Tech Talk: Optimasi Query

Melanjutkan tech talk kemarin, perkenankanlah saya menyambungnya dengan membahas optimasi lebih detail lagi, yaitu ke level database dan pemrograman. Oh iya, sebagai catatan, optimasi di sini adalah berdasarkan pengalaman dan diskusi internal, mungkin belum benar-benar optimal sehingga saya harap mendapat masukan dari pembaca. Dalam kasus ini, kami menggunakan database server MySQL dan pemrograman PHP.

Oh iya, posting ini juga dimuat di studewo.com sebagai arsip.

Menggunakan mysqli

PHP telah menyediakan function untuk koneksi ke database baik secara prosedural mau pun secara obyek (class). Namun dengan berkembangnya waktu & teknologi, beberapa function telah usang dan mulai ditinggalkan karena telah ada function yang lebih baru dan lebih baik.

Kalau dahulu kita mengenal pustaka (library) mysql_xxx, maka sekarang sudah digantikan dengan mysqli_xxx (mysql improve). Jadi lebih baik mulai menggunakan library mysqli_xxx. Lebih baik lagi jika memigrasikan aplikasi yang masih menggunakan mysql_xxx ke mysqli_xxx.

Berita baiknya, cara penggunaan librari mysqli_xxx mirip dengan mysql_xxx. Dan php tetap menyediakan 2 cara penggunaan, yaitu metode prosedural mau pun obyek (class).

Baca selebihnya »

Iklan

Programmer Peramal

Sebagai seseorang yang berangkat dari latar belakang programmer dan developer, daku mesti banyak menganalisa masalah dan memecahkannya, tidak hanya di lapisan non teknis tapi sampai ke penelusuran teknis di programnya juga. Tidak jarang harus menganalisa code yang dibuat oleh orang lain, dan yaaa… itu pekerjaan yang sangat sulit karena kita harus mencoba memahami jalan pikiran orang dari kodenya untuk menangkap alur logikanya.

Di satu sisi, ada sesuatu yang menantang, yaitu memprediksi apa yang akan terjadi jika susunan kode atau alur logikanya seperti itu. Karena pemikiran orang tentu berbeda dengan jalan pikiran kita. Seringkali kita harus menjelaskan bahwa kodenya bermasalah, atau berpotensi menimbulkan masalah. Dan itu tidak bisa diutarakan jika tanpa bukti nyata. Kita harus bisa memprediksi potensi kemungkinan kesalahan dari kode sekaligus bisa membuktikannya dalam simulasi. Tidak mudah kan?

Karena jika argumen yang kita utarakan tidak bisa disimulasikan kebenarannya yang membuktikan bahwa sebuah algoritma orang lain itu salah, maka seolah kita hanya seorang peramal yang bisa dibilang tidak ada dasar teknisnya sama sekali. Tapi membuktikannya dalam sebuah simulasi sungguh sangat sulit karena sama saja kita berupaya membuktikan prediksi kita dan meruntuhkan algoritma orang.

Ah mumet deh…

(*ini curhatku, mana curhatmu?*)

S3 : Senyum, Salam, Sapa

S3, yaitu “Senyum, Salam, Sapa” telah digalakkan (*jadi galak banget ya?*) di jaringan kantor kami. Bahkan di salah satu cabang setiap pagi ada sapaan operator via pengeras suara untuk mengucapkan selamat pagi dan mengingatkan para karyawan untuk selalu “Senyum, Salam, Sapa.” Tentu tidak S3 dengan diri sendiri ya? Itu bahaya, bisa dikira korslet, hehehe…

Ini penting banget diingatkan karena budaya keramahan rupanya telah semakin luntur dari hari ke hari. Mungkin karena masyarakat sekarang sudah terlalu sibuk dan stress dengan pekerjaannya. Atau terlalu sibuk dengan dirinya sendiri sehingga menjadi semakin jarang berinteraksi dengan orang lain di dunia nyata yang masih membutuhkan keramahan.

Orang yang melihat senyum dan mendengar sapaan kita tentu juga akan senang sekali. Sebaiknya S3 ini tidak hanya dilakukan saat mengemban tugas di kantor, terutama bagi yang sering berinteraksi dengan pelanggan, tetapi hendaknya sudah menjadi karakteristik bangsa kita lagi. Dan semoga bisa dilakukan dengan tulus tanpa memandang siapa yang kita ajak S3 ini, apakah dari kalangan bawah, menengah atau atas.

Salam S3

Office di Cloud

Berhubung seringkali kemana-mana, daku banyak memerlukan penyimpanan dan pengeditan dokumen yang tersimpan di internet (baca: cloud). Selama ini daku banyak menggunakan Google Docs yang simple dan gratis. Dan belakangan bisa diakses juga dari Android dan ponsel dengan user interface yg lebih sederhana.

Tapi ternyata ada juga alternatif yang lebih powerful seperti MS Office 365, Zoho Docs, dll. Sayangnya alternatif ini tidak gratis. Jadi sementara pakai Google Docs dulu. Kalau fitur standard Google Docs dianggap kurang mumpuni atau perlu space lebih besar, mungkin perlu membeli paket berbayar Google Docs.

Nampaknya solusi Cloud Office ini memang mujarab terutama bagi orang-orang yg mobile banget. Bakal repot jika harus selalu membawa notebook. Belum lagi kalau notebook rusak atau hilang. Wew…

Optimasi Software ke Tablet PC

Rupanya daku sudah lama tidak nulis tentang pekerjaan di blog ini, terutama yang berkenaan dengan pemrograman. Jadi perkenankanlah daku menulis sedikit tentang pekerjaan di blog ini. Mohon maaf jika bahasanya teknis banget.


{Gambar diambil dari Mbak Wiki}

Belakangan ini piranti bergerak sudah begitu merakyat, termasuk di antaranya adalah Tablet PC. Terima kasih pada Apple iPad yang walau pun bukan pemain pertama di ranah Tablet PC namun telah menyumbangkan kepopuleran hingga kini Tablet PC bukan lagi barang yang aneh di masyarakat. Nah, berkenaan dengan semakin memasyarakatnya Tablet PC ini, maka daku pun berinisiatif untuk mengoptimasi beberapa modul dalam SIM untuk digunakan dengan Tablet PC. Terutama karena para user SIM semakin dinamis pergerakannya sehingga membutuhkan piranti yang praktis untuk mengakses sistem.

Sebenarnya banyak opsi bahasa pemrograman yg bisa digunakan untuk pengembangan sistem yang optimal dipakai di Tablet PC, namun daku memilih menggunakan PHP dengan diperkaya Javascript. Nampaknya ini solusi yang praktis mengingat solusi lain lebih spesifik ke OS dan piranti tertentu. Sedangkan PHP + Javascript lebih luas pemakaiannya termasuk di ponsel sekalipun karena syaratnya cuma browser yang memiliki kemampuan javascript.

Baca selebihnya »

Pesawat Ganti Ban

Asli, ini cuma postingan iseng, dari pada blog idle dan PR turun, hehehe… Jadi ceritanya kami mau pulang dari Makassar. Sempat menunggu di lounge dan sudah ada pemberitahuan pesawat delay. Eh, pengumuman delay-nya sampai 2 kali.

Sudah kenyang di lounge (hayah), kami pun beranjak ke ruang tunggu. Ternyata penumpang menumpuk (eh, tidak tumpang tindih sih) di ruang tunggu. Ya karena adanya pesawat delay pasti jadinya ruang tunggu penuh. Sampai banyak yang berdiri karena tidak dapat tempat duduk.

Penumpukan Penumpang di R. Tunggu
Penumpukan Penumpang di R. Tunggu

Sewaktu tanya ke petugas dijawab kalau pesawat sudah ada. Saat kulongok ya ternyata pesawatnya sudah ngejogrok. Tapi ada sesuatu yang menarik, yaitu adanya aktivitas di sekitar roda depan pesawat. Rupanya mereka sedang mengganti ban roda pesawat.

Ngintip Pesawat Ganti Ban
Ngintip Pesawat Ganti Ban

Beberapa saat kemudian para penumpang sudah boleh boarding. Daku lihat roda pesawat sudah diganti. Roda yang bermasalah sudah dinaikkan ke mobil pick up.

Dari Dekat
Dari Dekat

Di pesawat daku merasa lebih ayem. Karena roda (ban?) pesawat baru. Jadi mestinya lebih aman. Jadi mbayangin ban mobil yang kalau gundul saja sudah bahaya banget. Apalagi ban pesawat ya?