Silent Guitar atau Zoom G1u?

Zoom G1u
Zoom G1u
Bermula dari angan-anganku memiliki Yamaha Silent Guitar (SLG 100S) jadinya malah beli multi efek gitar Zoom G1u. Weks… nyasarnya jauh banget yak? Hihihi… biarin aja!

Lha habis mau bagaimana lagi? Harga SLG 100S ini tidak akur dengan isi kantong. Tunjangan kenakalan atau pos hobiku tidak cukup untuk menebusnya, padahal sudah didiskon 22% dari harga normal. Hiks…

Akhirnya daku pun mengalihkan pikiran ke hal lain yang tidak terlalu mahal. Eh, jatuhnya nge-GAS (Gear Acquisition Syndrome) juga. Daku sih mikirnya sederhana saja. Lha wong gitar sudah punya beberapa, jadi sekarang waktunya mencoba memperbaiki permainan dulu. Mosok dari dulu ngga berkembang kempis permainannya sih? Hem, kalau menilik umur sih kayaknya bakal sulit ngejar ya? Tapi whatever-lah, yg penting smangad. Hihihi…

Daku sih pengennya bisa bikin lagu sendiri. Permainan ngga perlu hebat bin heboh. Yang penting bisa bikin lagu. Sederhana saja ngga mengapa, yang penting produktif. Toh lagu-lagu jadul juga ngga heboh tapi bisa melegenda. Ya tho?

Baca selebihnya »

Misa Digital Guitar

Dapat info tentang gitar digital dari Bro Yus, maka langsung saja daku mencari tahu tentangnya di internet. Tersebutlah Misa Digital Guitar yang merupakan gitar digital asli. Gitar yang sejatinya adalah MIDI controller yang berwujud gitar ini disebutkan oleh penciptanya tidak untuk menggantikan gitar elektrik mau pun akustik. Karena ranahnya berbeda. Seperti halnya gitar elektrik yang tidak menggantikan gitar akustik sampai sekarang.

Asyiknya adalah karena gitar digital ini diotaki oleh kernel Linux 2.6.31 (Gentoo) yang open source. Oleh karenanya desain interface dan pengembangan lebih lanjut akan dapat dilakukan dengan mudah.

Baca selebihnya »

Potentiometer Reverse Log

Akhirnya potensiometer pesananku tiba juga setelah beberapa minggu menanti. Pots (singkatan dari potensiometer) yang daku pesan ini termasuk langka di Indonesia, yaitu bertipe reverse log atau biasa dikodekan sebagai C. FYI, kode A adalah utk potensiometer tipe logaritmis dan B untuk linear.

Potensiometer Reverse Log
Potensiometer Reverse Log

Pots bermerk Alpha dengan ukuran C500k ini memang seringkali dipakai untuk membuat efek dan juga untuk volume/tone gitar. Sifatnya memang agak unik dan seperti halnya tipe logaritmis, pembuatan pots jenis ini relatif lebih sulit dari pada yang jenis linear biasa. Makanya harga pots ini relatif lebih mahal dibandingkan dengan yg linear atau pun logaritmis. Jika digambarkan, efek dari pot ini grafiknya terbalik dari yang tipe logaritmis. Kalau logaritmis memiliki bentuk lengkung parabola ke atas, maka yang ini lengkung parabolanya menghadap ke bawah.

Baca selebihnya »

Gitar Blank

Di dunia IT dikenal istilah CD/DVD blank yang berarti keping CD/DVD tersebut tidak ada isinya alias masih kosong. Biasanya CD/DVD ini tidak bermerek walau pun kini sudah banyak pula produsen terkenal menjual CD/DVD kosong bermerk. Dan CD/DVD blank tersebut siap kita tulisi dengan data, video atau audio dengan bantuan CD/DVD writer.

Gitar Les Paul Copy
Gitar Les Paul Copy

Nah, kali ini daku membeli gitar blank alias tanpa merek dan siap kita labeli sendiri. Rada gambling juga sih saat daku memutuskan untuk membelinya.

Kata Si Penjual, sebenarnya gitar ini adalah gitar bermerek D****. Sebuah merek luar yang diproduksi di Indonesia, tepatnya di Mojokerto. Merek ini diproduksi di pabrik yang sama dengan sebuah merek lokal yang mulai terkenal. Kemudian lewat jalur belakang, beberapa gitar ini dijual tanpa merek namun tetap memiliki kualitas selayaknya merek aslinya. Plus nomer seri produksi gitar yang tertera di belakang headstock, jadi kita bisa tahu nomer produksinya sekaligus tahun dan bulan produksinya.

Saat itu daku dikirimi beberapa foto gitar model LP (Les Paul) dengan 5 corak dan warna. Ada yang model batik loh! Tapi menurutku yang paling menarik ya yang berwarna sunburst. Sejatinya ada 2 corak sunburst, yaitu sunburst biasa dan yang bercorak/bergaris. Dan daku pun memilih yang bergaris.

Baca selebihnya »

Vox AmPlug AC30

Dulu tahun 1990 daku pernah membuat amplifier kecil seukuran kotak kartu nama. Bekalnya cuma skema amplifier mini plus kotak kartu nama bekas. Namun sudah kubekali speaker kecil dan ada port untuk headphone. Jadi jika tidak ingin berisik, daku bisa menggunakan headphone untuk mendengarkan permainanku yang amburadul. *jujur kok, emang amburadul mainnya, hehehehe*

Seperti Daud dan Goliath
Seperti Daud dan Goliath

Amplifier mini ini sempat menemaniku beberapa waktu. Terutama saat daku menunggu ayah yang opname beberapa waktu di rumah sakit. Dulu daku termasuk norak ya? Mosok nungguin ayah di RS sambil main gitar? hehehe… Habis bete banget jaga malam di tempat yang sunyi sepi sendiri.

Namun sekarang amplifier mini dan supermini sudah banyak bertebaran dengan kualitas yang sangat baik dan harganya terjangkau. Dari yang memerlukan headphone untuk mendengarkannya sampai yang sudah ada speaker mininya. Dan salah satu incaranku sejak lama adalah produk dari VOX, yaitu VOX amPlug.

Amplifier mini alias portable ini memang fungsinya untuk kepraktisan saat kita memainkan gitar elektrik di mana saja kapan saja. Tidak perlu repot karena amplifier ini sangat ringkas. Bisa diselipkan di kantong gig bag. Tidak perlu repot dengan kabel listrik karena amplifier ini dicatu dari baterai. Bahkan tidak perlu kabel dari gitar ke amPlug karena amPlug sudah dibekali jack yang menyatu sehingga tinggal dicolokkan saja ke port gitar. Yang diperlukan hanyalah headphone. Jadi kita bisa main gitar di mana saja tanpa ribet.

Sebelum membeli Fender Frontman 15G, daku sempat nyari amPlug ini, tapi belum nemu. Dan saat baru-baru ini daku rajin memantau kaskus, akhirnya kutemukan beberapa amPlug 2nd yang dijual dengan harga miring. Langsung saja daku beli 1.

Baca selebihnya »