Membeli DVB TV µHAT untuk Raspberry Pi

Begitu tahu ada sebuah HAT baru untuk Raspberry Pi, yaitu DVB TV µHAT, mata saya langsung berbinar-binar. Ini sebuah HAT untuk Raspberry Pi yang sangat menarik. Saya pun langsung memesannya di ModMyPi (karena sayangnya Pimori tidak menyediakan pengiriman ke Indonesia). Berikut adalah link untuk pembeliannya: Raspberry Pi TV HAT (DVB-T & DVB-T2 uHAT).

Berhubung dikirim langsung dari UK, maka HAT ini baru sampai setelah hampir sebulan. Benar-benar sebuah penantian yang melelahkan dan semakin menambah rasa penasaran. Tapi begitu sampai tidaklah kecewa! Ini benar-benar keren.

Mengapa saya sangat tertarik dengan µHAT ini? Bukankah ada STB (set top box) yang jauh lebih murah? Sebagai informasi, harga STB termurah saat ini adalah Rp 200ribu. Bandingkan jika harus beli µHAT + ongkir, Raspberry Pi (B atau Zero W), micro SDCard, power supply, jatuhnya bisa berkali lipat harganya. Ini dia alasan saya:

  1. Tentu saja karena saya penasaran dengan µHAT ini. Sebelumnya saya sudah mencoba membuat Radio Internet dengan CHIP, sampai-sampai saya membuat sendiri shield/HAT untuk CHIP (baca: Internet Radio). Tentu saja saya sangat penasaran apakah Raspberry Pi bisa dijadikan engine Smart TV!
  2. Saya punya beberapa Raspberry Pi 3B dan Zero yang siap dijadikan eksperimen. Ini akan menambah fungsionalitas Raspberry Pi itu sendiri.
  3. Saya sangat tertarik dengan konsep server streaming. Ini artinya saya bisa menonton TV digital dari piranti apa saja, misalnya di smartphone, tablet/ipad, laptop/macbook, termasuk di Raspberry Pi.
  4. Alasan berikutnya adalah karena saya tidak punya TV dengan kemampuan penerimaan siaran digital (DVB-T/T2). Namun saya ingin menikmati siaran digital yang jernih itu. Sedangkan membeli TV DVB rasanya tidak mungkin karena sudah tidak ada tempat lagi di apartemen. Kalau di rumah Semarang sih sudah ada TV Digital.

Saya sudah mencobanya seminggu ini. Dan hasilnya memang keren dan jernih. Bisa merekam siaran secara terjadwal juga. Detail akan saya ceritakan kemudian ya. Karena tulisan ini sebagai pengantar saja.

Di bawah ini sumber bacaan untuk memulai menggunakan DVB uHAT dan konfigurasinya.

Nantikan lanjutan ceritanya ya… Salam.

Iklan

Samsung Gear Sport Smartwatch

Beberapa waktu yang lalu saya sedih karena ingin ganti jam. Jam Sony Smartband Talk SWR30  yang telah saya pakai selama lebih dari 3 tahun ini sudah baret dan serasa ketinggalan jaman. Terus lihat-lihat jam analog dan smartwatch di toko online yang indah dan keren tapi kok mahal-mahal banget ya? Apalagi yang punya logo buah itu. Fiuhhh…

Ketika memendam keinginan untuk membeli jam, mendadak dapat email dari Dicoding kalau saya memenangkan salah satu challenge dan mendapatkan poin 10,000. Wow… Lumayan banget loh poin segitu. Ditambah poin saya sebelumya, maka total poin saya 11,400. Saya pun semangat ke toko Dicoding siapa tahu bisa dapat jam. Dan ternyata poin saya cukup untuk membeli Samsung Gear Sport Smartwatch. Kebetulan banget ya?

Tapi di bawah Samsung Gear Sport Smartwatch ada smartphone Samsung Galaxy A6+. Mendadak kok jadi bimbang dan ragu mau nebus Gear Sport atau Galaxy A6+, hahaha… Tapi akhirnya saya memantapkan diri menukarkan poin dengan Samsung Gear Sport Smartwatch yang sebenarnya tahun lalu waktu peluncurannya sudah memikat hatiku.

Dan hari Minggu kemarin paket datang. Betapa senangnya hatiku (hehehe lebay). Ini dia foto-fotonya.

 

Yang saya suka dari smartwatch ini adalah karena tampilannya bisa diubah-ubah. Banyak sekali opsi yang bisa di-download, baik yang gratis mau pun yang berbayar. Baik yang analog, digital mau pun hybrid. Baik yang simpel mau pun yang ruwet, semuanya ada. Kita juga bisa install aplikasi-aplikasi lain seperti kalkulator, shutter untuk kamera, remote shutter untuk GoPro dan banyak lagi.

Fitur keren lainnya adalah heartbeat monitor. Fitur ini bisa menghitung detak jantung kita dan memberikan info sebaiknya ada di berapa bpm (beat per minute) saat istirahat, kegiatan normal mau pun aktif/berolah raga.

Sebenarnya masih banyak fitur keren lainnya seperti penghitung langkah kaki, berapa lantai tangga, olah raga, dan lain-lain. Bisa jadi panjang kalau dibahas semua, hehehe…

Tapi  yang ingin saya sampaikan dari tulisan ini adalah bahwa kadang kala kita memiliki suatu keinginan tapi kita tidak mampu membelinya, entah karena tidak punya uang atau tidak punya budget untuk membelinya atau tidak ada kesempatan. Namun ternyata kita masih punya saluran lain untuk bisa mendapatkannya. Pasti ada jalan. Tuhan memang punya jalan yang seringkali berbeda dengan apa yang bisa kita pikirkan.

Nah salah satu jalan yang mungkin bisa kita jalani adalah lewat Dicoding. Ini adalah suatu wadah bagi para developer untuk belajar pemrograman dan mengikuti challenge. Setelah belajar dan memenangkan challenge kita bisa mendapatkan poin experience dan poin reward. Nah poin reward ini bisa digunakan untuk membeli gadget keren. Coba deh lihat daftar reward di Dicoding! Keren-keren loh! Ada laptop canggih, PC gaming, tablet terbaru, smartphone populer, smartwatch, dll. Ada juga tas, kaos, dll.

Dicoding ini berguna banget buat para developer. Selain wadah untuk belajar, juga untuk menempa diri dalam bentuk challenge. Kalau menang bisa jadi portfolio yang mungkin berguna bagi karir kita.

Dah gitu aja tulisan ini. Selain pamer Smartwatch baru juga sekalian mengenalkan Dicoding buat Anda semua. Semoga berguna.

Salam.

Lagu Run Away

Lagu ini berkisah tentang melarikan diri. Melarikan diri itu tidak hanya dilakukan saat dalam keadaan bahaya, terjebak, terkepung, tertangkap, dalam artian secara fisik yang membahayakan jiwa. Tapi juga dari kepungan hoax (berita bohong), kebencian dan fitnah. Kalau kita lihat berita dan sosmed saat ini, ternyata banyak didominasi hoax, ujaran kebencian, caci maki dan fitnah. Demi ketenangan jiwa, sebaiknya kita melarikan diri dari jebakan dan kepungan hal-hal negatif seperti ini.

Yuk kita melarikan diri diiringi lagu “Run Away” yang full metal ini.

Lagu Semangat Pagi

Setelah tidur nyenyak dan mimpi indah, seringkali harus bangun pagi itu sesuatu yang berat. Ingin rasanya kembali menarik selimut dan meneruskan tidur.

Tapi aku harus bangun dan segera bersiap untuk bekerja. Untuk itu aku menciptakan sebuah lagu yang enerjik untuk menyemangati pagiku.

Inilah laguku. Semangat pagiku.

Semoga lagu “Semangat Pagi” ini dapat menyemangati pagimu juga.

Lagu Good Nite

Awalnya lagu ini tercipta sebagai lagu pengantar tidur. Sebuah lagu pendek dengan durasi 1 menitan dengan tempo lambat dan melodi lembut. Walau pendek, tapi bisa diulang-ulang terus dengan fitur looping sehingga durasinya jadi panjang sampai kemudian kita hentikan lagunya.

Kemudian saya memodifikasinya supaya sedikit lebih panjang. Saya menambahkan drum, bass dan solo gitar. Jadinya malah campuran rada berat sedikit. Entah bisa dipakai untuk pengantar tidur atau tidak. Hahaha…

Oh ya, awalnya lagu ini berjudul “Midnight Song” karena tercipta lewat tengah malam. Setelah saya aransemen ulang saya ganti judulnya menjadi “Good Nite”.

Semoga Anda suka dengan lagu ini. Salam.