ABG Semprultura

Sungguh menyebalkan… Ketika sore hari menulis postingan berjudul “Jalan Pantura Rusak” yang isinya berupa keprihatinan jalan rusak dan resiko pengendara motor, eh malamnya Marooney diserempet motor yg dikendarai ABG. Habis nyerempet si ABG langsung kabur begitu saja meninggalkan Marooney dengan bemper mangap. Dasar ABG semprul.

Syukurlah Marooney di-cover asuransi. Tadi siang sudah lapor ke pihak asuransi, tinggal kapan membawanya untuk diperiksa & dirujuk ke bengkel untuk diperbaiki. Sayangnya tadi saat kulihat bemper kok jadi tambah mangap ya? Hiks…

Jangan-jangan ini ada kaitannya dengan tulisan sebelumnya ya? Ah, tahyul, hehehe… Yang jelas kita memang harus super duper hati-hati lagi. Jika sudah hati-hati tapi tetap kejadian, ya mungkin memang harus sudah begitu jalannya. Hiks…

Kerja Asal-asalan

Nampaknya banyak sekali orang yang kerjanya asal-asalan. Asal selesai, asal target terpenuhi, asal ada, asal nampak hasilnya, asal selesai tepat waktu, dan asal-asal yang lain. Setelah dicek ternyata banyak sekali kekurangan di sana-sini. Kekurangan ini seringkali berakibat fatal dan seringkali menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Dalam bekerja memang seringkali kita dibatasi sumberdaya, baik waktu, tenaga, budget mau pun pikiran. Tetapi bukan berarti menjadi pembenaran untuk bekerja asal-asalan. Karena kerja asal-asalan bisa saja malah merugikan secara waktu, tenaga, pikiran dan uang. Apalagi kalau harus diulang kerjanya.

Karyawan yang kerjanya asal-asalan justru menghambat karirnya sendiri karena penilaian kinerjanya buruk. Belum lagi kalau dihitung kerugian yang diakibatkannya.

Pindahan (Lagi)

Di antara kami sekeluarga, nampaknya hanya daku yang paling sering pindahan. Boleh dikata, daku ini seperti bangsa nomaden yang tidak punya tempat tinggal tetap dan harus sering berpindah tempat. Dari pindah tebengan rumah, pindah kost, pindah apartemen, pindah kontrakan, sampai akhirnya hari Sabtu kemarin (25/02/2012) daku kembali pindah. Kali ini daku berlabuh di sebuah apartemen di Tangerang.

Ini ada kaitannya dengan tulisan nekad sebelumnya, yaitu karena kami memutuskan membeli apartemen dengan modal nekad karena hanya mengandalkan kredit. Padahal kami baru saja membeli mobil dengan modal kredit juga. Hayah… bener-bener super nekad. Semoga saja cicilan bisa tetap lancar sampai lunas.

Namanya juga nekad, tentu perhitungannya tidak matang. Tetapi ada beberapa alasan sehingga daku memutuskan membeli apartemen.

Baca selebihnya »

Kebiasaan Melipat

Di keluarga kami ada kebiasaan melipat bungkus makanan setelah habis makan, misalnya melipat bungkus coklat, snack, dll. Ini kebiasaan yang ditularkan oleh Mbakayune (kakak tertua saya) dan menjalar ke adik-adiknya. Dan kebiasaan ini terbawa hingga kini.

Suatu saat di pesawat saya mempraktekkan kegiatan melipat bungkus ini. Kebetulan para penumpang mendapat 2 bungkus roti isi. Setelah menghabiskan rotinya, saya melipatnya dengan rapi. Rupanya penumpang sebelah saya juga mengikuti apa yang saya lakukan. Dia juga melipat 2 bungkus plastik rotinya. Ketularan…

Kalau saya sih mengikuti kebiasaan ini karena melipat bungkus makanan ini bisa menjadikan sampah lebih ringkas, jadi hemat tempat sampah, hehehe…

image

Vending Machine

Sekarang sudah jamak adanya vending machine di area publik. Sangat membantu sekali terutama bagi orang-orang yang sedang bepergian dan kehausan. Atau bagi yang sekedar ingin ngopi saja.

Hanya saja kebanyakan vending machine ini tidak dilengkapi dengan fitur pengembalian uang. Kalau harga minumannya Rp 5,000 sedangkan kita hanya punya uang pecahan Rp 10,000, maka mesin ini tidak bisa mengembalikan sisa uang kita. Jadi mesti siap-siap uang pecahan Rp 5,000 atau beli 2 sekaligus.

Pernah juga ketemu mesin yang menyediakan minuman seharga Rp 3,000. Jadi harus menyediakan uang 3 lembar seribuan. Kebanyakan mesin ini mensyaratkan uangnya harus dalam keadaan baik, tidak kusut atau tertekuk. Sayangnya kebanyakan uang pecahan 1,000 dan 5,000 yang beredar sudah sangat kusut.

Note: Seperti biasa, posting tidak penting supaya blog tidak idle. Hehehe…