Batal Posting Satir Bin Nyinyir

Tadinya daku mau posting tentang “Kaderisasi Perokok” yang satir. Lha kok malah terbacanya nyinyir. Jadinya daku buang ke tong sampah. Padahal tulisannya sudah panjang. Hehehe…

Menulis secara ngasal memang mudah ya? Tapi mesti pula dipertimbangkan bagaimana perasaan pembaca. Bisa saja sih cuek dengan berasumsi kalau ada pembaca yang tidak suka, mending buruan pergi dari blog kita. Namun sebenarnya tidak bisa begitu juga. Kita perlu mempertimbangkan efek yang mungkin terjadi saat orang lain membaca tulisan kita.

Jadi memang perlu dibaca berulang-ulang sambil berpikir dampak tulisan kita sebelum menekan tombol “Terbitkan”. Apalagi di dunia internet ini apa yang pernah kita tuliskan bisa jadi tersimpan selamanya. Walau pun kita sudah menghapusnya… jejaknya masih tersimpan. Entah sampai kapan…

Iklan

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Blog, Celoteh, Dewo, Opini, Personal dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Batal Posting Satir Bin Nyinyir

  1. Lidya berkata:

    aku gak mau bahas tentang rokok mas 🙂 suami gak merokok tapi bapakku merokok hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s