Evaluasi 2010 dan Target 2011

Seperti yang sudah-sudah, inilah saatnya evaluasi dari target yang telah ditetapkan untuk 2010. Dan ternyata… ngga ada yg kesampaian. Hihihi… menyedihkan sangad. Berarti ngga berprestasi dong? Hiks, iya…

Bukannya tidak berusaha keras, tapi banyak sekali distraction di samping efek-efek berantai yang membuatnya jadi molor dan kemudian tidak tercapai. Dari masalah kontrakan, rumah, sekolah, mobil, novel, dll. (*ngeles indah, dasar ngga fokus!*)

Baca selebihnya »

Iklan XL Gratis Facebook Mobile

Seperti biasa, keisenganku timbul. Kali ini daku mengisengi iklan xl yang bertajuk “XL Gratis Facebook Mobile.” Pasalnya adalah karena saat daku nonton suatu acara, iklan ini begitu menggebu-gebu. Nyaris setiap slot iklan ini selalu muncul. Bagusnya adalah karena lagunya memang keren.

xl gratis facebook mobile
xl gratis facebook mobile

Tapi keisenganku mencatat beberapa kejanggalan, yaitu:

  1. Dalam iklan tersebut terhitung 5× frame hape bergambar fb di-zoom.
  2. Sebelum hape-nya di-zoom, tampak bahwa tangan orang yg memegang hape tersebut sedang mengetikkan sesuatu. Tapi tidak ada kata-kata yg terketikkan di tampilan hape-nya.
  3. Kalau diperhatikan, ternyata aplikasi tersebut menampilkan thumbnail yang berbeda-beda, tapi tulisannya sama, yaitu “was tagged in my albums.” Tulisan sisanya juga sama semua.
  4. Jam yg tertampil di semua tampilan tersebut juga sama, yaitu 11:48am.

Hem… nampaknya pembuat iklan ini kurang jeli ya? Tapi harus diakui kalo lagunya keren dan mengundang kita untuk turut menyenandungkannya. Hanya sayang ada beberapa poin yg janggal seperti yg kutulis di atas.

Catatan: Gambar diculik dari situs xl.

3rd Sales Marketing Group Gathering

"Marketing Without Advertisment" oleh Bp. Simon JonathanHari Sabtu (21/02/2009) kemarin ada yang istimewa karena kami anggota milis Sales-MarketingGroup (SMG) meneruskan tradisi tahunan, yaitu gathering. Dan gathering tahun 2009 ini adalah gathering ke-3 SMG. Walau pun ini gathering ke-3, sebenarnya SMG telah mengadakan beberapa acara kumpul-kumpul alias kopi-darat walau pun dalam skala yang lebih kecil.

Seperti 2 gathering sebelumnya, gathering kali ini masih luar biasa. Diadakan di MU (Manchester United) Cafe, Thamrin, dengan 4 pembicara yang luar biasa. Mereka adalah:

1. Bp. Solomon S. Pribadi dengan topik “It’s Your Turn!”
2. Bp. Harianto Rickseir dengan topik “Common Errors in English.”
3. Bp. Simon Jonathan dengan topik “Marketing Without Advertisment.”
4. Bp. Prijastono Purwanto dengan topik “Current Trend in Airline Business.”

Gathering ini juga sebagai ajang penobatan Top Ten Contributors dengan hadiah yang luar biasa, yaitu tiket ke Hongkong, Singapure, dan satu lagi lupa. Hehehe… Ntar kalau inget pasti ku-update.

Yang jelas, asyik banget kan? Tidak hanya itu, hadiah bagi pemenang sangat melimpah. Tapi bukan berarti yang tidak menang hanya gigit jari, karena panitia dan sponsor telah menyediakan banyak sekali buah tangan bagi para hadirin. Jadi yang hadir di sini semuanya adalah pemenang juga.

Baca selebihnya »

Skywave vs Microwave

Anak Gawul: “Ibu, belikan aku Skywave, dong!”

Ibu Jadul: “Apa itu Skywave? Microwave keluaran baru ya? Halah Nak, ibu aja ndak bisa beli microwave model lama apalagi skywave.”

Anak Gawul: “Hemmmmmm… susahnya punya ibu jadul.”

pic_skywave_part02_b1

Jadi mikir juga, mengapa Suzuki memberi nama skubek-nya ini sebagai Skywave ya? Arti sesungguhnya apa? Gelombang langit? Kok rasanya kurang pas. Terlalu abstrak gitu.

Di Thailand namanya adalah Suzuki Hayate Skyware. Lebih aneh lagi, secara skyware gitu loh… dikira merek underware gitu. Atau malah dikira saingannya tupperware? *halah* Secara harafiah artinya mungkin perangkat langit, atau benda langit. Hem… tambah tidak jelas. Masih terlalu abstrak.

Baca selebihnya »

Populasi Suzuki Skywave 125

Rasanya semua sepakat jika populasi Suzuki Skywave 125 di Indonesia sangat sedikit. Kita jarang menjumpai spesies skubek matic ini di jalanan. Apalagi yang Night Rider yang notabene lebih mahal dari pada versi biasanya.

Padahal menurut saya Skywave ini sangat keren, terutama yang Night Rider. Lalu mengapa orang jarang membelinya? Mengapa penjualannya jauh di bawah kompetitornya?

Skywave Night Rider
Skywave Night Rider

Apakah karena harganya terlalu mahal? Apakah karena bentuknya dianggap orang banyak kurang bagus? Atau karena kapasitas mesinnya yang besar sehingga boros? Atau karena alasan purna jualnya yang mahal dan sulit? Atau karena strategi marketing yang kurang mengena? Hem… maybe yes, maybe no.

Ada yg punya ide?

~~~

Catatan: Gambar di-crop dari [SINI]