Bike to Work

Dahulu kala, kira-kira beberapa ratus tahun yang lalu (#gubrak) ketika saya masih duduk di sekolah dasar, tiap hari saya ke sekolah naik sepeda. Dari kelas 4 SD sampai 3 SMP saya selalu bersepeda ke sekolah. Kurang lebih 6 tahun lah ya. Jangan heran kalau melihat saya tubuhnya tidak proporsional, kepanjangan tangan, eh, kepanjangan kaki akibat terlalu lama sepedaan di masa pertumbuhan.

Hanya saat SMA saya jadi jarang bersepeda. Hanya sesekali di hari Minggu keliling Simpang Lima. Jaman saya dulu Simpang Lima masih sepi loh! Hari Minggu yang olah raga di Simpang Lima masih sedikit. Bandingkan dengan sekarang yang sudah macet abrakadabra, malah jadi tidak nyaman olah raganya. Kecuali jika memang tujuannya nyari keramaian, hehehe…

Eh nulisnya kok jadi ngelantur ke ratusan tahun yang lalu ya? Padahal tadinya saya cuma mau nulis kalau pada akhirnya saya sempat naik sepeda ke kantor. Tepatnya di hari Sabtu 2 minggu yang lalu.

13048097_10153768547114620_8558822431655457692_o

Perjalanan berangkat cukup singkat karena cuma berjarak 3,71 km dengan waktu tempuh 11:37 menit. Saya jadi teringat masa bersepeda ke sekolah dulu, betapa nyamannya karena tidak banyak kendaraan. Sedangkan sekarang seperti harus berjuang di jalanan yang padat kendaraan.

Nah, pulangnya baru perjuangan terberat karena rute harus muter. Tercatat jaraknya 6,68 km dengan waktu tempuh 23:14 menit. Tambah berat karena pulangnya siang hari saat matahari masih sangat bersemangat nyenterin bumi. Puanas bet deh pokoknya. Belum lagi pengendara motor yang sepertinya sedang kebelet sehingga kebut-kebutan dan serba mepet. Juga angkot yang grusa-grusu nyalip kemudian mendadak berhenti di depan. Jadi ngeri. Untunglah saya tiba dengan selamat setelah hampir keserempet beberapa kali.

13087214_10153775097314620_3023733342964139816_o

Oh iya, saya memesan tag Bike2Work dengan maksud untuk menyemangati diri sendiri supaya tetap bersemangat naik sepeda untuk bekerja. Tapi nampaknya saat ini saya lebih memilih bersepeda untuk olah raga dari pada untuk bekerja. Soalnya medan yang dilalui cukup berat. Bukan karena kontur jalanannya, tapi karena kendaraan lain yang grusa-grusu dan tidak menghormati pengendara sepeda. Saya memilih rute aman dan nyaman di kompleks untuk berolah raga sepeda, hehehe…

Itulah yang membuat saya belum memasang tag Bike2Work di sepeda, hehehe…

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Personal. Tandai permalink.

4 Balasan ke Bike to Work

  1. Lidya berkata:

    skr simpang lima susah untuk jalan hehehe. tapi aku pernah sih nyewa sepeda di sana pascal pingin

  2. Iksa berkata:

    Hayo semangat … Bike to kemana-mana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s