Upload Program ke MCU dengan Bantuan Test Hook/Probe Terminal

Selama ini saya mendesain embedded sistem tanpa menambahkan interface untuk upload program. Tidak adanya interface ini karena saya tidak memiliki piranti programmer khusus untuk MCU. Di samping saya tidak ingin menambah ribet desain PCB.

Selama ini saya hanya menggunakan breadboard atau board programmer jadi-jadian. Cara ini tentu lebih murah dibandingkan membeli piranti programer khusus. Saya cukup menggunakan Arduino Uno atau Nano andalan saya untuk upload program via breadboard.

Test hook - Probe terminal
Test hook – Probe terminal

Tapi cara ini jadi merepotkan saat saya harus merevisi program sedangkan microcontroller sudah terpasang di board. Saya mencoba menggunakan kabel jumper biasa yang dipaksakan menancap di socket yang telah terisi IC-nya, tapi tidak bisa. Jalan satu-satunya adalah mencabut chip dari soket dan mengkonfigurasikannya di breadboard. Setelah upload program, chip dikembalikan ke board untuk uji coba. Kalau revisinya cuma sekali sih tidak mengapa. Tapi kalau sering? Ribet bolak-balik bongkar-pasang jungkir-balik! Apalagi bongkar pasang IC di socket beresiko merusak kaki IC itu sendiri.

Upload program ke Jamdario
Upload program ke Jamdario

Jadi saya pun mencari akal. Syukurlah ketemu akalnya, hehehe. Saya pun membeli hook atau probe terminal yang biasa digunakan untuk mengetest IC atau komponen yang sudah terpasang di board. Probe ini digunakan untuk menjepit pin IC untuk berkomunikasi serial dengan Arduino Uno yang dikonfigurasi sebagai programmer. Tidak lupa probe juga digunakan untuk menyalurkan power ke board. Hasilnya baik. Upload program berhasil dengan baik. Saya tidak perlu membongkar-pasang IC lagi. Horeee…

Mari kita lihat lebih dekat
Mari kita lihat lebih dekat

Sekarang tibalah saatnya fokus di ngoprek code untuk Jamdario.

Pesanan PCB Jamdario

Pagi ini saya menerima paket PCB yang telah saya pesan seminggu yang lalu. Sebelumnya saya pernah kecewa berat saat memesan PCB, tetapi kekecewaan itu tidak menghalangi saya untuk mencoba memesan PCB di vendor lain. Kebetulan dari website-nya nampak profesional. Jadi saya pun memesan PCB Jamdario. Sayangnya memang harganya mahal, per PCB menjadi berharga hampir Rp 25rb (belum termasuk ongkir).

PCB Pesanan
PCB Pesanan

Setelah saya lihat ternyata hasilnya baik dan rapi. Memang sih tidak dilapisi cat hijau atau biru atau putih seperti kebanyakan PCB profesional, tetapi lumayanlah sudah dilapisi anti karat di jalur PCB-nya. Sedangkan lubang bor rapi dan tepat di tempat seharusnya. Saya terawang rangkap 4 ternyata lubangnya presisi. Berarti pengeborannya menggunakan bor CNC.

Hanya saja saya tidak menyertakan silk screen atau layer layout komponen yang semestinya dicetak di bagian atas PCB. Sebenarnya di Fritzing sudah ada fasilitasnya, tapi entah mengapa saya selalu gagal meng-export-nya ke PDF. Sedangkan kalau ke format Gerber bisa berhasil. Sayangnya tempat saya pesan PCB ini tidak menerima format Gerber.

Mungkin lain waktu saya akan pesan lengkap dengan layout komponen. Tapi sekarang mau nawar dulu, siapa tahu harganya bisa ditekan lagi, hehehe…