Selamat Hari Blogger Nasional

Rupanya hari ini adalah Hari Blogger Nasional (para blogger boleh libur dong? Xixixi). Dan tidak terasa, 3 bulan lagi blog saya yang sederhana ini akan ulang tahun yang ke-10. Wow… Rupanya blog ini sudah tuwa yak?

Sejatinya saya mulai ngeblog sejak 2004 di Sisfokampus.net (Alm) dan blogger.com. Tapi sejak Januari 2005 hijrah ke platform wordpress yang rupanya tetap jaya setelah 1 dekade. Salut bagi wordpress.com!

Selamat merayakan Hari Blogger Nasional bagi para blogger Nusantara! Dan meneruskan tradisi selama 9+ tahun, jikalau ada kopdar nasional, maka saya tidak akan hadir, xixixi… Ge-er yak? Padahal juga nggak diundang.

Komentar Terror

Belakangan ini saya mendapat terror berupa komentar di blog ini. Komentarnya menjelek-jelekkan Yesus Kristus atau Kekristenan dan tentu saja pribadi saya. Kata-katanya sungguh tidak senonoh. Entah mengapa orang ini sebegitu bencinya.

Bagi saya sendiri, menghapus komentar-komentar ini bukanlah pekerjaan yang sulit karena saya mendapat bantuan dari Akismet. Menandainya sebagai SPAM otomatis memblok IP dan email-nya sehingga tidak dapat memberikan komentar lagi dan secara otomatis komentarnya masuk ke Spam Box.

Namun ternyata orang ini cukup ulet dengan mengganti email dan menggunakan IP berbeda. Saya bisa mengenali komentar ini dari orang yang sama karena komentarnya selalu senada dan nama samarannya selalu mengandung “adi”.

Namun di balik kebrutalan komentarnya, saya merasa kalau sebenarnya orang ini masih punya hati nurani, entah apa pun agamanya. Saya yakin suatu saat dia akan tersadar kalau tingkah lakunya tidak baik dan tidak mencerminkan cinta kasih. Karena saya yakin bahwa setiap manusia telah dibekali Tuhan dengan benih kasih. Semoga saja benih itu masih ada di hatinya dan kelak dapat tumbuh dalam hidupnya.

Mencintai Indonesia

Mencintai Indonesia itu seperti sebuah kisah romantisme sepasang insan yang dilanda kisah kasih. Seperti ketika seorang pria bertemu pandang dengan seorang gadis cantik lalu muncul cinta pada pandangan pertama. Lalu sang pria berjuang dengan sekuat tenaga menggapai cinta si gadis. Sang pria mengesampingkan kenyataan kalau dia bukan berangkat dari kalangan berada, namun dari keluarga yang sederhana saja.

Mawar

Namun karena benih cintanya yang telah tumbuh subur, sang pria dengan semangat baja bertekad untuk berjuang merebut cinta sang gadis. Dia menyadari bahwa upayanya tidak akan pernah mudah. Jalan yang harus ditempuhnya tidak akan mulus, terbukti dengan begitu banyaknya halangan dan rintangan sepanjang upayanya dalam menggapai cinta sang gadis idamannya.

Gadis itu memang cantik, sangat cantik sehingga banyak pria lain berusaha merebutnya. Pria lain itu datang dari berbagai bangsa dengan berbagai bahasa. Mereka melihat gadis itu sangat cantik dan tersohor dan sangat patut untuk diperebutkan. Seperti intan yang dipotong sempurna yang berkemilau indah cemerlang, hati siapa yang tidak akan terpikat untuk memilikinya?

Baca selebihnya »

Foto Pertama di Blog Ini

Belakangan daku lebih banyak posting foto, terlebih setelah membeli kamera DSLR. Lantas daku penasaran, mulai kapan daku memajang foto di blog ini. Lantas daku pun menelusuri balik postingan sejak dari awal (Januari 2005) untuk menemukan foto pertama.

Nampaknya foto pertama dimuat setelah daku membeli ponsel Soner K500i. Saat itu daku memajang fotoku dan Axel di sidebar. Sedangkan foto penghias artikel pertama ketemu saat daku menulis “Hari Pertama Yamaha MX-ku”. Semenjak itu banyak tulisanku yang dihias foto-foto pendukung.

Sebenarnya sebelum nge-blog pun daku sering mengambil foto-foto, hanya saja tidak di-upload. Maklum, jaman dahulu bandwidth sangat mahal dan belum punya gadget pendukung. Sekarang semua masalah tersebut mudah diatasi, jadi lebih mudah upload foto.

Menghidupkan Kembali www.setiodewo.com

Dulu sekitar tahun 2007-2008 daku pernah memiliki domain pribadi, yaitu setiodewo.com. Isinya masih sama seperti blog ini, gado-gado, isinya sesuka hati. Sayangnya karena satu-dua hal, daku memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak domain tersebut. Jadilah domain tersebut diblokir beberapa tahun, hiks…

Hingga akhirnya daku iseng membuat studewo.com yang rencananya akan diisi dengan lagu-lagu pribadi. Sayangnya jiwa musikalitasku tidak stabil dan cenderung menghilang karena sibuk di dunia IT. Dan blog tersebut berisi gado-gado juga akhirnya.

Tahun ini daku menerima kabar baik dimana domain setiodewo.com available lagi. Langsung saja daku beli lagi untuk 2 tahun ke depan. Namun daku jadi bingung, mau diisi apa ya? Hehehe… dasar iseng ya? Mungkin daku perlu seperti Pakde Cholik yang punya banyak domain untuk monetisasi? Hemmm… bisa saja sih. Namun daku merasa kalau blog setiodewo.com harus punya manfaat selain ajang monetisasi. Yang kepikiran saat ini adalah untuk mendokumentasikan oprekan-oprekan elektronika saja, dimulai dari yang paling gampang. Mungkin ada yang merasa itu berguna.