Potret Kehidupan

Setiap kali perjalanan pulang dari kantor, di suatu titik jalan yang dilewati, saya selalu menyaksikan suatu hal yang sama setiap hari. Yaitu seorang bapak yang duduk di pinggir jalan dengan seorang anak rebahan di pangkuannya. Nyaris setiap sore saya menyaksikan pose itu. Sang Bapak seperti sedang memijat leher anaknya. Sedangkan Si Anak selalu rebahan di pangkuannya. Mungkin tertidur.

pemulung

Pernah saya lihat 2 orang pengedara motor berhenti dan bercakap-cakap dengan Si Bapak. Tetapi di hari selanjutnya saya tetap menyaksikan Si Bapak+Anak dengan pose yang sama di tempat yang sama. Sampai kemarin sore pun saya masih melihat mereka di sana.

Melihat kantong besar yang selalu teronggok di sampingnya, saya menduga Si Bapak berprofesi sebagai pemulung. Mungkin Bapak+Anak ini bekerja seharian dan sore harinya beristirahat di pinggir jalan. Walau pun demikian, mereka bukanlah pengemis yang menengadahkan tangan berharap seseorang memberinya uang. Hanya saja mereka beristirahat di pinggir jalan yang ramai.

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Personal dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s