Memaafkan Dan Berdamai

Terinspirasi oleh tulisan Ompakmas NH18 di “FORGIVE AND FORGET”, daku jadi ingin menuliskan pengalaman pribadi tentang pengalaman-pengalaman dalam memaafkan, tetapi tidak melupakan. Ya, di sini daku perlu menebalkan kata tidak melupakan yang sedikit berbeda dengan tulisan Ompakmas. Karena yang pasti, banyak peristiwa yang terekam di otak tetapi tidak mungkin dengan mudah dilupakan.

Lagi pula mengapa harus dilupakan kalau pengalaman atau peristiwa tersebut dapat menjadi guru yang berharga bagi kita?

Dari pengalaman pribadi (sesuai ajaran Kristiani), ternyata kita dituntut untuk bisa MENGAMPUNI dan BERDAMAI. Suatu kombinasi yang indah menurutku. Tetapi memang tidak mudah untuk dilakukan.

Baca selebihnya »

Tangan Kanan dan Kirimu

Para dermawan, haruskah kedermawananmu dipublikasikan? Masyarakat memang membutuhkan kedermawananmu. Tapi ketika engkau mencanangkannya, kamu tidak akan memperoleh pahala.

1 “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

2 Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.

3 Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.

4 Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”

Diambil dari Matius 6:1-4

Mangkok Kehidupan Kita

{* Dapat wejangan dari seorang pengkotbah bertahun-tahun yg lalu. Mungkin bermanfaat bagi Anda juga. *}

Konon kehidupan kita ini seperti mangkok dan setiap hari Tuhan mencurahkan rahmat-Nya kepada kita. Kalau mangkok kita itu retak atau berlubang atau bahkan pecah, maka berkat & rahmat yang dicurahkan oleh Tuhan itu akan merembes atau terbuang keluar. Lalu apakah yang tersisa di mangkok kita? Bisa jadi hanya sedikit sekali rahmat yang tertinggal di situ. Atau malah kosong sama sekali? Betapa malangnya manusia yang tidak dapat memperoleh berkat dan rahmat yang dicurahkan Tuhan setiap harinya.

Retaknya, pecahnya atau berlubangnya mangkok kehidupan kita ini bisa saja karena kejahatan, iri hati & dengki, dendam, dosa, atau segala hal yang berhubungan dengan keburukan. Itulah yang mengakibatkan mangkok kehidupan ini menjadi tidak sempurna menampung berkat & rahmat Tuhan. Dan ketika Tuhan tahu bahwa berkat & rahmat-Nya sia-sia saja dicurahkan kepada seseorang, maka bisa saja Tuhan akan menghentikannya.

Baca selebihnya »

Nabi Isa Mirip Yesus

Masih ingat kasus Luna-Ariel-Cut Tari? Kalau sudah lupa, ya kebangetan. Lha wong sampai sekarang aja masih heboh kok. Hihihi…

Lha yang lucu kali ini adalah saat Menkominfo Tifatul Sembiring berpidato tentang kasus video porno “mirip” Ariel-Luna-Cut Tari yang kemudian dianalogikan dengan kasus “kemiripan” dalam cerita Nabi Isa di Al-Quran. Berikut adalah berita-berita tentang hal itu yang diberitahukan oleh Bro Jephman ke saya:

~ “Bikin Perumpamaan Terkait Video Porno, Tifatul Tuai Kritik” (detiknews)
~ “Ngebet Buka Topeng Ariel Cs, Tifatul Bawa-bawa Nabi Isa dan Yesus” (RakyatMerdeka)

Ya jelas saja Tifatul menuai banyak kritik. Bahkan ada yg menghujat, membodoh-bodohkannya dan menganggap wacananya sebagai pelecehan.

Baca selebihnya »

Kenaikan Yesus Kristus

Salah satu pesan Yesus Kristus sebelum naik ke Surga.

Yohanes 15:12-17

12 Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.
13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.
15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang Kudengar dari Bapa-Ku.
16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkah buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
17 Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.

Pesan-pesan-Nya yang lain dapat dibaca di Yohanes bab 12 s/d 21. Tuhan memberkati kita.