Nyicipin Windows 8

Kemarin saya membelikan notebook baru bagi ayah mertua. Setelah melalui berbagai pertimbangan, salah satunya adalah Sisop pre-instal, akhirnya kami memilih Sony Vaio E-series. Notebook dengan layar 11.6″ ini sudah dilengkapi Sisop Windows 8. Jadi tidak perlu membajak atau mempelajari Sisop Linux yang mungkin bagi ayah mertua adalah suatu hambatan tersendiri.

Saya mengira dengan adanya Sisop Windows bisa mempermudah penggunaan notebook. Namun nampaknya perkiraan saya bakal meleset karena antarmuka Windows 8 sangat berbeda dengan versi sebelumnya. Paling tidak tampilan home screen dan cara interaksinya. Dan ini merupakan kesulitan tersendiri karena ada perubahan cara berinteraksi.

Saya sendiri beberapa kali mengalami kesulitan, termasuk membiasakan diri dalam menggunakan fasilitas gesture touchpad. Mungkin Windows 8 akan sangat nyaman jika digunakan dengan smartphone touchscreen. Saya sendiri pernah nyoba Nokia Lumia display pameran dan merasa Windows 8 sangat nyaman di piranti touchscreen. Hanya saja ceritanya sedikit berbeda di notebook tanpa touchscreen.

Sampai pada akhirnya saya menyimpulkan kalau Windows 8 bakal jadi hambatan tersendiri bagi ayah mertua. Bisa jadi saya perlu membelikan pula buku panduan penggunaan Windows 8. Hiks…

Emulasi Android di PC

Walau pun daku tidak sedang mengembangkan sistem/aplikasi khusus untuk sisop Android yang berbasis Java, tapi daku tetap merasa perlu menguji kompatibilitas SIM RS di lingkungan operasi Android. Hanya saja sayangnya Tablet PC pesanan belum sampai ke tangan sehingga daku pun perlu putar otak untuk bisa segera menguji di lingkungan operasi yang sedang naik daun ini. Dan akhirnya mau tidak mau daku pun menginstall Android SDK yang menyediakan emulator sisop Android.

Android SDK tersedia untuk sisop MS Windows, Linux, dan Mac OS X. Silakan download di sini (klik). Jangan lupa instal Java sesuai dengan sisop yang Anda gunakan. Karena saya menggunakan Ubuntu, saya bisa menginstall Open Java yang tersedia di Ubuntu Software Center. Setelah Android SDK berhasil diinstall, kita bisa menginstall platform-platform Android, mulai dari versi 1.5 sampai dengan 3.1. Masalahnya tidak semua platform ini bisa diemulasi dengan baik. Ada saja masalah, mulai dari lambatnya emulator sampai ke hal yang menyebalkan, yaitu munculnya error-error yang mengganggu.

Kayaknya sih terpengaruh oleh kernel Linux & hardware PC, karena saat saya mencoba platform 2.2 (Froyo) di PC desktop hasilnya loyo, sedangkan di nobie bisa berjalan dengan baik, hanya saja jalannya agak-agak lambat. Saya sempat mencoba mengemulasikan layar dengan resolusi yang tidak standard, misalnya 600×600 ternyata tidak bisa berjalan dengan baik karena selalu menimbulkan pesan error setelah unlock screen.

Hal lain yang mengecewakan adalah karena tidak tersedianya Android Market. Ehm, ini memang sudah diberitahukan di website-nya kalau memang tidak disediakan Android Market di SDK. Oleh karena itu saya mencoba mengakses market dari website Android Market. Namun rupanya tidak bisa menginstall aplikasi juga, padahal proses login sudah berhasil.

Jadi memang Android SDK ini hanya untuk mengembangkan aplikasi kita saja dan tidak bisa digunakan untuk mencoba fungsionalitas sisop Android secara penuh, termasuk aplikasi-aplikasi lain di Android Market. Ya jelas saja karena tidak tersedianya modul komunikasi, camera, voice, dll.

SDK memanfaatkan koneksi internet PC sehingga browser dan aplikasi email bisa terkoneksi ke internet. Namun notifikasi email tidak muncul walau pun ada email baru.

Untuk sekedar mencoba lumayanlah.

Menjual Notebook

Beberapa waktu yg lalu daku menjual nobie Lenovo 3000 Y400 yg telah menemaniku sejak tahun 2007. Ada beberapa catatan berhubungan dengan penjualan ini.

1) Betapa teknologi itu cepat usang. Kini nobie yang dulu seharga 7.5 juta itu menjadi nyaris tak berharga. Sekarang sudah banyak teknologi yang lebih canggih dan lebih murah.

2) Walau pun demikian, janganlah berkecil hati saat menjualnya. Rupanya masih ada pangsa pasarnya. Buktinya nobie lawas ini masih laku. Ya tentu harganya menyesuaikan kondisi dan situasi saat ini.

Baca selebihnya »

Mau Notebook Gratis?

Ini penawaran yang benar-benar, alias tidak bohong-bohongan. Memang sih ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Tapi fair kok. Kalau mau, silakan kunjungi URL berikut (dengan mengklik logo di bawah ini):

Dan yes… Notebook gratis ini dibagikan dalam rangka test Chrome OS. Anda tinggal mengisi angket dan jika terpilih, notebook Chrome ini harus Anda gunakan sebagai notebook utama dalam bekerja atau beraktivitas.

Jadi buruan apply ya? Siapa tahu terpilih dan mendapatkan kehormatan untuk mencoba Google Chrome OS yang terkenal dengan konsep cloud-nya itu. (Jangan lupa kunjungi cikal bakal konsep cloud OS di sini).