengindikasikan kalau saya menggunakan BB10. Entah apa yang dituliskan. Dari pengalaman saya melihat status teman-teman yang berganti ke Z10 statusnya berubah sementara menjadi: “I make switching to BB10” atau apa gitu.

Jadi teman-teman kita tahu kalau kita beralih ke BB10. Strategi marketing yang jitu dari BlackBerry. Hehehe…

Iklan

18 thoughts on “Galau BlackBerry Z10

  1. Saya termasuk yang kjurang suka BB/HP dengan slider karena boros batt (betul enggak mas)
    BB saya juga letoy karena saya kurang rajin bersih2
    Beli baru saja mas
    Salam hangat dari Surabaya

    • Sepertinya memang boros baterai, tapi mungkin belum tentu karena slider-nya.

      BTW, saya sudah ganti ke Z10, Pakde. Semoga saja tidak lemot dengan berjalannya waktu pemakaian.

      Salam hangat dari Tangerang

  2. Untuk teman – teman dekat pengguna blackberry yang jemu dengan font- font yang ada di bb nya, tersebut dapat saya sajikan info bagaimana cara merubah bentuk font tulisan di blackberry atau font di bb dengan gampang tanpa menyebabkan efek kerusakan atau efek apa pun di blackberry anda. Cara merubah font bb yang satu ini yakni gunakan pertolongan aplikasi blackberry untuk merubah font atau tulisan sesuka hati yakni aplikasi font manager. Lantas bagaimana cara memakai aplikasi font manager untuk ganti font atau tulisan di handphone blackberry ? ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s