Sepedaan Yuk?

Akhirnya sempet juga sepedaan setelah 20+ tahun tidak bersepeda. Memang sih, tadinya pengen bike to work (B2W), tapi kok kemudian males dan ga jadi-jadi. Hehehe… dasar ngga niat.

Hari Sabtu siang ini cuaca cukup adem karena habis hujan. Langsung saja daku ngabur bersepeda. Cuma di kompleks dan sekitarnya saja. Ketemu anak-anak SD yang baru pulang sekolah. Jadilah sepedaannya bareng anak-anak SD. Balapan yuk… Xixixi… balapan sama anak SD yg boncengan pula, ya jelas menanglah. Xixixi…


(Berhenti sebentar foto-foto pasar hewan dadakan)

Terus masuk ke perkampungan yang jalannya sempit dan becek. Asyik juga loh. Serasa muda lagi. (*halah*)

Sepeda

Kalau melihat sepeda, selalu saja pikiranku jauh melayang ke masa mudaku. (*hayah, lebay banget)* Karena dulu itu sepeda adalah kendaran andalanku saat ke sekolah (dan main tentu saja). Sejak SD sampai lulus SMP daku selalu naik sepeda. Padahal kakak dan adik diantar jemput oleh sopir. Habis kalau ngikut antaran sopir, pasti telat. Lha kakak & adikku itu cewek yg persiapan ke sekolahnya lebih lama.

Namun ada alasan lain sebenarnya, yaitu: kebebasan. Kalau naik sepeda daku merasa sangat bebas. Mau gowes kemana saja oke (tentu tergantung tenaganya ya). Maklum masa-masa remaja dulu kan jiwa petualangan & explorasinya masih tinggi.

Teman SMP, Teman Bolos (Reuni 05/07/2009)
Teman SMP, Teman Bolos

Dan kemudian daku memperoleh beberapa teman yang juga senang bertualang naik sepeda. Pernah kami sekelompok membolos sekolah dan bertualang ke pantai. Di tengah perjalanan kami berhenti beli es campur. Sesampai di pantai kami kemudian berfoto-foto ria. Benar-benar membolos yang sudah direncanakan! (*sayang foto di pantai ada di temanku*)

Baca selebihnya »