Consultant Coaching

Siang ini ada yang istimewa di kantor kami karena kami kedatangan salah satu konsultan TIK dan manajemen senior, yaitu Pak Riri Satria. Pada kesempatan ini Pak Riri memberikan coaching bagi para konsultan. Mulai dari bagaimana menggali ide-ide dengan brainstorming hingga ke masalah teknis seperti metodologi analisis dan dokumen-dokumen yang terlibat.

Para peserta diajak untuk turut berpartisipasi dan berpikir secara maksimal dengan alat bantu yang tepat. Tepat di sini belum tentu harus hi-tech. Bahkan Pak Riri lebih banyak menggunakan peralatan tradisional seperti kertas, post-it, spidol warna-warni dan tentu saja whiteboard. Walau pun demikian coaching ini tetap saja menarik dan menggugah.

Setelah coaching yang luar biasa ini, kami langsung menuju Read Bean untuk bukber (buka bersama). Terima kasih untuk Pak Riri atas coaching yang sangat menginspirasikan kami.

Program S2 CIO di UGM

Anda seorang CIO (chief information officer) atau berminat ingin menjadi CIO? Jangan takut, Universitas Gadjah Mada (UGM) membuka program S2 CIO. Program ini diharapkan dapat mencetak tenaga kerja yang memiliki keterampilan manajerial dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Program ini di bawah naungan Magister Teknologi Informasi. Program ini berfokus pada strategi dan manajemen teknologi informasi dan komunikasi. Kurikulumnya juga meliputi dimensi-dimensi non teknis seperti hukum, ekonomi, manajemen dan sosial.

Berita lengkapnya dapat dibaca di: “Pertama di Indonesia, UGM Gelar Program CIO.”

Laptop Untuk Anak Sekolah

classmate_pc_1.jpgWell, gara-gara kasus laptop DPR yg gagal itu, akhirnya aku malah terdampar di laptop murah untuk anak sekolah. Jadi ingat proyek OLPC (one laptop per child) yang dulu aku juga pernah bahas (baca: “Ponsel Sebagai Pengganti Noteboook”, Bentuk Akhir OLPC).

Kali ini OLPC (sekarang bernama Children’s Machine) yg digagas Nicholas Negroponte tersebut punya saingan berat dari Intel yang menelorkan Classmate PC. Bentuknya keren banget. Sisopnya bisa dipilih antara MS Windows XPE atau Linux. Harganya US$ 350. Memang lebih mahal dari pada OLPC yg dijual US$ 150. Tapi mengingat kemampuan dan bentuknya yg lebih keren, rasanya tidak apalah harganya lebih mahal.

Syukurlah Indonesia bakal kebagian (baca: Laptop Murah Intel Mulai ‘Berlayar’ ke Sekolahan). Foto-foto Classmate PC bisa dilihat di sini. Fitur & benefit versi PDF bisa didonlot di sini.

Asyik ya?

Pendidikan Sepenuhnya Menjadi Tanggung Jawab Pemerintah

Judul posting ini beneran, bukan bohongan. Simak saja apa kata SBY seperti yg dikutip detik.com, yaitu:

“Pendidikan ini menjadi tanggung jawab pemerintah sepenuhnya,” kata Presiden Susilo B Yudhoyono usai rapat kabinet terbatas di Gedung Depdiknas, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (12/3/2007)

Jadi kalau ada yg salah dengan dunia pendidikan, silakan komplain atau protes ke pemerintah. Artikel lengkap dapat dibaca di: “Pemerintah Siapkan 8 Langkah Tingkatkan Kualitas Pendidikan”. Semoga kalimat ini hanya salah kutip saja, karena seperti kita tahu, tidak mungkinlah pendidikan ini ditanggungjawabi oleh pemerintah semata karena semua pihak seharusnya turut bertanggung jawab terhadap masalah pendidikan.

Ah… semoga pendidikan di Indonesia dapat lebih baik. Dan semoga semua pihak mau turut bertanggung jawab terhadap mutu dan kelangsungan pendidikan di Indonesia, tidak hanya pemerintahnya saja.