Workshop IBM Power8

Kemarin kami mengikuti Workshop IBM Power8 di PT Avnet Datamation di Wisma BSG. Berikut adalah daftar acaranya:

1. Power System Introduction. Speaker: Ichsan Mulia Permata.
2. Aligning IT Capabilities for Enterprise Needs. Speaker: Nazario Pecho.
3. IBM Tools Demo. Speaker: Nazario Pecho.
4. Application Tuning Consideration. Speaker: Nazario Pecho.

power01

Sayangnya acara yang seharusnya 2 hari ini dipadatkan dalam 1 hari sehingga kami kurang dapat merasakan langsung power-nya. Namun demikian secara garis besar telah tergambar bahwa Power System dari IBM memang sangat powerful. Jika dibandingkan dengan server Intel Based, maka virtualisasi di Power Sytem mampu memaksa system berjalan di atas 70%. Bahkan telah dilakukan stress/load test sampai 100% tanpa membuat sistem down.

power02

Di sisi lain, server berbasis Intel hanya mampu me-utilisasi prosesor sampai 50% saja. Tapi ini klaim dari IBM sih, hehehe…

Tampaknya sangat menarik menyimak teknologi Power System yang telah dikembangkan sangat lama dan bahwa sistem ini diturunkan dari AIX yang telah terkenal sebagai sistem skala besar yang handal yang telah banyak dipakai di dunia perbankan dan telekomunikasi.

power03

Lebih menarik lagi karena IBM Power System kini menyasar segmen lebih rendah, yang tadinya hanya mampu bermain di server Intel dan Linux, yaitu dengan dirilisnya Power8 khusus Linux. Power8 khusus Linux memiliki akhiran “L” di serinya, seperti S812L (4, 6 atau 8 core), S822L (6, 10, 12, atau 20 core), S824L (6, 8, 12, 16 atau 24 core).

Tiap core dapat diaktifkan atau dinon-aktifkan untuk menghemat resources. Di level mesin virtual pun bisa diatur berapa core dan thread yang dialokasikan ke mesin.

Power System khusus Linux ini hanya mampu mem-virtualisasi mesin dengan sistem operasi Linux. Sistem operasi Linux yang didukung meliputi RedHat Enterprise Linux, SuSE Linux Enterprise Server dan Ubuntu Server. Ini OS Linux yang keren semua, level enterprise. Keren ya?

Akhir kata, teknologi Power System, khususnya Power8 memang keren karena teknologinya sudah proven selama beberapa generasi. Di lain pihak, ISV atau startup mungkin belum mampu menjangkau teknologi ini. Walau pun ada versi khusus Linux, tapi nampaknya masih lebih mahal dari pada solusi server berbasis Intel dan OS Open source seperti Ubuntu yang relatif lebih ekonomis. Namun jika memang ISV/Startup sudah naik kelas, memang sebaiknya mempertimbangkan menggunakan Power System.

~~~

Terkait:
~ IBM Power Systems – Overview
~ IBM Watson

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Workshop IBM Power8

  1. Ping balik: Ikut Workshop IBM Power System | Emanuel Setio Dewo

  2. Ping balik: OpenPOWER, are you ready? | Emanuel Setio Dewo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s