Ompong

Akhirnya saya ompong… Ceritanya gara-gara tambalan geraham lepas dan saya tidak segera berobat ke dokter gigi. Jujur saja, saya paling males kalau harus ke dokter gigi. Selama beberapa bulan akhirnya tambah parah. Gusi sering bengkak dan sangat mengganggu.

Berobat ke Puskesmas tidak membantu. Dokter gigi cuma mengintip sedikit gigi dan diresepkan antibiotik & pereda rasa sakit. Dokter cuma menjadwalkan saya untuk berobat lagi 9 hari ke depan. Padahal resep cuma untuk 5 hari. Itu pun dia bilang kalau di Puskesmas belum tentu bisa menambalnya. Entah apa maksudnya. Yang jelas, setelah saya googling, rupanya butuh tambalan permanen dengan penyinaran. Mungkin di Puskesmas tidak ada alatnya.

Akhirnya saya bikin janji dengan dokter gigi keluarga di Semarang. Jadi pas liburan saya malah berobat gigi. Kali ini perawatan lebih profesional. Di-rontgen rahang bawah kanan-kiri, gigi kiri harus ditambal dan di gigi kanan ketahuan kalau ada pembusukan, kurang lebih begitu kata dokternya. Disarankan untuk dicabut. Hiks…

Setelah ditambal dan dicabut kami berangkat liburan ke Solo. Sedangkan saya sangat tersiksa. Berkali-kali harus berhenti di pinggir jalan untuk membuang ludah + darah. Tentu tidak bisa makan. Terpaksa cuma minum jus, kacang hijau, dan susu. Ehm, kopi juga sih, hehehe…

Malam hari sudah berhenti pendarahannya. Saya langsung makan banyak, hehehe…

Yang lebih menyebalkan adalah ternyata saya alergi dengan obat yang diresepkan. Mata jadi bengkak pagi harinya. Untung saya bawa incidal. Habis minum incidal langsung teler, tidur beberapa jam. Syukurlah resort-nya nyaman, hehehe…

Jadi selama liburan saya rada tersiksa. Walau pun kulineran, saya tidak bisa menikmatinya. Saya memilih makan yang lunak atau empuk. Seperti saat di Fai Kie Solo, saya makan bubur. Tapi harus diakui kalau buburnya enak.

Kemudian saat di Semarang kami makan di Pesta Keboen, saya memesan Skotel. Skotel ini sejatinya makanan favorit Kirana kalau makan di situ. Kali ini saya menjadikannya makanan favorit saya juga. Hiks…

Tentang Emanuel Setio Dewo

Tumbuh, Berkembang, Berbuah...
Pos ini dipublikasikan di Personal. Tandai permalink.

6 Balasan ke Ompong

  1. lazione budy berkata:

    geraham saya juga bolong, tapi saya biarkan

  2. Lidya berkata:

    kirain yg ompong anaknya mas dewo🙂

  3. jarwadi berkata:

    tiap kuliner saya juga harus pilih2 agar ngga menyisakan masalah, soalnya saya punya maag😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s