Berebut Masuk Lift

Saya heran ketika melihat banyak sekali orang yang begitu pintu lift terbuka langsung menerobos masuk. Padahal banyak orang dari dalam lift yang mau keluar. Sehingga bisa dipastikan orang dari dalam lift kesulitan keluar dan akhirnya mereka berusaha menerobos arus orang-orang yang mau masuk lift.

Tidak hanya sekali dua kali kejadian seperti ini saya alami, nyaris setiap hari. Mungkin mereka takut kalau ketinggalan lift seperti orang-orang di stasiun yang takut ketinggalan kereta.

Seperti kemarin ketika saya satu lift dengan penderita stroke yang menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan. Saat pintu lift terbuka, beberapa orang terburu-buru akan menerobos masuk. Langsung saja saya berikan kode tangan stop tinggi-tinggi supaya orang-orang tidak menerobos masuk dan membiarkan kami keluar terlebih dahulu. Syukurlah mereka mengerti kode tangan saya dan mereka urung menerobos. Tetapi beberapa anak kecil terlanjur berlari masuk lift dan hampir menabrak bapak si penderita stroke. Haduuuh…

Saya lihat di beberapa lift sudah ditempeli papan bertuliskan “Dahulukan yang keluar” atau memberikan pembatas di tengah pintu lift sebagai pengatur jalur masuk dan keluar lift, kiri untuk masuk dan kanan untuk keluar. Nampaknya masyarakat kita masih perlu belajar banyak ya?

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Iseng, Opini dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Berebut Masuk Lift

  1. Lia berkata:

    perlu banget mas belajar tertb. Yang sebel udah menerobos sambil bawa stroller hehehe pernah kelindas rodanya soalnya waktu itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s