Uji Coba Sistem Appointment Rumah Sakit (Beta)

Mumpung dapat kesempatan uji coba server cloud selama 2 minggu, saya pun menggunakannya untuk uji coba sistem Appointment RS Awal Bros. Sistem yang sempat tertunda beberapa bulan ini statusnya masih beta, alias versi uji coba publik. Jadi jika ada yang mau membantu untuk uji coba, silakan mengunjungi URL berikut ini:

Sistem Appointment RS Awal Bros

Versi Beta Sistem Appointment

Versi Beta Sistem Appointment

Oh iya, tidak hanya untuk uji coba, sistem Appointment boleh diuji coba untuk di-hack. Jadi kami persilakan para hacker (termasuk Ping Si Hacker Ping) untuk mencoba membobolnya. Bukan karena sistem kami aman 100%, justru untuk mengetahui apakah ada lubang (hole) keamanan atau tidak. Jadi bagi para hacker, “Welcome”.

Tetapi untuk urusan hack-crack ini tidak berlaku bagi Bro Budi, Bro Adrian YW dan Limasindo loooh!!!

~~~
Terkait:
~ Memetakan Jaringan RS Awal Bros
~ Peta Panduan
~ Janjian Yuk?
~ Nyicipin Teknologi Cloud

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Awal Bros, Blog, Catatan, Development, Dewo, Rumah Sakit, Server, Sistem Informasi, Software, Teknologi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Uji Coba Sistem Appointment Rumah Sakit (Beta)

  1. Jody Meyer berkata:

    Faktor-faktor kualitas yang dideskripsikan oleh McCall dan kawan-kawan merepresentasikan sejumlah ”checklist” yang disarankan. Hewlett-Packard telah membuat sejumlah faktor-faktor kualitas yang disingkat ”FURPS”, yaitu Functionality, Usability, Reliability, Performance, Supportability. Dimana atribut-atribut untuk setiap faktor seperti tersebut dibawah ini : 1. Functionality, diperkirakan dengan mengevaluasi sejumlah feature dan kemampuan program, fungsi-fungsi umum yang disediakan, dan keamanan terhadap keseluruhan system 2. Usability, diperkirakan dengan mempertimbangkan faktor manusia, keseluruhan estetika, konsistensi, dan dokumentasi 3. Reliability, dievaluasi dengan mengukur frekuensi dan penanganan kesalahan, keakuratan hasil output, jangka waktu antar kesalahan (Mean Time Between Failure), kemampuan untuk recover dari kesalahan dan kemampuan prediksi program 4. Performance, diukur dengan mengevaluasi kecepatan pemrosesan, waktu respon, konsumsi sumberdaya, keluaran dan efisiensi 5. Supportablity, kombinasi kemampuan untuk memperpanjang program, kemampuan adaptasi dan kemampuan layanan (ketiga atribut ini merepresentasikan –maintainability) sebagai tambahan untuk kemampuan ujicoba, kesesuaian, kemampuan penyusunan (kemampuan untuk mengorganisir dan mengatur elemen-elemen penyusunan software), kemudahan dengan apa sistem dapat diinstalasi dan kemudahan dengan apa masalah-masalah dapat dilokasikan.

  2. Lidya berkata:

    sip…sip nanti aku coba,dapet vocer ya mas hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s